logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

BAB Warna Hitam, Apa Saja Penyebab yang Perlu Diketahui?

open-summary

BAB warna hitam pada umumnya disebabkan oleh makanan, obat-obatan, dan suplemen yang Anda konsumsi. Meskipun demikian, feses berwarna hitam juga bisa menjadi gejala beberapa penyakit serius.


close-summary

3.7

(40)

14 Agt 2019

| Arif Putra

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

BAB warna hitam umumnya terjadi saat sedang diare

Waspada jika Anda mendapati feses hitam yang disertai dengan darah dan nyeri yang hebat

Table of Content

  • Penyebab feses hitam: Makanan dan obat-obatan
  • Penyebab feses hitam: Perdarahan di saluran pencernaan
  • Kapan harus ke dokter jika menemukan BAB warna hitam?

Anda pernah mengalami buang air besar dengan kotoran berwarna hitam? BAB warna hitam menimbulkan perasaan tidak nyaman, karena Anda lantas menduga ada yang tidak beres di sistem pencernaan. Normalnya, feses memang berwarna cokelat sedang hingga cokelat tua.

Advertisement

Ada banyak faktor yang memicu feses hitam. Kotoran berwarna hitam bisa disebabkan oleh makanan, obat-obatan, dan suplemen yang Anda konsumsi. Walau begitu, BAB warna hitam juga menjadi penanda dari beberapa penyakit, termasuk kanker rektum dan di organ pencernaan lain, sehingga perlu Anda waspadai.

Penyebab feses hitam: Makanan dan obat-obatan

Feses warna hitam dapat disebabkan oleh apa yang Anda konsumsi, seperti makanan dan suplemen. Makanan yang berwarna biru tua, hijau, atau hitam (termasuk biskuit terkenal kesukaan Anda), dapat membuat kotoran menjadi hitam.

Selain makanan, obat-obatan dan suplemen juga bisa menimbulkan BAB warna hitam. Suplemen zat besi, misalnya, dapat memicu kondisi ini. Bahkan suplemen zat besi juga sering membuat feses berwarna hijau.

Berikut ini makanan, obat, dan zat yang merupakan penyebab feses berwatna hitam.

  • Blueberry
  • Suplemen zat besi
  • Akar manis berwarna hitam (black licorice)
  • Obat yang mengandung bismut, seperti bismut subsalisilat
  • Gelatin yang berwarna merah
  • Buah bit
  • Biskuit cokelat yang berwarna kehitaman

Baca Juga

  • Macam-Macam Jenis Painkiller (Obat Pereda Nyeri) dan Cara Pakainya yang Aman
  • Diet Golongan Darah B, Ketahui Jenis Makanan Bisa Dikonsumsi
  • Faringitis, Panas Dalam Akibat Peradangan Faring

Penyebab feses hitam: Perdarahan di saluran pencernaan

Kenapa bab warna hitam? Selain karena zat makanan dan obat-obatan, feses hitam juga bisa dipicu oleh perdarahan pada saluran pencernaan. Perdarahan di saluran pencernaan juga disebabkan oleh beberapa kondisi medis, termasuk penyakit serius.

  • Polip usus

Polip usus adalah benjolan kecil pada usus besar atau bagian rektum (usus besar bagian akhir). Kondisi medis ini dapat menyebabkan perdarahan, sehingga membuat feses Anda berwarna hitam. Kebanyakan polip usus tidak menimbulkan kanker. Meski demikian, risiko kanker tetap ada.

Untuk mengatasi polip usus, dokter mungkin akan menyarankan pembedahan untuk mengangkat polip tersebut.

  • Kanker dan tumor jinak

Kanker dan tumor jinak dapat terjadi pada organ-organ pencernaan, termasuk di dalam lambung, kerongkongan, usus besar, dan rektum. Munculnya kanker dan tumor jinak tersebut dapat menimbulkan perdarahan, sehingga membuat feses menjadi hitam.

Tumor jinak tidak akan berkembang menjadi kanker. Walau begitu, adanya tumor jinak di saluran pencernaan dapat melemahkan dinding organ di saluran tersebut, sehingga menimbulkan perdarahan.

  • Angiodisplasia

Feses hitam juga bisa disebabkan oleh angiodysplasia, kelainan pada pembuluh darah di bagian membran mukosa saluran pencernaan. Para ahli belum menemukan penyebab pasti dari angiosdisplasia.

Tindakan umum untuk menangani angiodisplasia yakni koagulasi plasma, untuk menutupi pembuluh darah.

  • Kolitis ulseratif

Kolitis ulseratif atau radang pada usus besar juga dapat menimbulkan perdarahan, sehingga feses yang dikeluarkan menjadi hitam. Sayangnya, belum diketahui penyebab peradangan ini.

Untuk menangani kolitis ulseratif, dokter mungkin akan memberikan obat-obatan, maupun merekomendasikan tindakan pembedahan.

  • Varises esofagus

Beberapa gangguan di saluran kerongkongan juga dapat memicu feses hitam, karena adanya perdarahan. Salah satu gangguan pada kerongkongan ini yakni varises esofagus.

Varises esofagus adalah pembesaran pembuluh darah, di saluran yang menghubungkan tenggorokan dan lambung. Beberapa kondisi medis yang menyebabkannya adalah gangguan hati, penyakit trombosis (pembuluh vena porta di saluran pencernaan yang tersumbat), serta infeksi parasit.

Penanganan varises esofagus akan bergantung pada penyebabnya, serta fokus untuk menghentikan perdarahan. Untuk menyetop perdarahan, dokter mungkin akan mengikat varises menggunakan karet khusus melalui prosedur endoskopi, memberikan obat-obatan, atau mengalihkan aliran darah di pembuluh vena porta.

  • Robeknya esofagus

Batuk atau muntah yang terlalu intens dapat merobek kerongkongan atau esofagus dan membuatnya berdarah. Kondisi ini dikenal dengan sebutan Mallory-Weiss tear. Dilansir dari Web MD, ternyata kondisi ini juga dapat menyebabkan feses berwarna hitam.

Sebenarnya, Mallory-Weiss tear dapat sembuh dengan sendirinya. Namun jika robekannya tidak kunjung sembuh, dokter dapat memberikan obat-obatan untuk menghentikan perdarahannya.

Segeralah datang ke dokter jika Anda mengalami muntah atau feses berwarna hitam, merasa pusing dan lesu, sesak napas, dan nyeri di dada atau perut.

Kapan harus ke dokter jika menemukan BAB warna hitam?

Pada banyak kasus, tinja berwarna hitam disebabkan oleh makanan dan obat-obatan yang Anda konsumsi. Apabila Anda mendapati BAB warna hitam, dan mengingat setiap makanan maupun obat yang dikonsumsi, maka feses hitam tidak menjadi masalah yang serius.

Namun, jika Anda merasa tidak mengonsumsi makanan penyebab feses hitam di atas, ada kemungkinan terjadi gangguan medis pada saluran pencernaan. Sehingga, Anda sangat dianjurkan untuk menghubungi dokter, terutama jika feses hitam disertai kondisi diare, muntah-muntah, sakit yang luar biasa, atau bahkan terdapat feses yang disertai darah.

Advertisement

penyakitkankerkanker lambunghidup sehatfeses

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved