Gangguan pada telinga sering dikaitkan dengan faktor usia seperti presbikusis. Ternyata gangguan telinga dapat dialami oleh siapa saja
Tidak hanya pada lansia, gangguan telinga dapat dialami oleh siapa saja

Gangguan pada telinga dapat terjadi pada siapa saja dan umumnya dikaitkan dengan gangguan pendengaran pada orangtua karena usia atau presbikusis.

Namun, sebenarnya gangguan pada telinga tidak hanya berkisar pada gangguan pendengaran saja, tetapi juga dapat berupa sakit pada telinga dan infeksi.

Gangguan telinga bisa saja muncul sewaktu-waktu. Oleh sebab itu, terdapat banyak penyebab gangguan pada telinga. Simak artikel ini untuk mengetahui apa saja penyebabnya!

Penyebab gangguan pada telinga

Gangguan pada telinga tentunya sangat meresahkan dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Terdapat berbagai penyebab gangguan pada telinga, seperti:

1. Kotoran telinga

Kotoran telinga merupakan proses alami tubuh untuk membersihkan telinga, tetapi kotoran telinga yang berlebih dan menumpuk dapat menyebabkan gangguan pada telinga.

Saat kotoran telinga menumpuk atau tidak dibersihkan dengan benar, maka kotoran telinga dapat mengeras dan menghalangi saluran telinga serta mengganggu proses hantaran suara.

Terkadang, Anda dapat kehilangan pendengaran serta mengalami rasa sakit dan gatal pada telinga. Namun, jangan mencoba untuk mengeluarkan kotoran telinga menggunakan cotton bud. Berkonsultasilah kepada dokter untuk mencegah infeksi karena kotoran telinga.

infeksi telinga

2. Suara yang keras

Suara yang keras, seperti suara mesin, ledakan, mendengarkan musik dengan keras menggunakan earphone dalam waktu yang lama dapat menimbulkan gangguan pada telinga.

Suara yang keras dapat menyebabkan kerusakan pada saraf dan rambut-rambut pada koklea telinga yang mengirimkan sinyal suara ke otak. Kerusakan tersebut menyebabkan sinyal suara tidak tersalurkan dengan baik dan menyebabkan kehilangan pendengaran.

Suara yang keras juga dapat membuat gendang telinga pecah yang tentunya dapat mengakibatkan gangguan pada telinga, khususnya di bagian pendengaran.

3. Tekanan udara

Umumnya, efek tekanan udara terhadap telinga dapat dirasakan saat berada di pesawat. Anda mungkin merasakan rasa sakit dan kesulitan mendengar untuk sementara. 

Pada kasus yang parah, pergantian tekanan udara yang mendadak dapat menyebabkan pecahnya gendang telinga dan menyebabkan gangguan pada telinga.

gangguan pendengaran karena usia

4. Usia

Hal yang wajar jika orang berusia lanjut mengalami gangguan pada telinga, berupa gangguan pendengaran (presbikusis).

Serupa dengan suara keras, faktor usia dapat menyebabkan menurunnya fungsi saraf dan rambut-rambut pada koklea telinga, fungsi gendang telinga, dan fungsi tulang-tulang yang menghantarkan suara ke telinga bagian dalam.

5. Air

Jika Anda sering berenang, Anda pasti familiar dengan kondisi ini. Saat Anda berenang, air bisa saja terperangkap dalam telinga dan memicu timbulnya bakteri yang menyebabkan infeksi.

Biasanya gangguan pada telinga yang dirasakan adalah rasa sakit saat telinga bagian luar disentuh.

sakit telinga

6. Kondisi medis tertentu

Kondisi medis atau penyakit tertentu dapat menyebabkan gangguan pada telinga. Sakit gigi dapat menyebabkan rasa sakit di telinga karena saraf pada gigi dan telinga dekat dengan satu sama lainnya.

Kondisi medis lainnya, seperti infeksi pada tenggorokan, flu, alergi, sakit pada rahang, tumor, dan sebagainya, dapat menyebabkan gangguan pada telinga.

Gejala kehilangan pendengaran akibat gangguan pada telinga

Gangguan pada telinga dapat mengakibatkan berkurangnya kemampuan untuk mendengar, beberapa gejala kehilangan pendengaran adalah:

  • Kesulitan untuk mendengarkan konsonan
  • Perlu menaikkan volume televisi atau radio
  • Percakapan dan suara terdengar sayup-sayup
  • Kesulitan mengerti kata-kata, terutama ketika berada dalam kerumunan atau terdapat suara-suara lainnya
  • Sering meminta lawan bicara untuk berbicara lebih jelas, pelan, dan keras

Kondisi kehilangan pendengaran akibat gangguan pada telinga bisa membuat Anda atau kerabat menjauh dari lingkungan sosial atau menghindari percakapan. 

periksa pendengaran

Cegah kehilangan pendengaran karena gangguan pada telinga

Terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah kehilangan pendengaran akibat gangguan pada telinga, di antaranya:

  • Mengikuti pemeriksaan pendengaran, terutama bila Anda mengalami kesulitan dalam mendengar atau bekerja dalam lingkungan yang bising
  • Hindari aktivitas-aktivitas yang berpotensi membuat gangguan pada telinga yang memicu kehilangan pendengaran, seperti menggunakan perkakas yang berbunyi keras, mendengarkan konser musik rock, dan sebagainya. 
  • Buatlah jeda dari suara-suara yang bising atau menurunkan volume dari suara yang didengarkan untuk mencegah gangguan pada telinga
  • Lindungi telinga dengan mengurangi intensitas atau durasi terpapar suara, Apabila tempat kerja bising, Anda bisa menggunakan penutup telinga berbahan plastik atau yang berisi gliserin 

Konsultasi ke dokter

Segera konsultasikan ke dokter jika Anda merasakan gangguan pada telinga berupa gangguan pendengaran pada satu atau kedua telinga yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Dokter mungkin akan memberikan Anda antibiotik, obat tetes telinga, maupun penanganan lainnya.

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed