Penyebab Gusi Bengkak pada Anak yang Harus Diwaspadai

(0)
10 Mar 2021|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Gusi bengkak pada anak dapat terjadi akibat berbagai macam kondisi medis.Penyebab gusi bengkak pada anak cukup beragam, salah satunya sisa-sisa makanan yang tidak dibersihkan di dalam gigi.
Kondisi gusi anak bengkak tentunya dapat menimbulkan rasa tidak nyaman yang mengganggu keseharian Si Kecil. Untuk mencari obat gusi bengkak anak yang ampuh, Anda perlu mencari tahu terlebih dahulu penyebab gusi bengkak pada anak sehingga kondisi ini bisa diatasi dengan baik.

Penyebab gusi bengkak pada anak yang harus diwaspadai

Gusi bengkak biasanya disebabkan oleh beragam kondisi medis, seperti infeksi atau penyakit pada gusi. Siapa pun yang mengalami gusi bengkak, termasuk anak-anak, disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter dengan segera.Untuk mengenal lebih jauh seputar kondisi ini, berikut adalah berbagai penyebab gusi bengkak pada anak dan pengobatan terbaiknya.

1. Sisa-sisa makanan yang menempel di gigi

Sering kali kita disarankan untuk menyikat gigi setelah makan. Hal ini perlu dilakukan untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang mungkin menempel di gigi kita. Anak-anak pun juga disarankan untuk membersihkan giginya setelah makan.Sisa-sisa makanan yang menempel di gigi dapat menyebabkan iritasi dan pembengkakan di sekitar gusi. Selain itu, sisa makanan ini juga bisa menyebabkan gingivitis atau radang gusi yang menyebabkan gusi berdarah pada anak.Meski demikian, pembengkakan gusi pada anak biasanya tidak akan bertahan lama dan akan bisa hilang saat sisa-sisa makanan di mulut sudah dibersihkan.

2. Gingivitis

Gingivitis adalah penyakit yang bisa menyebabkan pembengkakan dan iritasi pada gusi. Penyakit radang gusi ini termasuk kondisi umum yang dapat menyebabkan gusi anak bengkak.Meskipun hanya menyebabkan nyeri ringan atau meningkatnya sensitivitas, gingivitis harus segera diobati. Jika tidak, kondisi ini bisa menyebabkan infeksi gusi yang lebih serius seperti periodontitis.Gingivitis biasanya dapat diobati dengan melakukan pembersihan mulut secara menyeluruh oleh dokter, termasuk menghilangkan segala plak, tartar, dan bakteri.

3. Kekurangan nutrisi (malnutrisi)

Kekurangan nutrisi atau malnutrisi bisa menjadi penyebab gusi bengkak pada anak. Kekurangan nutrisi tertentu, seperti vitamin B dan C, dapat menjadi pemicu gusi bengkak.Perlu diketahui, vitamin C memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan dan perbaikan gigi serta gusi. Kadar vitamin C di dalam tubuh yang terlalu rendah dapat menyebabkan penyakit skorbut. Penyakit ini bisa menyebabkan anemia dan penyakit gusi.Waspadalah, gusi bengkak pada anak umur 2 tahun atau lebih juga bisa disebabkan oleh malnutrisi. Kondisi ini dapat diobati dengan sering mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang serta makanan yang kaya akan nutrisi, misalnya buah-buahan dan sayur-mayur.

4. Infeksi

Berbagai macam infeksi dapat menyebabkan gusi bengkak pada anak usia 6 tahun ke atas, misalnya infeksi jamur. Selain itu, komplikasi dari infeksi pada gigi bisa menyebabkan abses sehingga muncul pembengkakan di gusi.Dokter akan memberikan obat-obatan sesuai dengan jenis infeksi yang dialami. Jika infeksi jamur yang menjadi penyebab gusi anak bengkak, dokter bisa memberikan berbagai macam obat antijamur, seperti fluconazole, clotrimazole, nystatin, itraconazole, dan amphotericin B. Berbagai obat-obatan ini harus dikonsumsi sesuai anjuran dokter.

5. Perubahan hormon

Perubahan hormon juga bisa menyebabkan gusi bengkak pada anak remaja. Misalnya, pada perempuan yang sedang mengalami masa pubertas atau menstruasi.Perubahan ini akan berpengaruh pada kemampuan jaringan gusi untuk bereaksi terhadap racun yang dilepaskan oleh bakteri plak dan karang gigi.Jika gusi anak tidak kunjung sembuh walau mulut sudah dibersihkan secara rutin, periksakan diri Anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Umumnya, dokter bisa memberikan terapi hormonal atau vitamin.

6. Produk pembersih gigi

Bahan-bahan yang terkandung pada pasta gigi atau obat kumur, dapat menyebabkan jaringan gusi iritasi dan menimbulkan reaksi alergi, terutama saat digunakan dalam waktu yang lama.Maka dari itu, orangtua disarankan untuk mencari tahu dulu apa bahan-bahan yang terkandung pada produk pembersih gigi anak. Setelah itu, Anda juga bisa membawa Si Kecil ke dokter untuk mencari tahu bahan apa yang menyebabkan gusi anak bengkak.

7. Kondisi medis tertentu

Penyakit leukemia dapat menyebabkan pembengkakan dan gusi berdarah pada anak. Sebab, sel-sel kanker ini dapat berkumpul di dalam gusi dan membuatnya terlihat membengkak.Inilah mengapa gusi bengkak pada anak harus segera ditangani oleh dokter. Dengan begitu, dokter bisa mencari tahu apa penyebab gusi bengkak pada anak sehingga obat terbaiknya dapat diberikan.

Obat gusi bengkak pada anak yang alami dan aman

Obat gusi bengkak pada anak tentunya berbeda-beda, tergantung dari kondisi medis yang menyebabkannya.Di rumah, terdapat berbagai obat gusi bengkak pada anak yang alami dan aman untuk dicoba Si Kecil, di antaranya:
  • Meminta anak untuk menggosok giginya secara lembut agar tidak terjadi iritasi.
  • Berkumur dengan air garam untuk membunuh bakteri di dalam mulut.
  • Meminum air secara teratur guna merangsang produksi air liur sehingga bakteri di mulut dapat dihilangkan.
  • Menempelkan kompres hangat di bagian pipi untuk meredakan rasa nyeri pada gusi yang sedang bengkak.
  • Menempelkan kompres dingin di bagian pipi untuk mengempiskan gusi bengkak.
Berbagai penyebab gusi bengkak pada anak tidak boleh diremehkan. Segera periksakan diri Anda ke dokter untuk mengetahui penyebab gusi bengkak yang dirasakan oleh Si KecilJangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga!
penyakittips parentingradang gusigusi berdarah
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/swollen-gums
Diakses pada 24 Februari 2021
Web MD. https://www.webmd.com/oral-health/bleeding-gums-other-conditions#:~:text=Bleeding%20gums%20are%20a%20sign,when%20you%20brush%20your%20teeth.
Diakses pada 24 Februari 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gingivitis/diagnosis-treatment/drc-20354459
Diakses pada 24 Februari 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/gums-swollen#treatment
Diakses pada 24 Februari 2021
Children Sedation Dentist. https://childrensedationdentist.com/what-to-do-for-a-toddler-with-swollen-gums/
Diakses pada 24 Februari 2021
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/malnutrition/treatment/
Diakses pada 24 Februari 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/thrush#treatment
Diakses pada 24 Februari 2021
Prevention. https://www.prevention.com/health/a28798983/swollen-gums/
Diakses pada 24 Februari 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/high-blood-pressure-in-children/symptoms-causes/syc-20373440#:~:text=Advertisement&text=High%20blood%20pressure%20in%20children%20younger%20than%206%20years%20old,nutrition%20and%20lack%20of%20exercise.
Diakses pada 24 Februari 2021
 
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait