Penyebab Heartburn saat Hamil dan Cara Mudah untuk Mengatasinya


Heartburn saat hamil umumnya terjadi mulai trimester pertama, sekitar bulan kedua masa kehamilan. Cara mengatasi heartburn saat hamil bisa dilakukan dengan mengunyah permen karet tanpa gula, minum susu, mengonsumsi kacang almond, dan makan pepaya.

(0)
Heartburn saat hamil bisa disebabkan oleh perubahan hormonHeartburn saat hamil biasa terjadi mulai trimester pertama dan bisa berlanjut pada trimester berikutnya
Heartburn adalah kondisi di mana muncul rasa perih, panas, hingga sensasi terbakar pada dada dan tenggorokan. Rasa perih atau sensasi terbakar ini sendiri muncul akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan. Kondisi ini bisa menyerang siapa saja, termasuk ibu hamil. Heartburn saat hamil biasa terjadi mulai trimester pertama, ketika kehamilan memasuki bulan kedua, dan dapat berlanjut pada trimester-trimester selanjutnya.

Penyebab heartburn saat hamil

Ada berbagai macam faktor yang memicu heartburn pada ibu hamil. Kondisi ini bisa terjadi karena perubahan hormon pada masa kehamilan, efek perkembangan bayi dalam kandungan, hingga adanya masalah dalam sistem pencernaan Anda.Berikut ini sejumlah faktor yang dapat menjadi penyebab heartburn saat hamil:

1. Hormon

Pada masa kehamilan, produksi hormon progesteron akan semakin meningkat. Peningkatan kadar hormon progesteron ini bisa menjadi salah satu penyebab Anda mengalami heartburn saat hamil.Ketika makan atau minum, katup esofagus biasanya akan terbuka untuk membiarkan makanan dan minuman yang Anda konsumsi masuk ke perut. Setelah masuk dalam perut, katup tersebut akan tertutup kembali.Peningkatan kadar hormon progesteron saat hamil membuat otot sekitar katup esofagus Anda mengendur. Akibatnya, asam lambung kemudian naik ke kerongkongan, bahkan tenggorokan, dan memicu terjadinya heartburn.

2. Perkembangan bayi dalam kandungan

Seiring perkembangan bayi dalam kandungan, rahim akan semakin membesar dan memberi tekanan pada perut. Tekanan tersebut dapat memicu naiknya asam lambung ke kerongkongan dan menyebabkan heartburn. Risiko mengalami heartburn akan meningkat saat perut Anda dalam kondisi penuh.Baca juga: Benarkah Mual Muntah Saat Hamil Pertanda Janin Kuat? Ini Penjelasannya

3. Perlambatan pencernaan

Pencernaan yang melambat saat hamil dapat memicu terjadinya heartburn. Meski menimbulkan rasa tidak nyaman pada Anda, perlambatan pencernaan ketika hamil sebenarnya bermanfaat bagi bayi Anda.Lambatnya pencernaan ini memungkinkan penyerapan nutrisi yang lebih baik ke dalam aliran darah. Setelah terserap dengan baik, nutrisi tersebut kemudian disalurkan ke bayi Anda lewat plasenta.Baca juga: Perbedaan Mual Hamil dan Sakit Maag Bisa Diketahui dari Gejalanya

Cara mengatasi heartburn saat hamil

Saat mengalami heartburn, sejumlah tindakan bisa Anda lakukan untuk mengurangi rasa nyeri dan sensasi terbakar yang ditimbulkan. Dikutip dari Kids Health, beberapa cara mengatasi heartburn saat hamil, antara lain:

1. Mengunyah permen karet tanpa gula

Mengunyah permen karet tanpa gula setelah makan dapat membantu mengatasi heartburn. Setelah makan, kunyahlah permen karet tanpa gula sekitar setengah jam. Cara ini dapat meningkatkan produksi air liur dan menetralkan kelebihan asam di kerongkongan.

2. Mengonsumsi kacang almond

Makan kacang almond dapat meredakan heartburn saat hamil
Anda bisa mengonsumsi kacang almond sebagai camilan saat hamil
Cara meredakan heartburn saat hamil juga bisa dengan konsumsi kacang almond. Mengonsumsi kacang almond dapat membantu meredakan dan mencegah heartburn. Hal ini tidak lepas dari kemampuan kacang almond yang membantu menetralkan cairan yang ada di dalam perut Anda. 

3. Minum susu

Meminum satu gelas kecil susu almond setelah makan atau saat mengalami heartburn dapat membantu meredakan nyeri maupun sensasi terbakar yang Anda rasakan. Jika susu almond terlalu mahal atau susah untuk didapat, Anda bisa meminum susu hangat dengan tambahan satu sendok makan madu.

4. Makan pepaya

Bagi sebagian wanita hamil, mengonsumsi pepaya segar, pepaya yang dikeringkan, atau pepaya beku dapat membantu meredakan heartburn. Selain itu, pepaya juga kaya akan vitamin A serta C yang bermanfaat untuk kesehatan Anda dan janin dalam kandungan.Baca juga: Panduan Makan yang Aman untuk Penderita Asam Lambung dan GERDApabila sakit yang dirasakan tak kunjung hilang atau bahkan semakin parah usai menerapkan tindakan-tindakan di atas, segeralah berkonsultasi ke dokter. Nantinya, dokter akan memberi obat yang bisa dikonsumsi maupun alternatif pengobatan lain untuk mengatasi masalah Anda.

Mencegah heartburn saat hamil

Bukan hanya memikirkan cara menghilangkan heartburn saat hamil, Anda juga perlu menyusun langkah pencegahan. Agar terhindar dari sensasi tidak nyaman akibat heartburn, ada sejumlah tindakan yang bisa Anda lakukan untuk mencegah kondisi ini. Beberapa cara untuk mengurangi risiko terserang heartburn, antara lain:

1. Hindari makanan yang bisa jadi pemicunya

Menghindari makanan yang bisa menjadi pemicu heartburn penting Anda lakukan jika tidak ingin mengalami kondisi ini. Beberapa makanan yang dapat memicu heartburn di antaranya:
  • Mint
  • Jeruk
  • Kafein
  • Cokelat
  • Daging olahan
  • Makanan pedas
  • Minuman bersoda
  • Makanan berlemak 
  • Makanan yang digoreng
  • Makanan dengan banyak bumbu
Baca juga: Makanan Penyebab Asam Lambung yang Harus Dihindari

2. Jangan makan dan minum dalam waktu bersamaan

Terlalu banyak cairan yang bercampur dengan makanan akan membuat perut Anda menjadi terasa begah. Kondisi ini dapat memicu terjadinya heartburn. Supaya terhindar dari heartburn, Anda sebaiknya mengonsumsi cairan sebelum atau setelah makan.

3. Makan maksimal dua jam sebelum tidur

Untuk mencegah heartburn, pastikan untuk mengonsumsi makan besar terakhir maksimal dua jam sebelum tidur. Hal ini bertujuan untuk memberi waktu perut Anda agar mencerna makanan terlebih dahulu.

4. Makan dengan perlahan

Makan dengan perlahan dapat mencegah heartburn saat hamil
Kunyah makanan secara perlahan untuk kurangi risiko heartburn
Ketika makan, kunyah makanan secara perlahan untuk mengurangi risiko terkena heartburn.  Mengunyah makanan hingga benar-benar hancur mempermudah kinerja organ perut dalam mencerna dan menyerap nutrisi yang Anda.Di sisi lain, makan terlalu cepat membuat Anda sering menelan udara. Kebiasaan tersebut dapat membentuk kantong gas di dalam perut.

5. Menggunakan pakaian longgar

Menggunakan pakaian longgar dapat mengurangi tekanan di sekitar pinggang yang membuat perut menjadi kaku. Ketika perut tertekan, risiko mengalami heartburn akan makin meningkat, terutama saat perut dalam keadaan penuh.

6. Duduk dengan tegak saat makan

Duduk tegak saat makan dapat membantu Anda terhindar dari heartburn. Selain itu, hindari berbaring dan duduk membungkuk setelah makan karena dapat berpotensi membuat asam lambung kembali naik.

7. Mengelola stres

Stres dapat memperparah semua gangguan lambung, termasuk heartburn. Supaya terhindar dari masalah ini, Anda bisa mengelola stres dengan melakukan aktivitas-aktivitas seperti yoga, meditasi, hingga terapi hipnosis.

Catatan dari SehatQ

Heartburn pada ibu hamil biasa terjadi mulai trimester pertama, ketika kehamilan memasuki bulan kedua, dan dapat berlanjut pada trimester-trimester selanjutnya. Kondisi ini memicu rasa tidak nyaman dengan menimbulkan rasa nyeri dan sensasi terbakar di dada.Sejumlah cara untuk mengatasi heartburn antara lain mengunyah permen karet tanpa gula, meminum susu, mengonsumsi kacang almond, dan memakan pepaya. Apabila kondisi yang Anda alami semakin parah, segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapat tindak penanganan yang tepat.Untuk berdiskusi lebih lanjut terkait heartburn saat hamil dan cara mengatasinya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
asam lambungmaagmenjaga kehamilanmasalah kehamilan
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/heartburn-during-pregnancy
Diakses pada 19 November 2020
WebMD. https://www.webmd.com/heartburn-gerd/guide/heartburn-during-pregnancy
Diakses pada 19 November 2020
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/symptoms-and-solutions/heartburn-during-pregnancy.aspx
Diakses pada 19 November 2020
Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/heartburn.html
Diakses pada 19 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait