Salah satu penyebab hepatitis C adalah darah yang terkontaminasi virus hepatitis C
Darah yang terkontaminasi virus hepatitis C dapat menjadi salah satu penyebab hepatitis C.

Tak seperti penyakit hepatitis A dan hepatitis B, penyakit hepatitis C belum memiliki vaksin untuk pencegahan. Penyakit ini sangat menular bahkan menyebabkan kematian. Penyebab hepatitis C adalah infeksi virus yang menyebar melalui kontaminasi darah.

Infeksi hepatitis C terbagi menjadi infeksi akut dan kronis. Hepatitis C dikatakan kronis jika hasil laboratorium menunjukkan adanya infeksi virus hepatitis C padahal sebelumnya hasilnya negatif selama 12 bulan terakhir.

Sekitar 71 juta jiwa penduduk di dunia mengalami infeksi kronis hepatitis C. Sebagian besar dari penderita infeksi kronis akan berlanjut menderita sirosis (kerusakan hati) atau kanker hati.

Diperkirakan 399.000 jiwa meninggal setiap tahunnya akibat infeksi hepatitis C, kebanyakan mengalami kondisi sirosis dan kanker hati.

Apa penyebab hepatitis C dan bagaimana penularannya?

Penyebab hepatitis C adalah infeksi virus Hepatitis C (HCV) yang membuat adanya peradangan hati hingga mengakibatkan kerusakan hati yang serius. Virus ini dapat menyebar atau menular melalui kontaminasi darah.

HCV dapat ditularkan melalui suntikan yang terpapar darah yang terinfeksi atau cairan tubuh lain yang mengandung darah terinfeksi, seperti:

  • Pengguna obat suntik
  • Menerima donor darah, produk darah, atau pencangkokan organ
  • Luka jarum suntik dalam lingkungan fasilitas kesehatan
  • Lahir dari ibu yang terinfeksi HCV

Selain itu, ada pula beberapa cara penyebaran HCV yang lebih jarang terjadi tetapi mungkin, seperti:

  • Hubungan seks dengan penderita HCV
  • Menggunakan barang pribadi bersama seperti alat cukur atau sikat gigi
  • Tindakan medis lain dengan prosedur invasif seperti injeksi
  • Pembuatan tato

Hati-hati jika Anda lahir pada tahun 1945 - 1965

Di Amerika, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/ CDC) menyarankan adanya pemeriksaan bagi generasi Baby Boomers, yaitu mereka yang lahir pada tahun 1945 hingga 1965.

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Ditemukan 75% dari penderita infeksi hepatitis C lahir pada rentang tahun tersebut.

Bahkan data yang ada menunjukkan bahwa mereka yang lahir pada tahun tersebut memiliki kecenderungan terinfeksi hepatitis C lima kali lebih besar daripada orang pada umumnya.

Penyebab mengapa ada kecenderungan hepatitis C pada orang yang lahir pada tahun 1945 – 1965 belum diketahui secara pasti. Namun, angkatan ini mengalami infeksi pada rentang tahun 1960 – 1980an.

Hal ini bisa saja disebabkan oleh infeksi yang didapat dari prosedur maupun alat medis karena belum adanya prosedur kewaspadaan (universal precaution) yang baru dipublikasikan pada tahun 1985.

Selain itu, kontaminasi darah atau produk darah juga berpeluang menjadi penyebab infeksi sebelum adanya pengecekan virus hepatitis C yang baru ada pada tahun 1992.

Faktor yang meningkatkan risiko penyebab hepatitis C

Berdasarkan cara penularan atau penyebab hepatitis C dan data yang ada, risiko Anda memiliki infeksi hepatitis C meningkat jika:

  • Anda merupakan tenaga medis yang telah terpapar darah terinfeksi atau jika jarum yang terkena darah terinfeksi melukai Anda.
  • Pernah menggunakan obat-obatan terlarang dengan cara dihisap atau disuntikan.
  • Memiliki HIV.
  • Membuat tindik atau tato pada lingkungan yang tidak bersih dan menggunakan peralatan yang tidak steril.
  • Menerima transfusi darah atau pencangkokan organ sebelum tahun 1992.
  • Menerima faktor pembekuan darah sebelum tahun 1987.
  • Melakukan terapi cuci darah untuk waktu yang lama.
  • Pernah dipenjara.
  • Lahir pada tahun 1945-1965.

Penyebab hepatitis C kronis pasti diawali fase akut dari hepatitis C. Sayangnya, fase akut ini seringkali tidak bergejala atau memiliki gejala yang terlalu umum dan mirip dengan gejala penyakit lain.

Beberapa gejala penyakit hepatitis C yang mungkin muncul yaitu: terlihat kuning, mudah lelah, mual, demam, dan nyeri otot. Biasanya gejala fase akut muncul dalam 1-3 bulan setelah terinfeksi virus HCV dan dapat bertahan dua minggu hingga tiga bulan.

Periksakan diri Anda jika memiliki gejala-gejala tersebut. Walaupun belum ada vaksin untuk hepatitis C, tetapi hepatitis C dapat disembuhkan dengan terapi sesuai kondisi penderita.

CDC. https://wwwn.cdc.gov/nndss/conditions/hepatitis-c-chronic/case-definition/2016/
Diakses 25 April 2019

CDC. https://www.cdc.gov/hepatitis/hcv/hcvfaq.htm#section2
Diakses 25 April 2019

CDC. https://www.cdc.gov/hepatitis/populations/1945-1965.htm
Diakses 25 April 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hepatitis-c/symptoms-causes/syc-2035427
Diakses 25 April 2019 

WHO. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hepatitis-c
Diakses 25 April 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed