Penyebab Gigi Keropos yang Mungkin Tidak Anda Sadari Sebelumnya

Gigi keropos disebabkan oleh lapisan enamel gigi yang rusak atau menipis
Gigi keropos dapat menyebabkan enamel gigi rusak sehingga memicu gigi berlubang.

Tahukah Anda bahwa enamel gigi adalah bagian tubuh yang paling kuat? Bagian gigi ini bahkan lebih kuat dari tulang. Enamel gigi ternyata juga dapat bertahan sampai ratusan tahun. Meski demikian, mengapa gigi bisa keropos dan berlubang?

Enamel adalah lapisan tipis yang melindungi gigi agar dapat melakukan tugasnya yang berat, seperti untuk menggigit, mengunyah, menghancurkan, dan menggilas. Dalam kondisi tertentu, enamel dapat pecah atau retak, dan tidak dapat tumbuh lagi (tidak seperti tulang). Kondisi inilah yang menyebabkan gigi keropos, yang kemudian menyebabkan gigi berlubang.

Penyebab Gigi Keropos

Berikut adalah beberapa kondisi penyebab gigi keropos yang sering tidak disadari oleh kebanyakan orang:

  • Konsumsi minuman bersoda berlebih. Minuman bersoda mengandung asam sitrat yang tinggi. Paparan asam menyebabkan air liur tidak dapat memperkuat gigi, sehingga asam dapat merusak lapisan enamel, dan akhirnya menyebabkan gigi keropos.
  • Sering mengonsumsi minuman/jus buah. Walaupun tampak sehat, ternyata jus buah mengandung asam yang dapat mengikis enamel gigi. Terutama buah-buahan asam seperti apel, jeruk dapat menyebabkan terkikisnya enamel.
  • Mulut kering. Mulut kering akibat air liur yang sedikit juga menjadi penyebab gigi keropos. Dalam keadaan normal, air liur berfungsi untuk melindungi enamel dan memperkuat gigi, yaitu dengan melapisi gigi dengan kalsium dan mineral lainnya. Air liur juga melarutkan zat erosif, seperti asam dan bakteri dalam mulut.
  • Diet tinggi gula dan karbohidrat. Gula dan karbohidrat bersifat asam, serta memudahkan kuman dalam mulut untuk berkembang.
  • Refluks asam lambung. Asam lambung diproduksi untuk mencerna makanan dan membunuh kuman yang berbahaya. Dalam keadaan tertentu, misalnya setelah makan banyak, asam lambung dapat mengalir ke kerongkongan atau sampai rongga mulut (refluks). Dikenal juga kondisi medis yang disebut gastroesophageal reflux disorder (GERD), di mana asam lambung dapat naik ke mulut sepanjang hari. Kontak gigi dengan asam lambung ini mempercepat pengikisan enamel.
  • Faktor kebiasaan. Enamel dapat terkikis akibat gesekan antar gigi yang keras (pada bruxism), menggosok gigi terlalu keras, menggigit benda keras, seperti kuku, tutup botol, atau pulpen. Kebiasaan ini juga dapat menyebabkan sakit gigi.

Cara Mencegah Gigi Keropos

Untuk mencegah gigi keropos, berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan:

  • Batasi konsumsi minuman bersoda dan minuman/jus buah yang asam. Makanan bergizi yang bersifat asam seperti tomat, lemon, dan buah sitrus lainnya aman jika dikonsumsi bersama dengan makanan lain. Permen juga dapat bersifat sangat asam. Jika di bagian komposisi kemasan Anda temukan asam sitrat, batasi konsumsinya.
  • Gunakan sedotan saat meminum minuman yang asam, untuk menghindari kontak gigi langsung dengan zat asam.
  • Batasi camilan. Ngemil dapat meningkatkan risiko karies gigi, terutama jika makanan yang dikonsumsi mengandung karbohidrat dan gula.
  • Setelah makan atau ngemil, berkumurlah dengan air putih. Setelah makan makanan asam atau minum minuman asam, tunggu kira-kira 1 jam sebelum menggosok gigi untuk membiarkan air liur melarutkan asam dan mengeraskan enamel terlebih dulu.
  • Kunyah permen karet yang tidak mengandung gula di sela-sela waktu makan. Mengunyah permen karet membantu produksi air liur sampai 10 kali lipat.
  • Jika mulut Anda tergolong kering, minumlah lebih banyak
  • Gunakan pasta gigi mengandung fluoride. Perhatikan komposisi pasta gigi Anda, dan pastikan fluoride terkandung di dalamnya karena zat ini dapat memperkuat gigi Anda.
  • Hindari konsumsi alkohol, merokok, dan makan sekitar 3 jam sebelum tidur. Hal ini untuk mencegah refluks asam lambung.
  • Makan makanan yang kaya akan kalsium dapat membantu menguatkan enamel. Makanan kaya kalsium tidak harus dari susu, tetapi juga dapat ditemukan pada:
    • Tahu
    • Ikan sarden atau ikan bandeng, yang tulangnya lunak dan lazim dimakan (tulang ikan adalah tempat penyimpanan kalsium).
    • Kacang-kacangan (kacang hijau, kacang merah, kacang kedelai, dan lain-lain).
    • Sayuran berwarna hijau tua.

Mouth Healthy (American Dental Association). https://www.mouthhealthy.org/en/fun-teeth-facts-part-2
Diakses pada April 2019

WebMD. https://www.webmd.com/oral-health/guide/tooth-enamel-erosion-restoration#1
Diakses pada April 2019

Mouth Healthy (American Dental Association). https://www.mouthhealthy.org/en/az-topics/e/tooth-erosion-and-acid-reflux
Diakses pada April 2019

Mouth Healthy (American Dental Association). https://www.mouthhealthy.org/en/az-topics/e/dietary-acids-and-your-teeth
Diakses pada April 2019

Mouth Healthy (American Dental Association). https://www.mouthhealthy.org/en/nutrition/food-tips/8-non-dairy-calcium-rich-foods-for-your-teeth
Diakses pada April 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed