7 Penyebab Gatal di Pinggul yang Mengganggu

(0)
Gatal di pinggul memang dapat menimbulkan rasa tidak nyamanGatal di pinggul ada yang bisa menyebabkan ruam kulit dan ada yang tidak
Gatal di pinggul memang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, bahkan tak jarang membuat Anda ingin terus menggaruknya. Meski umumnya pinggul gatal dapat diatasi dengan sederhana, ada beberapa penyebab pinggul gatal yang perlu mendapatkan penanganan tepat.

Penyebab gatal di pinggul yang perlu diwaspadai

Rasa gatal di kulit tubuh bagian mana pun memang dapat membuat siapa saja merasa jengkel. Tak terkecuali apabila terjadi di pinggul.Meski terkesan sepele, ada beberapa kondisi yang dapat menjadi penyebab gatal di pinggul yang memerlukan penanganan medis dengan tepat.Berdasarkan penyebabnya, gatal di pinggul ada yang menyebabkan ruam kulit dan ada yang tidak. Gatal di pinggul yang menimbulkan ruam kulit biasanya akan disertai kulit kering, mengelupas, dan kemerahan.Berikut adalah beberapa penyebab ketiak gatal yang mungkin Anda alami:

1. Dermatitis kontak

Salah satu penyebab gatal di pinggul yang membutuhkan penanganan medis adalah dermatitis kontak. Dermatitis kontak adalah jenis gangguan kulit yang dapat terjadi akibat kulit yang terpapar dengan zat iritan atau alergen tertentu.Selain gatal, dermatitis kontak biasa ditandai dengan beberapa gejala, seperti nyeri atau bengkak, bercak merah dan kering di kulit, muncul benjolan warna merah pada kulit, serta kulit memerah atau meradang.Beberapa produk yang mungkin mengandung zat iritan atau alergen tertentu sehingga memicu terjadinya dermatitis kontak adalah sabun mandi atau lotion kulit yang mengandung wewangian.Selain itu, sabun deterjen untuk cuci baju serta bahan pakaian yang Anda gunakan juga bisa memicu munculnya dermatitis kontak.

2. Dermatitis atopik atau eksim

Dermatitis atopik atau eksim atopik adalah penyakit kulit kronis yang dapat menyebabkan kulit merah, gatal, bahkan pecah-pecah. Meski lebih sering terjadi di bagian siku, tangan, dan lutut, gatal akibat eksim juga dapat terjadi di area pinggul.Penyebab gatal di pinggul akibat eksim memang belum dapat diketahui secara pasti. Kendati demikian, hal ini dapat dipicu oleh beberapa zat alergen, antara lain:
  • Keringat berlebih
  • Kulit kering
  • Sabun dan deterjen
  • Parfum atau wewangian
  • Produk pembersih rumah tangga, termasuk yang mengandung isothiazolinone
  • Jenis kain tertentu, seperti wol dan polyester
  • Stres

3. Sindrom kaki gelisah

Orang yang mengalami sindrom kaki gelisah juga tak jarang mengeluh rasa gatal di pinggul. Dorongan untuk menggoyang-goyangkan kaki terus menerus tanpa sadar dapat menyebabkan adanya sensasi geli dan gatal di bagian kaki, betis, paha, hingga menjalar ke pinggul.Gejala sindrom kaki gelisah cenderung bervariasi. Namun, gejala sindrom kaki gelisah yang paling sering terjadi adalah rasa gatal, nyeri, berdenyut, dan kulit yang ikut ketarik.Umumnya, gejala sindrom kaki gelisah akan terasa parah saat malam hari, ketika Anda mulai beristirahat.

4. Fibromyalgia

Gatal di pinggul juga bisa mengindikasikan kondisi fibromyalgia. Orang yang mengalami fibromyalgia cenderung lebih sensitif dengan rasa sakit di sekujur tubuh sehingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.Kondisi ini dapat ditandai dengan berbagai gejala sebagai berikut:
  • Rasa kaku di seluruh tubuh
  • Kelelahan
  • Gangguan tidur
  • Depresi dan kecemasan
  • Sulit berkonsentrasi
  • Migrain dan jenis sakit kepala lainnya
  • Kesemutan dan mati rasa
Orang dengan fibromyalgia juga sering mengalami gatal di pinggul tanpa timbul ruam, biasanya disebut dengan pruritus. Hal ini dapat diperparah jika penderitanya mengalami stres dan kecemasan berlebihan.

5. Pruritus akuagenik

Pruritus akuagenik adalah jenis gatal-gatal yang menyerang kulit kaki, lengan, dan perut setelah bersentuhan dengan air, berapa pun suhunya. Walaupun cukup jarang terjadi, kondisi ini juga dapat menimbulkan gatal di pinggul, leher, dan wajah.Rasa gatal akibat pruritus akuagenik bisa berlangsung lebih dari satu jam. Hal ini tentu akan sangat mengganggu aktivitas.Meski belum dapat diketahui penyebab pastinya, penyakit kulit ini bisa jadi pertanda adanya jenis penyakit lain dalam tubuh Anda.

6. Vaskulitis

Gatal di pinggul bisa jadi tanda dari kondisi vaskulitis. Vaskulitis adalah peradangan pembuluh darah yang terjadi akibat sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang pembuluh darah, bukan menyerang virus yang masuk ke dalam tubuh.Kondisi ini disebabkan oleh beberapa hal, seperti infeksi, penyakit lain, atau pengaruh obat-obatan tertentu. Gejala vaskulitis berbeda-beda, tergantung pada bagian tubuh mana yang terinfeksi.Jika vaskulitis menginfeksi kulit maka dapat menimbulkan gejala berupa bintik-bintik kemerahan atau keunguan, memar, hingga gatal-gatal, termasuk gatal di pinggul.

7. Multiple sclerosis atau sklerosis multipel

Penderita multiple sclerosis tak jarang mengalami kulit gatal, tak terkecuali gatal di pinggul. Akan tetapi, gatal di pinggul tidak disertai dengan munculnya ruam.Kondisi ini dapat disebabkan oleh konsumsi obat sklerosis multipel, seperti dimetil fumarat, yang dapat memberikan efek samping berupa gatal-gatal.

Cara mengatasi gatal-gatal di pinggul

Sebenarnya, cara mengatasi gatal di pinggul tergantung dari penyebabnya itu sendiri. Namun, sebagai pertolongan pertama, Anda dapat melakukan cara mengatasi gatal di pinggul dengan langkah sebagai berikut:
  • Oleskan pelembap bebas pewangi dan alkohol
  • Mandi air hangat atau mandi oatmeal
  • Gunakan humidifier untuk melembapkan udara di sekitar Anda, termasuk kulit Anda
  • Hindari mengenakan pakaian atau celana berbahan polyester atau wol
  • Hindari berada di lingkungan atau ruangan dengan suhu ekstrem, baik terlalu dingin atau terlalu panas
  • Latihan teknik relaksasi, misalnya pernapasan dalam dan yoga, apabila gatal di pinggul yang muncul disebabkan oleh stres.
Jika kondisi gatal di pinggul tak kunjung mereda setelah melakukan cara mengatasi di atas, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter untuk mencari tahu penyebabnya.Dokter mungkin akan memberikan beberapa obat-obatan, seperti antihistamin, krim steroid, atau antidepresan untuk membantu meredakan gatal.Oleh karena itu penting untuk mengetahui penyebab gatal di pinggul dengan memeriksakan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat sesuai penyebabnya.
gatal
Healthline. https://www.healthline.com/health/itchy-hips#treatment
Diakses pada 21 Juli 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/types-of-eczema#treatment
Diakses pada 21 Juli 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/contact-dermatitis
Diakses pada 21 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait