logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Mengenal Berbagai Penyebab Diabetes dan Penanganannya

open-summary

Penyebab diabetes bisa karena penyakit tertentu maupun pola hidup tidak sehat. Terapi insulin adalah cara untuk mengobati diabetes tipe 1 maupun tipe 2.


close-summary

28 Mei 2021

| Rhandy Verizarie

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

penyebab diabetes

Diabetes disebabkan oleh kondisi medis tertentu dan gaya hidup tidak sehat

Table of Content

  • Penyebab diabetes
  • Penyebab diabetes karena gaya hidup
  • Penanganan Diabetes
  • Catatan dari SehatQ

Diabetes adalah penyakit yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah di dalam tubuh. Terdapat tiga jenis diabete, yakni diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, dan diabetes gestasional. Apa penyebab diabetes yang merupakan salah satu penyakit mematikan ini?

Advertisement

Penyebab diabetes

Seseorang dikatakan mengalami diabetes apabila kadar gula darahnya terbilang tinggi. Ini terjadi akibat tidak memadainya kadar insulin, yang seharusnya bertugas mengubah glukosa dari makanan menjadi energi bagi tubuh.

Diabetes adalah penyakit mematikan. Data dari WHO menyebutkan bahwa sekitar 1,5 juta jiwa melayang akibat diabetes pada tahun 2019.

Ada berbagai macam penyebab diabetes melitus, mulai dari adanya kondisi kesehatan tertentu hingga faktor gaya hidup tidak sehat. 

1. Resistensi insulin

Resistensi insulin menjadi penyebab diabetes melitus paling umum. Resistensi insulin adalah kondisi ketika tubuh tidak dapat merespons insulin sebagaimana mestinya. 

Sejatinya, insulin berperan untuk membantu penyerapan glukosa di dalam darah untuk masuk ke sel tubuh. Dari sana, glukosa akan diubah menjadi energi.

Akan tetapi, ketika mengalami resistensi insulin, tubuh tidak lagi peka. Akibatnya, glukosa tidak dapat diubah menjadi energi.

Alih-alih diubah, glukosa justru akan menumpuk di dalam darah. Inilah yang kemudian yang memicu tingginya kadar gula dalam darah.

2. Gangguan autoimun

Diabetes memang identik dengan penyakit orang tua. Namun kenyataannya, anak-anak, remaja, hingga orang dewasa muda juga bisa mengalami kencing manis. Penyebab diabetes di usia muda biasanya adalah gangguan autoimun.

Gangguan autoimun tersebut membuat sistem kekebalan malah merusak sel-sel tubuh, termasuk sel pada organ pankreas tempat diproduksinya hormon insulin.

Akibatnya, tubuh tidak mampu memproduksi insulin yang dibutuhkan untuk mengontrol gula darah. Kondisi ini dikenal sebagai diabetes tipe 1.

Hingga saat ini, belum dapat diketahui secara pasti penyebab terjadinya gangguan autoimun tersebut. Namun diduga, hal ini berkaitan dengan respons berlebihan sistem imum terhadap infeksi.

3. Gangguan hormon

Gangguan hormon juga menjadi penyebab diabetes melitus. Dilansir dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), beberapa jenis gangguan hormon penyebab kencing manis antara lain:

  • Glukagonoma, yakni ketika hormon insulin yang diproduksi kurang dari ideal
  • Cushing’s syndrome, yakni ketika tubuh terlalu banyak memproduksi hormon kortisol
  • Acromegaly, yakni ketika produksi hormon pertumbuhan berlebihan
  • Hipertiroidisme, yakni ketika kadar hormon tiroid melebihi normal

4. Kerusakan pankreas

Pankreas adalah organ yang berfungsi memproduksi insulin. Tak ayal, kerusakan yang terjadi pada organ ini akan berdampak pada terganggunya produksi insulin sehingga menyebabkan diabetes.

Beberapa masalah kesehatan yang bisa menyebabkan kerusakan pada pankreas adalah:

  • Radang pankreas (pankreatitis)
  • Trauma pankreas
  • Kanker pankreas

5. Usia

Meski bukan penyebab, usia nyatanya dapat meningkatkan risiko Anda mengalami diabetes, alias kencing manis. 

Ya, seiring bertambahnya usia, fungsi-fungsi tubuh akan mengalami penurunan kinerja, termasuk pankreas untuk memproduksi hormon insulin.

Ditambah lagi, usia yang bertambah membuat seseorang jadi lebih jarang bergerak, berat badan meningkat, dan penurunan massa otot. Tak ayal, risiko untuk mengalami diabetes—terutama diabetes tipe 2—menjadi bertambah.

6. Keturunan (genetik)

Faktor risiko yang menjadi penyebab kencing manis selanjutnya adalah keturunan (genetik). Seseorang yang memiliki riwayat penyakit ini lebih berisiko berpotensi mewariskan pada keturunannya kelak.

Bahkan, jika kedua orang tua sama-sama menderita diabetes, risiko anaknya untuk mengalami diabetes bisa mencapai 50 persen.

Akan tetapi, bukan berarti memiliki anggota keluarga yang mengalami diabetes pasti membuat Anda mengalami hal yang sama di kemudian hari.

Menjalankan gaya hidup sehat adalah salah satu cara mencegah diabetes, sekalipun Anda memiliki keturunan diabetes.

Baca Juga

  • Batuk Akibat Bakteri Bordetella pertussis, Mengapa Disebut Batuk 100 Hari?
  • 9 Penyebab Sakit Leher Sebelah Kanan
  • Efek Samping Obat TBC yang Perlu Anda Ketahui Saat Melakukan Pengobatan

Penyebab diabetes karena gaya hidup

Gaya hidup ternyata juga berpengaruh besar terhadap risiko diabetes pada seseorang. 

Berikut ini adalah faktor gaya hidup yang dapat meningkatkan risiko Anda mengalami diabetes:

1. Obesitas

Menurut American Diabetes Association, kelebihan berat badan, alias obesitas, dapat menjadi penyebab diabetes di usia muda maupun usia lainnya. 

Bahkan, obesitas diklaim dapat meningkatkan risiko diabetes hingga 80 persen. Tidak hanya diabetes tipe 2, obesitas merupakan faktor risiko untuk berbagai penyakit metabolik.

2. Jarang berolahraga

Jarang berolahraga, malas gerak, dan kurangnya aktivitas fisik disebut-sebut turut menyebabkan diabetes. Pasalnya, jarang melakukan aktivitas fisik menurut NIDDK dapat menyebabkan penumpukan lemak di area perut.

Nah, penumpukan lemak perut inilah yang memicu terjadinya resistensi insulin sehingga berujung pada meningkatnya kadar gula darah.

3. Konsumsi gula terlalu banyak

Mengonsumsi makanan ataupun minuman yang mengandung banyak gula, terutama pemanis buatan, menurut sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal PLOS One dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2. 

Hal ini karena pankreas akan bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin dalam jumlah banyak.

Kendati hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut, tidak ada salahnya juga jika mulai saat ini Anda membatasi konsumsi gula dalam jumlah banyak

4. Konsumsi garam terlalu banyak

Tidak hanya gula, garam pun dapat menjadi penyebab diabetes. Mengapa demikian?

Konsumsi garam—apalagi dalam jumlah tinggi—dapat memicu tekanan darah tinggi (hipertensi). Penderita hipertensi lebih mungkin untuk mengalami diabetes, di samping penyakit lainnya seperti stroke dan serangan jantung.

Seakan mengamini, penelitian yang dipresentasikan dalam European Association for the Study of Diabetes (EASD) juga mengungkapkan bahwa asupan garam yang terlalu banyak dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2. 

Sebaiknya jangan mengonsumsi garam lebih dari 5 gram atau satu sendok makan per harinya. Konsultasikan hal ini lebih lanjut dengan dokter Anda. 

5. Kurang asupan gluten

Gluten adalah sejenis protein yang umumnya kita temui pada beberapa jenis makanan, seperti gandum, roti, dan oat.

Menurut para ahli, kurangnya asupan gluten dapat menjadi penyebab diabetes tipe 2. Pasalnya, gluten kaya akan kandungan serat. 

Serat inilah yang berperan dalam meningkatkan sensitivitas insulin, alias kepekaan tubuh Anda dalam merespons insulin. 

Namun, Anda sebaiknya hati-hati dan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menerapkan diet gluten, terutama jika Anda mengalami penyakit Celiac.

Pasalnya, penderita penyakit Celiac justru harus menghindari konsumsi gluten.

6. Kurang minum

Kurang minum tidak hanya akan membuat Anda dehidrasi, tapi juga menyebabkan diabetes. Demikian yang diungkapkan oleh sebuah studi tahun 2011 yang dimuat dalam Journal of Diabetes Care. 

Asupan air putih yang kurang dapat menyebabkan gula darah naik hingga berujung diabetes. Hal ini diduga karena adanya peningkatan hormon vasopresin.

Hormon ini menyebabkan ginjal mencegah air dan organ hati untuk menghasilkan gula darah. Alhasil, fungsi pengaturan hormon insulin menjadi terganggu. 

7. Penggunaan obat dan suplemen

Penggunaan obat dan suplemen tertentu juga menjadi penyebab diabetes melitus. Obat-obatan yang dimaksud antara lain:

  • Vitamin B3
  • Diuretik
  • Antikejang
  • Obat untuk perawatan HIV
  • Pentamidine glukokortikoid
  • Obat kolesterol

8. Penggunaan obat kumur

Fungsi obat kumur untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut memang benar adanya. Namun siapa sangka, penggunaan obat kumur juga berpotensi menyebabkan diabetes.

Penelitian tahun 2018 yang dimuat dalam British Dental Journal menyebutkan bahwa menggunakan obat kumur sebanyak 2 kali sehari dapat meningkatkan risiko diabetes, bahkan hingga 50 persen. 

Kandungan bahan kimia pada obat kumur bisa membunuh bakteri baik di dalam mulut yang seharusnya memproduksi nitrat monoksida.

Nitrat monoksida sendiri diketahui berperan dalam mengatur produksi hormon insulin oleh pankreas. 

Penanganan Diabetes

Cara mengatasi diabetes biasanya akan tergantung dari penyebab, jenis, dan tingkat keparahan gejala diabetes. Pada umumnya, penderita diabetes akan diminta menggunakan obat diabetes, untuk merangsang insulin agar gula darah terkendali, bila diet dan perubahan pola makan tidak dapat membantu.

Selagi terapi insulin, pasien juga tetap diminta untuk menerapkan pola hidup sehat seperti mengonsumsi makanan untuk penderita diabetes dan rajin berolahraga.

Catatan dari SehatQ

Mengetahui penyebab diabetes bertujuan agar Anda bisa lebih waspada dan melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap penyakit berbahaya ini.

Melakukan pola hidup yang sehat adalah cara mencegah diabetes yang paling utama. Atur pola makan yang benar, rutin berolahraga, hingga menjaga berat badan adalah hal-hal yang sudah sepatutnya dilakukan.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar penyebab kencing manis serta penanganan dan pencegahannya, silahkan berkonsultasi melalui layanan live chat di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.

Download sekarang juga di App Store dan Google Play. 

Advertisement

penyakitdiabetesdiabetes melitus tipe 1diabetes melitus tipe 2

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved