Penyebab Feses Berwarna Hijau, Bisa Berbahaya Bisa Tidak

(0)
22 Jul 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Feses berwarna hijau tidak selalu menandakan penyakitFeses berwarna hijau bisa menandakan penyakit bisa tidak
Warna feses atau tinja yang keluar dari tubuh bisa menjadi penanda kondisi kesehatan. Tak terkecuali feses berwarna hijau. Memang, warna hijau pada kotoran manusia terkadang menandakan gangguan kesehatan tertentu. Namun pada banyak kasus, kondisi ini sebenarnya bisa saja terjadi meski tak ada penyakit apapun yang sedang Anda alami.

Penyebab feses berwarna hijau yang normal

Feses berwarna hijau tak selalu berarti Anda mengalami gangguan pencernaan. Seringkali, hal ini terjadi karena pola makan maupun sebagai efek samping dari konsumsi obat-obatan tertentu. Lebih jauh, berikut ini penyebab tinja berwarna hijau yang tak berbahaya bagi tubuh Anda.

1. Makanan hijau, seperti sayur

Rutin mengonsumsi sayuran hijau seperti bayam, kale, brokoli, atau bok choy dalam jumlah besar, bisa memicu keluarnya tinja berwarna hijau. Hal ini disebabkan karena sayuran tersebut mengandung klorofil, zat warna hijau pada tumbuhan.

2. Makanan berwana biru atau ungu

Mengonsumsi makanan berwarna biru atau ungu terkadang juga bisa memicu keluarnya feses berwarna hijau. Beberapa contoh makanan tersebut antara lain adalah buah blueberry, buah anggur, dan minuman anggur merah. Makanan dan minuman yang mengandung pewarna biru atau ungu juga dapat mengakibatkan keluarnya tinja yang berwarna hijau kebiruan.

3. Kopi atau makanan pedas

Kopi dan makanan pedas bisa mempercepat terjadinya proses pencernaan. akibatnya, tinja yang belum diproses sempurna dan masih berwarna hijau, sudah bisa keluar. Normalnya, tinja yang berwarna hijau belum akan keluar dan masih akan diolah hingga hasil akhirnya akan berwarna kecoklatan.

4. Vitamin, suplemen, atau antibiotik

Mengonsumsi suplemen zat besi secara rutin bisa mengubah warna tinja menjadi hijau gelap atau bahkan hitam.
Sementara itu, konsumsi antibiotik dapat membuat warna tinja menjadi hijau, karena obat ini dapat mengubah keseimbangan bakteri yang ada di saluran pencernaan.

5. Sedang menjalani diet tertentu

Diet tinggi lemak, seperti diet keto, bisa membuat warna feses berubah menjadi hijau terang. Pola makan vegetarian, yang membuat seseorang mengonsumsi sayuran hijau dalam jumlah banyak juga dapat menyebabkan feses yang keluar berwarna hijau.

Penyakit yang menyebabkan feses berwarna hijau

Feses berwarna hijau juga dapat menandakan adanya kondisi tertentu gangguan kesehatan, seperti:

1. Pigmen cairan empedu pada tinja

Cairan empedu adalah cairan berwarna kuning kehijauan yang dibuat di hati dan disimpan di dalam kantong empedu. Cairan ini berfungsi penting dalam penyerapan lemak di tubuh. Normalnya, cairan ini dipecah dan diolah terlebih dahulu sebelum dikeluarkan bersama tinja. Namun pada orang yang sedang mengalami diare, proses pengolahan cairan empedu tidak bisa berlangsung sempurna, sehingga pigmennya yang berwarna kuning kehijauan ikut keluar bersama tinja.

2. Infeksi bakteri, parasit, atau virus

Bakteri termasuk salmonella, parasit yang terdapat di air seperti giardia, dan norovirus bisa membuat sistem penernaan bekerja jauh lebih cepat dari biasanya, sehingga menyebabkan Anda mengalami diare. Saat diare, warna feses berubah menjadi hijau adalah hal yang seringkali terjadi.

3. Efek samping prosedur medis

Contoh prosedur medis dengan efek samping tertentu menyebabkan feses berwarna hijau adalah transplantasi sumsum tulang belakang. Apabila tubuh menolak organ yang di transplantasi tersebut, maka salah satu gejala yang akan terjadi adalah diare dan keluarnya tinja hijau.

4. Gangguan saluran pencernaan

Selain diare, beberapa gangguan saluran pencernaan lain juga dapat menyebabkan keluarnya feses berwarna hijau. Beberapa penyakit tersebut antara lain:

5. Anal fisur

Anal fisur adalah sobekan kecil yang terjadi di jaringan dinding anus. Biasanya, kondisi ini muncul saat tinja yang keluar memiliki tekstur sangat keras. Kondisi ini juga bisa dialami saat sedang diare kronis, sehingga feses yang keluar bisa berwarna hijau.

Perlukah feses berwarna hijau diperiksakan ke dokter?

Karena feses berwarna hijau tidak selalu menandakan gangguan kesehatan, maka tidak semua kondisinya perlu diperiksakan ke dokter. Namun, jika kondisi ini berlangsung karena diare dan tidak kunjung reda setelah tiga hari, maka ada baiknya kalau Anda mulai menghubungi dokter.Diare yang tak kunjung sembuh dan diobati bisa berujung pada dehidrasi dan kekurangan nutrisi.
Anda juga disarankan untuk segera memeriksakan tinja berwarna hijau ke doker apabila munculnya kondisi ini disertai dengan gejala lain, seperti:
  • Sakit perut
  • Darah pada tinja
  • Mual
Gejala-gejala tersebut bisa menandakan penyakit tertentu, sehingga perlu dilakukan penanganan yang tepat sesegera mungkin.
diaremasalah pencernaaninkontinensia tinjafeses
Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/green-stool-meaning-89207
Diakses pada 8 Juli 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/311377
Diakses pada 8 Juli 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/digestive-health/why-is-my-poop-green
Diakses pada 8 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait