Segala Penyebab Di Balik Ukuran Lingkar Kepala Bayi Kecil

Penyebab ukuran lingkar kepala bayi kecil adalah kelainan genetik, komplikasi kehamilan dan persalinan, serta virus dan toksin
Ukuran lingkar kepala bayi perlu diperhatikan

Pengukuran lingkar kepala bayi adalah salah satu pengukuran yang penting untuk memantau tumbuh dan kembang bayi, lebih spesifik untuk memantau pertumbuhan otak. Pengukuran dilakukan dengan melingkarkan pita ukur dari atas alis, melewati telinga bagian atas, sampai ke bagian kepala yang menonjol di belakang. Kemudian hasilnya diplot ke dalam kurva pertumbuhan sesuai dengan usia dan jenis kelamin bayi. Pengukuran dilakukan hingga usia dua tahun.

Jika ternyata hasil plot menunjukkan bahwa lingkar kepala bayi berada dua standar deviasi di bawah rata-rata atau berada di bawah persentil 3, ukuran lingkar kepala bayi tersebut tergolong kecil. Kondisi di mana ukuran lingkar kepala lebih kecil dibandingkan lingkar kepala anak pada umumnya disebut dengan mikrosefali. Mikrosefali, atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan microcephaly, secara harfiah memiliki arti kepala kecil.

Lingkar kepala merepresentasikan volume otak sehingga pada mikrosefali dapat dikatakan volume otak juga di bawah rata-rata. Meskipun begitu, kondisi ini tidak selalu berdampak pada tingkat intelegensi bayi. Bayi dengan ukuran kepala yang kecil juga ada yang memiliki tingkat intelegensi normal.

Ukuran lingkar kepala bayi yang kecil bisa dideteksi sejak di dalam kandungan melalui pemeriksaan USG pada sekitar usia kehamilan 28 minggu atau trimester ketiga. Melalui pemeriksaan USG, lingkar kepala bayi dapat diukur dan kemudian dibandingkan dengan nilai referensi sesuai usia.

Pengukuran lingkar kepala setelah bayi lahir dilakukan setelah 24 jam pertama bayi lahir, kemudian dilanjutkan secara berkala bersamaan dengan pemeriksaan bayi setiap bulannya selama dua tahun pertama. Data yang ada akan diplot ke dalam kurva pertumbuhan, kemudian dilihat bagaimana kenaikannya, apakah sesuai dengan kurva atau tidak.

Jika ditemukan lingkar kepala yang kecil dalam satu pemeriksaan, maka pengukuran lingkar kepala harus dilakukan dengan lebih ketat dan rutin. Bila diperlukan, dokter dapat melakukan pemeriksaan tambahan, seperti MRI, CT scan, atau tes darah untuk mengevaluasi derajat beratnya penyakit dan kemungkinan penyebab.

[[artikel-terkait]]

Penyebab Ukuran Lingkar Kepala Bayi Kecil

Lingkar kepala bayi yang kecil dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti kelainan genetik, komplikasi kehamilan dan persalinan, atau paparan terhadap virus dan toksin saat bayi berada di dalam kandungan.

1. Kelainan Genetik

Kelainan genetik yang menyebabkan mikrosefali atau lingkar kepala kecil, di antaranya:

  • Sindrom Down, yang disebabkan oleh kelainan pada kromosom 21 (trisomi 21). Selain kepala yang kecil, sindrom Down juga ditandai dengan keterlambatan perkembangan kognitif, disabilitas intelektual, kelemahan otot, dan muka yang khas (muka Mongoloid).
  • Sindrom Cri du Chat. Sesuai dengan namanya, gejala yang khas dari sindrom ini adalah tangisan bayi yang melengking seperti suara kucing.

2. Infeksi Virus, Paparan Toksin, dan Obat-Obatan

Infeksi virus, paparan toksin, dan obat-obatan juga memengaruhi terjadinya lingkar kepala kecil. Berikut adalah faktor-faktor penyebabnya:

  • Virus Zika. Menyusul wabah Zika di Brazil pada tahun 2015, ditemukan bayi dari ibu hamil yang terinfeksi Zika memiliki ukuran kepala yang kecil. Infeksi pada ibu hamil dapat ditularkan kepada bayi dan menyebabkan kelainan bawaan yang serius.
  • Keracunan merkuri. Paparan merkuri terhadap ibu hamil, melalui air, daging, atau ikan yang terkontaminasi, dapat menyebabkan kerusakan otak bayi.
  • Rubella kongenital. Infeksi rubella pada trimester pertama kehamilan dapat menyebabkan mikrosefali.
  • Infeksi toksoplasma. Toksoplasma dapat ditemukan pada kotoran kucing dan daging yang mentah. Paparan terhadap kotoran kucing dan makan daging yang tidak matang saat hamil dapat menyebabkan mikrosefali.

3. Komplikasi Kehamilan dan Persalinan

Komplikasi kehamilan dan persalinan yang mengganggu aliran darah ke otak bayi dapat menyebabkan mikrosefali, misalnya malnutrisi ibu, persalinan lama, atau perdarahan.

Ikatan Dokter Anak Indonesia. http://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/pentingnya-pengukuran-lingkar-kepala-dan-ubun-ubun-besa

Diakses pada Mei 2019

Maternal and Child Bureau. Interpreting growth in head circumference.
https://depts.washington.edu/growth/ofc/text/moduleprint.doc
Diakses pada Mei 2019

Medscape. https://reference.medscape.com/calculator/infant-head-circumference
Diakses pada Mei 2019

Stanford Children’s Health. https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=microcephaly-90-P02610
Diakses pada Mei 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed