Penyebab Gangguan Tidur pada Lansia dan Cara Mengatasinya

Ada banyak penyebab gangguan tidur pada lansia, seperti penyakit dan obat-obatan yang dikonsumsi
Tak hanya orang muda yang mengalami gangguan tidur, kaum lansia pun kerap mengeluhkan kualitas tidur yang buruk

Tak hanya kaum muda yang menghadapi berbagai masalah tidur. Banyak orang yang sudah memasuki usia senja pun, mengalami penurunan kualitas istirahat di malam hari. Penyebab gangguan tidur pada lansia pun tidak bisa dipandang sebelah mata.

Mengenali penyebab gangguan tidur pada lansia, menjadi hal yang memang harus Anda lakukan. Anda mungkin memerlukan bantuan dokter untuk mencari tahu penyebabnya, sehingga penanganan tepat pun bisa dilakukan.

Penyebab gangguan tidur pada lansia

Penyebab gangguan tidur pada lansia, dapat beraneka ragam. Penyebab tersebut, bisa berasal dari jenis-jenis gangguan tidur yang memang harus ditangani, penyakit lain yang sedang Anda derita, maupun obat-obatan yang tengah dikonsumsi

1. Gangguan tidur primer

Masalah tidur akibat gangguan tidur primer, bisa membuat Anda mengalami penyakit berupa:

  • Insomnia, atau sulit untuk tertidur, mempertahankan tidur, dan atau susah tertidur dengan lelap
  • Apnea tidur, yaitu berhenti bernapas selama beberapa saat, tatkala Anda tidur
  • Restless legs syndrome (RLS), yang membuat penderitanya memiliki keinginan tak terkontrol, untuk menggerakkan kaki secara tidak sengaja saat tidur
  • Gangguan tidur ritme sirkadian, sebagai bagian kelompok gangguan tidur yang berkaitan dengan siklus tidur dan bangun
  • Gangguan perilaku tidur REM, atau beraksi saat tidur sesuai dengan mimpi yang dialami
  • Periodic limb movement disorder, yaitu gangguan tidur yang ditandai dengan menggerakkan lengan saat tidur, tanpa sadar

2. Gangguan medis tertentu

Tak hanya gangguan tidur primer di atas, yang membuat malam-malam kelompok lansia terasa menyiksa. Jika menderita penyakit di bawah ini, Anda juga berisiko mengalami gangguan tidur di usia senja. Beberapa di antaranya yakni:

  • Penyakit Parkinson
  • Penyakit Alzheimer
  • Peradangan sendi
  • Penyakit jantung
  • Masalah pencernaan
  • Penurunan kontrol kandung kemih
  • Gangguan pernapasan
  • Masalah pada saraf

3. Obat-obatan dan zat lain

Karena lansia rentan menderita penyakit tertentu, jenis obat-obatan yang dikonsumsi pun dapat memicu gangguan tidur pada lansia. Beberapa obat, dengan efek samping yang mengganggu tidur, yaitu:

  • Obat diuretik, untuk penanganan tekanan darah tinggi dan glukoma
  • Obat antikolinergik, sebagai penanganan penyakit paru-paru obsktruktif kronis
  • Obat antihipertensi, untuk mengatasi tekanan darah tinggi
  • Obat kortikosteroid, obat untuk mengatasi rheumatoid arthritis (peradangan sendi karena sistem imun. menyerang jaringan sehat
  • Obat antidepresan, untuk mengatasi depresi
  • Obat penghambat H2, untuk menangani penyakit asam lambung atau GERD, serta tukak lambung
  • Levodopa, untuk mengobati penyakit Parkinson
  • Obat adrenergik, yang digunakan untuk serangan asma dan henti jantung

Selain itu, penggunaan alkohol, rokok, serta kopi, juga bisa meningkatkan risiko gangguan tidur pada lansia.

4. Penyebab lain gangguan tidur pada lansia

Selain penyakit dan obat-obatan, Anda juga berisiko mengalami sulit tidur karena hal-hal berikut ini.

  • Kurang berolahraga
  • Sulit mengendalikan stres
  • Kurang bersosialisasi
  • Kurang mendapatkan sinar matahari
  • Memiliki kebiasaan tidur yang buruk, seperti tidak memerhatikan jam tidur, serta tidak memperhatikan kondisi kamar

Cara mengatasi gangguan tidur pada lansia

Untungnya, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan, untuk mengatasi gangguan tidur di usia senja. Berikut hal-hal yang perlu Anda jalankan.

1. Mencari penyebab gangguan tidur

Ada banyak penyebab kasus gangguan tidur pada lansia, mulai penyakit yang diderita atau konsumsi obat-obatan tertentu. Dengan mengetahui penyebabnya, Anda bisa membicarakan dengan dokter, untuk menemukan penanganan terhadap penyebab gangguan tidur tersebut.

2. Memperhatikan kamar dan tempat tidur

Anda tidak menderita penyakit yang kronis, namun masih sulit tidur? Kondisi ruang tidur Anda, bisa menjadi akar permasalahannya. Untuk mengatasinya, lakukan tips di bawah ini.

  • Meningkatkan produksi melatonin, dengan menggunakan lampu watt rendah, serta mematikan gadget, televisi, atau komputer satu jam sebelum waktu tidur
  • Memastikan kamar tenang, nyaman, dan gelap. Menggunakan sleep mask, juga disarankan.
  • Gunakan kamar hanya untuk tidur dan aktivitas intim bersama pasangan
  • Jauhkan alarm dari jangkauan.

3. Melakukan rutinitas positif sebelum tidur

Selain kamar, perhatikan pula kebiasaan Anda sebelum tidur. Beberapa poin yang perlu diperhatikan, yaitu:

  • Mengatur jam tidur dan waktu bangun, agar konsisten setiap hari
  • Menerapkan ritual positif, seperti mandi dengan air hangat, menyalakan musik yang menenangkan, serta melakukan relaksasi
  • Menghabiskan waktu bersama pasangan

4. Memperhatikan konsumsi makanan

Makanan dan minuman yang dikonsumsi, juga berkontribusi terhadap kualitas tidur. Beberapa anjuran yang perlu diperhatikan, yakni:

  • Hindari konsumsi kafeina di siang hari
  • Tidak minum alkohol sebelum tidur
  • Menyantap camilan sehat boleh dilakukan sebelum tidur, seperti yogurt, susu hangat, dan sereal rendah gula
  • Hindari makanan berat dan makanan pedas
  • Memperhatikan asupan gula agar tidak berlebihan

5. Berolahraga

Usia senja bukanlah penghalang bagi Anda untuk berolahraga. Beberapa opsi aktivitas fisik yang bisa Anda lakukan, untuk mengatasi gangguan tidur, adalah:

  • Berenang
  • Olahraga golf
  • Bersepeda
  • Lari santai
  • Menari

Itulah beberapa kemungkinan penyebab gangguan tidur pada lansia, serta tips yang bisa Anda atau orang terdekat lakukan, untuk menanganinya. Jangan lupa, kendalikan stres, karena kondisi emosi juga berpengaruh terhadap kualitas tidur.

Healthline. https://www.healthline.com/health/sleep/sleep-disorders-in-the-elderly
Diakses pada 21 Oktober 2019

Help Guide. https://www.helpguide.org/articles/sleep/how-to-sleep-well-as-you-age.htm
Diakses pada 21 Oktober 2019

Web MD. https://www.webmd.com/sleep-disorders/news/19991207/combating-sleep-problems-elderly
Diakses pada 21 Oktober 2019

Banner Telemed