Penyebab Gusi Bernanah dan Cara Mengatasinya yang Tepat


Gusi bernanah umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri yang harus segera diatasi. Ada beberapa hal yang menyebabkan terjadinya penumpukan bakteri seperti kebersihan mulut yang buruk, gigi berlubang. Cara mengatasinya adalah perawatan saluran akar, kuret gusi.

(0)
20 Aug 2019|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Gusi bernanah menandakan adanya infeksi bakteri di rongga mulutGusi bernanah disebabkan karena infeksi bakteri yang salah satunya bisa terjadi pada gigi berlubang
Pernah mengalami gusi bernanah? Kondisi ini umumnya muncul disertai dengan pembengkakan dan gejala-gejala lain yang mendahului, seperti gigi berlubang dan penumpukan karang gigi.Meski cukup sering dialami, belum banyak orang yang memahami betul penyebab gangguan gusi yang satu ini. Padahal, penanganan untuk gusi bernanah dapat berbeda tiap orangnya tergantung dari penyebab awalnya.

Penyebab gusi bernanah

Salah satu penyebab gusi bernanah adalah kebersihan mulut yang kurang baik
Penyebab gusi bernanah umumnya adalah ketika seseorang mengalami infeksi bakteri. Saat mengalami infeksi, bakteri di rongga mulut akan terus berkembang dan mengakibatkan adanya penumpukan cairan, atau yang biasa disebut nanah.Lama-kelamaan, penumpukan tersebut akan membuat gusi terlihat bengkak. Kondisi ini disebut dengan abses. Saat gusi sudah tidak dapat lagi menahan nanah tersebut, maka abses bisa pecah. Nanah juga dapat merembes keluar, melalui sela antara gusi dan gigi.Berikut ini beberapa kondisi yang dapat menyebabkan terjadinya penumpukan bakteri penyebab gusi bernanah.

1. Kebersihan gigi dan mulut yang buruk

Jika Anda tidak menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan baik maka akan terjadi penumpukan plak. Plak di gigi yang dibiarkan, lama-kelamaan akan mengeras dan menjadi karang gigi.Karang gigi dapat menyebabkan peradangan di gusi serta jaringan pendukung gigi lain, yang disebut sebagai periodontitis. Jika tidak segera ditangani, periodontitis dapat menyebabkan munculnya infeksi gusi yang disebut abses periodontal.

2. Gigi berlubang

Gigi berlubang merupakan pintu masuk yang ideal untuk bakteri. Bakteri dapat masuk ke gigi, lalu menuju ke ujung akar. Jika gigi berlubang tidak segera dirawat, maka penumpukan bakteri yang ada di dalamnya akan memicu terbentuknya abses gigi di ujung akar tersebut, dan menyebabkan gusi bernanah.

3. Gigi bungsu tumbuh miring

Gigi bungsu yang tumbuh miring memang bisa menjadi biang masalah. Selain bisa memicu rasa sakit gigi, kondisi ini juga bisa memicu gusi jadi bernanah. Pasalnya, saat gigi bungsu tumbuh miring, gusi yang terbuka dapat menjadi pintu masuk bagi bakteri.Bakteri tersebut dapat menyebabkan Anda mengalami infeksi yang disebut dengan perikoronitis. Itulah sebabnya, saat gigi bungsu tumbuh miring, Anda dapat merasakan gusi bengkak, demam, hingga gusi bernanah.

4. Sistem imun yang lemah

Beberapa orang dapat mengalami pelemahan sistem imun akibat prosedur pengobatan seperti kemoterapi, penggunaan obat steroid, dan penyakit tertentu, misalnya diabetes. Hal ini membuat tubuh semakin rentan terhadap serangan bakteri, termasuk bakteri penyebab gusi bernanah.

Cara mengatasi gusi bernanah

Salah satu cara mengatasi gusi bernanah adalah dengan melakukan perawatan saluran akar
Gusi bernanah hanya bisa ditangani oleh dokter gigi. Maka dari itu, Anda tidak disarankan untuk mengobati kondisi gusi bernanah sendiri di rumah. Berbeda ketika Anda mengalami infeksi bakteri lainnya yang bisa mengandalkan sistem pertahanan tubuh untuk melawan penyebab penyakit, pengobatan seperti minum obat pereda nyeri dan kompres air hangat hanya akan meredakan kondisi ini untuk sementara.Beberapa cara yang akan dilakukan dokter gigi untuk menangani gusi bernanah adalah melalui:

• Perawatan saluran akar

Jika gusi bernanah disebabkan oleh gigi yang berlubang besar, maka perawatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi ini adalah perawatan saluran akar.Perawatan saluran akar adalah prosedur pembersihan saluran akar gigi untuk mengeluarkan saraf gigi yang sudah mati akibat bakteri. Pada perawatan ini, saluran akar kemudian akan diisi dengan bahan khusus yang dapat membantu menghilangkan bakteri, sehingga abses dapat kempes.

• Kuret gusi

Apabila gusi bernanah disebabkan oleh periodontitis, maka dokter dapat melakukan prosedur kuret gusi. Namun sebelumnya, dokter akan menyedot nanah dari gusi yang bengkak. Setelah itu, dengan kuret khusus gusi, dokter akan membuang jaringan-jaringan gusi yang rusak karena mengalami infeksi.Dokter juga akan membersihkan karang gigi (scaling gigi) hingga kotoran-kotoran yang menempel dari mahkota hingga sebagian akar gigi, hilang.

• Pembedahan minor

Apabila abses yang terdapat di rongga mulut cukup besar, dokter dapat melakukan pembedahan dengan membuat sedikit sayatan pada gusi yang bengkak sebagai jalan keluar nanah. Sebelum melakukan prosedur ini, dokter akan memberikan Anda bius lokal sehingga area sekitar gusi yang bengkak dan bernanah bisa kebal.

• Pemberian antibiotik

Pemberian antibiotik dilakukan sebagai perawatan pendamping, guna mempercepat penyembuhan gusi bernanah. Selain itu, pemberian obat ini juga akan membantu meredakan kondisi Anda yang mengalami infeksi.Selain antibiotik, obat pereda nyeri dan anti-inflamasi juga dapat diresepkan setelah dilakukan prosedur perawatan gusi bernanah yang lain untuk menghilangkan rasa sakit dan membantu mengobati gusi bengkak yang mengalami infeksi.

• Pencabutan gigi

Pada kondisi yang sudah parah, dokter akan mencabut gigi yang menjadi sumber infeksi bakteri tersebut. Saat proses pencabutan, nanah akan keluar bersama dengan darah. Dokter gigi akan membersihkan area bekas pencabutan dengan cairan khusus agar tidak ada lagi bakteri yang tersisa.

Apa yang terjadi jika gusi bernanah tidak segera diobati?

Jika tidak segera diobati, gusi bernanah bisa menimbulkan beragam komplikasi. Infeksi yang terjadi dapat menyebar hingga ke wajah dan rahang. Bahkan, pada kondisi yang sudah parah, infeksi dapat menyebar hingga ke area leher.Komplikasi paling parah yang mungkin terjadi dari gusi bernanah adalah sepsis. Sepsis adalah penyebaran infeksi bakteri yang masuk ke seluruh tubuh dan dapat menimbulkan gangguan di organ-organ vital, sehingga mengancam nyawa. Namun, kondisi ini sangat jarang terjadi.

Cara mencegah gusi bernanah

Menyikat gigi secara teratur dapat membantu mencegah gusi bernanah
Gusi bernanah adalah kondisi yang sangat mungkin untuk dicegah. Untuk mencegah gusi bernanah, berikut ini beberapa langkah yang dapat Anda lakukan.
  • Sikat gigi secara teratur. Sikat gigi minimal dua kali sehari, setelah sarapan dan sebelum tidur.
  • Bersihkan gigi dengan benang gigi. Benang gigi atau dental floss akan membantu membersihkan sela-sela gigi yang tidak terjangkau oleh sikat.
  • Konsumsi makanan sehat. Kurangi konsumsi makanan yang manis dan lengket karena bisa meningkatkan risiko gigi berlubang.
  • Periksa gigi secara teratur. Pergilah ke dokter gigi setidaknya enam bulan sekali agar penyakit-penyakit gigi yang timbul dapat segera dideteksi dan diatasi, sebelum berkembang menjadi parah.
Saat gusi bernanah sudah mulai terjadi, itu tandanya kerusakan yang terjadi pada gigi atau area lain di rongga mulut Anda sudah cukup parah. Segeralah periksakan kondisi gusi bernanah sebelum terjadi komplikasi berbahaya di gigi dan gusi maupun area rongga mulut lainnya.
kesehatan gigiradang gusigigi berlubangabses gusi
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/dental-abscess/
Diakses pada 16 Agustus 2019
WebMD. https://www.webmd.com/oral-health/guide/pericoronitis
Diakses pada 16 Agustus 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/170136.php
Diakses pada 16 Agustus 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/tooth-abscess/symptoms-causes/syc-20350901
Diakses pada 16 Agustus 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait