logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Diare Saat Puasa, Kenali 5 Penyebab yang Sebaiknya Dihindari

open-summary

Jika mengalami diare saat puasa, maka yang bisa dilakukan adalah perbanyak konsumsi cairan saat sahur dan berbuka, mengonsumsi yogurt, jalani pola makan BRAT, dan menggunakan obat antidiare.


close-summary

3.45

(11)

10 Apr 2022

| Annisa Amalia Ikhsania

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Diare saat puasa disebabkan oleh penerapan pola makan yang tidak tepat saat sahur maupun berbuka puasa

Diare saat puasa bisa terjadi pada saat minggu-minggu pertama menjalani ibadah puasa

Table of Content

  • Penyebab diare saat puasa
  • Perlukah membatalkan puasa saat terkena diare?
  • Cara mengobati diare saat puasa
  • Catatan dari SehatQ

Diare saat puasa mungkin saja terjadi pada saat minggu-minggu pertama menjalani ibadah puasa. Salah satu gangguan pencernaan ini dapat muncul karena Anda tidak menerapkan pola makan yang tepat saat sahur dan berbuka. Lantas, apa penyebab dan bagaimana cara mengatasinya?

Advertisement

Penyebab diare saat puasa

Gangguan pencernaan merupakan salah satu masalah kesehatan yang kerap dijumpai pada minggu-minggu pertama puasa.

Kondisi ini wajar terjadi karena tubuh sedang menyesuaikan perubahan pola makan yang berbeda dari biasanya.

Salah satu gangguan pencernaan yang cukup sering dikeluhkan saat puasa, yaitu diare. Diare adalah gangguan pencernaan yang ditandai dengan buang air secara terus menerus.

Sebenarnya, diare bisa muncul setelah berbuka puasa, pada malam hari, atau saat sahur. Namun, pada beberapa kondisi tertentu, diare bisa muncul saat Anda tengah menjalani puasa.

Hal tersebut dapat terjadi karena penerapan pola makan yang tidak tepat saat sahur maupun berbuka puasa.

Selain itu, berkurangnya kemampuan usus untuk bekerja mencerna makanan karena Anda sedang berpuasa, juga bisa menjadi penyebab Anda diare saat berpuasa.

Walaupun puasa bukan jadi penyebab utama munculnya masalah diare, tetapi ada faktor pemicu yang menyebabkan Anda mengalami diare saat berpuasa, yakni:

1. Sering makan pedas saat sahur dan berbuka puasa

Sering makan pedas saat sahur bisa sebabkan diare saat puasa
Sering makan pedas saat sahur dan buka puasa bisa menyebabkan diare

Salah satu penyebab diare saat puasa adalah sering makan pedas saat sahur dan berbuka puasa.

Makan makanan pedas memang nikmat dan meningkatkan nafsu makan.

Tetapi pada beberapa orang, terlalu banyak makan pedas, terutama saat bulan puasa, bisa berisiko memicu beberapa gangguan pencernaan, seperti diare.

Kandungan capsaicin yang berasal dari lada dan cabai dapat mengiritasi usus kecil sehingga menimbulkan perut mulas dan anus terasa panas seperti terbakar.

Capsaicin juga dapat mengaktifkan reseptor tubuh sehingga menyebabkan makanan bergerak ke usus besar lebih cepat.

Kondisi tersebut yang bisa mengakibatkan Anda jadi sering bolak-balik ke kamar mandi untuk buang air.

2. Makan makanan yang berbumbu tajam

Makan makanan berbumbu tajam juga berisiko mengalami diare saat puasa
Hindari makanan berbumbu tajam saat sahur agar tidak menyebabkan diare

Makan makanan yang berbumbu tajam, seperti mengandung banyak rempah-rempah dan santan, juga berisiko menyebabkan Anda mengalami diare.

Bagi Anda yang memiliki riwayat gangguan pencernaan, sebaiknya hindari makanan berbumbu tajam, seperti rendang, gulai, dan opor, saat sahur dan berbuka puasa agar terhindar dari masalah diare.

3. Makan makanan berlemak dan berminyak

Makan makanan berlemak dan berminyak bisa bikin diare saat puasa
Sering makan makanan berminyak saat sahur dan berbuka puasa berisiko mengakibatkan diare

Mengonsumsi makanan tinggi lemak dan berminyak saat sahur dan berbuka puasa, membuat perut menjadi lebih lamban dalam mencerna atau mengosongkan makanan dari lambung. Akibatnya, tidak jarang Anda mengalami mual, muntah, dan sakit perut.

Pada beberapa orang dengan riwayat gangguan pencernaan tertentu, seperti irritable bowel syndrome (IBS), penyakit Celiac, penyakit Crohn, mengonsumsi makanan tinggi lemak dapat memperparah gangguan pencernaan yang terjadi dan memicu munculnya sakit perut hingga diare.

4. Minum minuman berkafein terlalu banyak

Minuman berkafein terlalu banyak bisa sebabkan diare saat puasa
Terlalu banyak minum kopi saat sahur dan berbuka puasa bisa bikin Anda sering buang air

Diare saat puasa bisa terjadi karena sistem pencernaan bekerja terlalu berat dalam menyerap air dan garam.

Ada berbagai penyebab yang dapat memicu kondisi ini, termasuk minuman yang mengandung kafein, seperti teh, kopi, atau minuman bersoda.

Jika terlalu banyak minum minuman berkafein saat sahur dan berbuka puasa, maka bukan tidak mungkin Anda dapat mengalami diare saat berpuasa.

5. Mengidap intoleransi laktosa

Diare saat puasa yang terjadi terus menerus bisa karena intoleransi laktosa
Sering diare saat puasa bisa jadi gejala intoleransi laktosa

Jika sering diare atau diare lebih parah, termasuk saat puasa, setelah minum susu atau mengonsumsi produk olahan susu, bisa jadi Anda mengidap intoleransi laktosa.

Laktosa adalah gula yang terkandung dalam susu dan produk olahan susu lainnya, seperti yogurt dan keju.

Kondisi intoleransi laktosa dapat meningkat seiring bertambahnya usia karena menurunnya kadar enzim yang berfungsi mencerna laktosa.

Perlukah membatalkan puasa saat terkena diare?

Sebenarnya, hal ini bergantung pada tingkat keparahan diare yang Anda alami. 

Apabila diare saat puasa yang dialami tergolong ringan, tidak memengaruhi aktivitas puasa, dan tidak terlalu menyebabkan kelelahan atau dehidrasi, maka orang yang berpuasa dianjurkan tidak membatalkan puasa.

Ini artinya, Anda harus menyelesaikan puasa hingga waktu berbuka tiba.

Namun, jika diare yang Anda alami terbilang berat, bahkan, Anda sampai merasa sangat kelelahan karena tubuh Anda kehilangan cairan, maka Anda harus menyegerakan berbuka sebagai cara mengobati diare saat puasa.

Sebab jika tidak, kondisi tersebut dapat berakibat fatal.

Jika ragu ingin membatalkan puasa atau tidak saat mengalami diare, Anda juga bisa menanyakannya pada seseorang yang lebih ahli dalam agama.

Baca Juga

  • Bahaya Makan Gorengan untuk Buka Puasa Setiap Hari
  • Sebelum Perjalanan Jauh, Terapkan 10 Tips Mudik Bersama Anak Ini!
  • Benarkah Teh Pahit untuk Diare Bermanfaat? Ini Penjelasannya

Cara mengobati diare saat puasa

Jika Anda mengalami diare dan berisiko mengalami dehidrasi, berikut beberapa cara mengatasinya yang bisa dilakukan.

1. Perbanyak konsumsi cairan

Diare bisa menyebabkan Anda kekurangan cairan dalam tubuh. Terlebih saat berpuasa, Anda tidak akan mendapatkan asupan cairan tubuh selama beberapa jam.

Kondisi ini dapat memperburuk kondisi tubuh Anda sehingga mengakibatkan dehidrasi. Anda pun jadi tidak maksimal melakukan berbagai aktivitas selama berpuasa karena tubuh merasa lelah karena kekurangan energi.

Jika Anda harus berbuka puasa akibat mengalami diare, segera perbanyak konsumsi air putih maupun cairan lainnya.

Anda juga bisa mengonsumsi oralit sebagai cara mengobati diare saat puasa yang menyebabkan dehidrasi. Oralit terdiri dari campuran air dengan gula dan garam.

Cairan ini berfungsi untuk menggantikan karbohidrat, elektrolit atau ion, dan mineral penting lainnya yang hilang dalam tubuh.

Selain air putih dan cairan oralit, Anda dapat memenuhi konsumsi cairan tubuh melalui jus buah-buahan (tanpa gula) atau sup sayur.

Sebaiknya, hindari minum minuman yang berkafein atau minuman manis yang dapat memperparah kondisi diare.

2. Konsumsi yogurt

Sebenarnya, mengonsumsi produk olahan susu sebagai cara mengobati diare saat puasa tidak dianjurkan saat diare masih berlangsung.

Namun, Anda masih bisa mengonsumsi yogurt saat waktu berbuka tiba sebagai salah satu cara mengatasi diare saat puasa.

Bakteri probiotik yang terkandung dalam yogurt berfungsi melawan bakteri jahat pada sistem pencernaan dan membantu perjalanan makanan di saluran cerna.

Dengan mengonsumsi yogurt, maka bakteri probiotik dalam sistem pencernaan yang sempat terbuang karena diare akan kembali terpenuhi.

Selain itu, studi dari American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa konsumsi yogurt mampu meningkatkan kekebalan pencernaan.

3. Lakukan pola makan BRAT

BRAT adalah singkatan dari banana (pisang), rice (nasi), apple sauce (saus apel, yakni apel yang dihaluskan tetapi bukan dijus), dan toast (roti panggang).

Pola makan BRAT adalah konsumsi jenis makanan yang memiliki serat yang padat namun mudah dihaluskan sehingga baik bagi organ pencernaan.

Sumber kalori utama dalam pola makan BRAT berasal dari roti dan nasi yang merupakan karbohidrat sederhana, tetapi mudah dicerna dan dapat membantu menghasilkan energi.

Sedangkan, buah apel dan pisang bermanfaat untuk mengatasi diare. Buah pisang dipilih karena dapat mengembalikan mineral tubuh, terutama kalium, yang hilang.

4. Menggunakan obat antidiare

Salah satu cara mengobati diare saat puasa adalah dengan menggunakan obat diare yang bebas tanpa resep dokter. Salah satu jenis obat yang umum digunakan adalah loperamide.

Selalu baca petunjuk penggunaannya bila mengonsumsi obat ini.

informasi selengkapnya mengenai tips puasa

Catatan dari SehatQ

Diare saat puasa memang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman.

Jadi, pastikan Anda juga banyak beristirahat untuk membantu memulihkan fisik sehingga Anda bisa kembali melakukan ibadah puasa.

Jika diare bertambah parah disertai dengan gejala, seperti feses berdarah dan muncul rasa sakit saat buang air besar, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam.

Anda juga bisa konsultasi gratis dengan dokter melalui chat di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.

Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.

Advertisement

tips puasadiareramadan

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved