Hamil Kembar tapi Test Pack Negatif Apakah Tanda Kehamilan Palsu?


Hamil kembar test pack negatif terjadi ketika Anda mengalami efek hook. Ini adalah kondisi saat kadar hormon hCG terlalu tinggi sehingga mengecoh alat test pack. Fenomena hook juga disebut dengan efek kail atau efek prozone.

(0)
ibu hamil kembar tapi test pack negatifhasil test pack negatif tapi hamil kembar bisa disebabkan oleh efek hook atau efek prozone
Pernahkah Anda merasa gejala hamil seperti mual dan muntah di pagi hari, tapi setelah tes kehamilan hasilnya negatif? Kemudian selang beberapa waktu ketika memeriksakan diri ke dokter kandungan, dokter mengumumkan Anda sedang hamil kembar. Rasanya mungkin kaget bukan main, sebab bagaimana bisa hasil test pack negatif tapi ternyata hamil kembar?Apakah hasilnya tidak akurat karena alat tersebut rusak atau Anda keliru cara menggunakan test pack? Belum tentu. Kemungkinan, fenomena hook adalah hal yang membuat hasil test pack bisa negatif tapi ternyata Anda menjalani kehamilan kembar. Berikut penjelasannya secara medis.

Hamil kembar meski test pack negatif, bagaimana bisa?

Hasil tes kehamilan negatif palsu — tampak negatif namun sebenarnya hamil — bisa saja terjadi pada semua alat tes kehamilan. Bukan hanya pada test pack, tapi juga pada tes darah. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi? Fenomena ini disebut dengan efek hook atau efek prozone. Efek hook terjadi ketika seorang wanita memiliki kadar hormon kehamilan yang terlalu tinggi.Tubuh normalnya akan memproduksi hormon human chorionic gonadotropin (hCG) saat sedang hamil. HCG diproduksi setelah proses implantasi atau menempelnya sel telur yang telah dibuahi pada dinding rahim. Jika Anda sedang hamil, kadar hCG akan meningkat cepat setiap dua hingga tiga hari. Molekul hCG inilah yang nantinya akan dideteksi oleh alat tes kehamilan.Namun, jika tubuh Anda memiliki terlalu banyak hCG di awal, antibodi akan gagal mengikat hormon dalam sampel sehingga hasilnya akan kembali negatif. Peristiwa inilah yang disebut dengan efek hook atau efek kail. Hamil kembar test pack negatif menjadi salah satu tanda dari hasil negatif palsu. Ini karena pada kehamilan kembar dua atau lebih, tubuh secara alami akan menghasilkan hormon hCG  lebih banyak dari pada saat hamil dengan satu janin.Terlalu banyak hCG saat hamil kembar adalah respon alami plasenta menghasilkan hormon kehamilan untuk memberitahu tubuh tentang keberadaan janin. Hormon hCG ini kemudian akan membingungkan tes kehamilan sehingga bisa menyebabkan hamil kembar dengan test pack negatif.Dikutip dari penelitian dalam National Institutes of Health (NIH), kadar hCG normal pada kehamilan di usia 8 – 11 minggu adalah sekitar 25,000 sampai 250.000 mIU/mL.  Adapun efek hook dapat terjadi ketika tingkat hcg mencapai 500.000 mili-international unit per milliliter.

Hal lain yang membuat hasil test pack negatif dalam kehamilan kembar

Anda mungkin bisa mendapatkan hasil test pack negatif padahal positif hamil karena beberapa kondisi seperti berikut:
  • Cek kehamilan terlalu dini. Agar hasilnya lebih akurat, Anda disarankan tes kehamilan setelah seminggu terlambat haid.
  • Kadar hormon masih rendah. Oleh Anda disarankan cek kehamilan segera setelah bangun tidur, karena pada waktu tersebut kadar hcg dalam urin paling pekat.
  • Anda tidak mengikuti petunjuk alat tes kehamilan dengan benar.
  • Anda berovulasi lebih lambat dari yang sudah diperhitungkan.
  • Alat tes yang digunakan kadaluarsa atau sudah rusak
Kemudian selain karena tingginya kadar hCG, test pack negatif tapi hamil kembar juga bisa disebabkan karena kanker, kehamilan ektopik atau hamil anggur.Kehamilan ektopik terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi tertanam di luar rahim. Sedangkan kehamilan anggur (mola hidatidosa) adalah kehamilan kosong karena sel telur yang sudah dibuahi tidak berkembang dan tumbuh menjadi embrio.Kedua kondisi ini bisa menyebabkan hasil tes kehamilan negatif palsu. 

Cara memastikan kehamilan 

Agar tidak muncul hasil test pack negatif tapi ternyata hamil kembar, sebaiknya segera pastikan gejala kehamilan Anda dengan memeriksakan diri ke dokter kandungan. Di dokter, Anda bisa mendapatkan tes kehamilan yang lebih akurat seperti tes darah dan USG.Dokter akan melakukan tes darah untuk memeriksa kadar hCG secara kuantitatif sehingga hasilnya lebih akurat.Sementara jika tes darah juga tidak menunjukkan hasil positif, dokter kandungan mungkin akan melanjutkan pemeriksaan lebih lanjut dengan ultrasonografi atau USG. Dengan USG, Anda akan dapat melihat tanda kehamilan yang pasti seperti kantung janin hingga detak jantungnya. Anda juga bisa mencoba mengulang tes kehamilan beberapa kali jika ingin memastikan terlebih dahulu sebelum berkonsultasi ke dokter. Jadi, selalu pastikan kehamilan Anda melalui pemeriksaan di dokter kandungan. Jika Anda ingin berkonsultasi pada dokter secara langsung, Anda dapat chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
kehamilantes kehamilankehamilan bayi kembarmasalah kehamilankehamilan palsuhamil kosongkehamilan ektopik
Edinburgh News. https://www.edinburghnews.scotsman.com/lifestyle/you-could-be-pregnant-even-if-your-test-looks-negative-heres-how-546735
Diakses pada 27 Januari 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/hook-effect#pregnancy-tests
Diakses pada 27 Januari 2021
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5475266/
Diakses pada 27 Januari 2021
Baby Centre. https://www.babycenter.com/getting-pregnant/how-to-get-pregnant/negative-at-home-pregnancy-test-how-accurate-are-pregnancy-t_10315124
Diakses pada 27 Januari 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/the-hook-effect#symptoms
Diakses pada 27 Januari 2021
Fetalmedicine. https://fetalmedicine.org/abstracts/2015/var/pdf/abstracts/0719.pdf
Diakses pada 27 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait