Inilah Penyebab dan Tanda-tanda Hamil Kosong yang Harus Anda Ketahui

04 Jul 2019 | Oleh
Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari
Banyak wanita yang tidak menyadari tanda-tanda dari hamil kosong
Hamil kosong sulit disadari kecuali melakukan pemeriksaan tertentu

Di Indonesia, ada mitos yang beredar bahwa hamil kosong atau kehamilan anembrionik terjadi karena calon janin “diambil” oleh makhluk halus. Pernyataan tersebut tentu saja tidak tepat. Dari segi medis, jenis kehamilan ini merupakan hal yang tidak jarang terjadi. Kehamilan anembrionik adalah kondisi di mana sel telur yang dibuahi menempel di dinding rahim, namun tidak berkembang menjadi embrio. Maka dari itu, kehamilan ini juga disebut sebagai hamil kosong.

Pada kehamilan anembrionik, plasenta dan kantung embrio sudah terbentuk tapi tidak ada bayi yang tumbuh. Selain itu, plasenta juga masih menghasilkan hormon human chorionic gonadotropin (hCG) yang menunjukkan kehamilan.

Tanda-tanda hamil kosong

Pada masa awal kehamilan, kehamilan anembrionik bisa menunjukkan tanda-tanda yang sama persis dengan hamil biasa. Berikut adalah tanda-tanda hamil kosong:

  • Hasil tes kehamilan positif

Tak hanya kehamilan normal, kehamilan anembrionik juga bisa menunjukkan hasil positif ketika penderitanya melakukan tes kehamilan. Hasil ini dipengaruhi oleh hormon hCG yang tetap ada dari plasenta, meski embrionya tidak ada.

  • Nyeri payudara

Nyeri payudara juga menjadi salah satu dari tanda-tanda hamil kosong. Banyak orang yang mengira bahwa ini adalah tanda dari kehamilan yang normal sehingga mereka mengabaikan kondisi ini. Padahal nyeri payudara tak selalu menjadi tanda dari kondisi kehamilan yang sehat.

  • Tidak menstruasi

Ketika seseorang berhenti menstruasi saat menanti kehamilan, mereka mungkin langsung menyimpulkan bahwa dirinya sedang hamil, apalagi jika tes kehamilan menunjukkan hasil positif. Namun kenyataannya tidak demikian. Tanpa pemeriksaan secara lebih lanjut, hamil kosong sulit dideteksi dan mungkin secara tiba-tiba dapat menunjukkan tanda keguguran.

  • Mual dan muntah

Mual dan muntah tentu menjadi tanda yang paling umum dari kehamilan, termasuk kehamilan kosong. Seseorang mungkin akan merasa mual secara tiba-tiba dan muntah tanpa sebab. Hal tersebut bukan hanya merupakan tanda dari kehamilan normal saja, tapi bisa juga menjadi tanda dari kehamilan anembrionik.

[[artikel-terkait]]

Tanda-tanda yang muncul setelah keguguran kehamilan anembrionik

Tanda-tanda yang sama dengan kehamilan biasa, umumnya akan berhenti setelah penderitanya mengalami keguguran karena tubuh secara otomatis menghentikan kehamilan. Keguguran dalam kehamilan anembrionik terjadi ketika plasenta berhenti tumbuh dan hormon menurun. Kehamilan anembrionik pun akan menunjukkan gejala yang meliputi:

  • Bercak atau pendarahan pada vagina

Adanya bercak atau pendarahan pada vagina merupakan tanda yang harus diwaspadai dari kehamilan anembrionik. Seseorang mungkin tidak menyadari bahwa dirinya hamil, hingga seketika muncul bercak dan perdarah pada vagina yang menandakan keguguran kehamilan ini.

  • Menstruasi yang lebih berat dari normal

Setelah terjadi keguguran hamil anembrionik, penderitanya akan mengalami menstruasi yang lebih berat. Kondisi ini tentunya akan sangat mengganggu karena banyaknya darah menstruasi yang keluar.

  • Nyeri payudara hilang

Ketika tanda-tanda kehamilan biasa mulai hilang, maka nyeri payudara juga perlahan hilang. Penderita kehamilan kosong tidak akan merasakan lagi nyeri payudara seperti sebelumnya.

  • Kram perut

Kram perut dapat menjadi tanda dari keguguran hamil anembrionik. Seseorang dengan kehamilan ini mungkin akan merasakan kram perut yang ringan atau bahkan berat. Jika kram perut yang dirasakan tidak kunjung membaik atau semakin buruk, maka ia harus segera mendapatkan bantuan medis.

Sebagian wanita menunggu kehamilan anembrionik gugur dengan sendirinya, sementara sebagian wanita lain meminum obat penggugur untuk mempercepat proses keguguran dan melakukan kuret. Dalam memilih hal tersebut, sebaiknya konsultasikan pada dokter mengenai efek samping dan kapan kemungkinan bisa hamil lagi.

Sementara jika Anda baru hamil, memeriksakan kandungan secara rutin ke dokter bisa membantu mendeteksi hamil kosong lebih dini. Selain itu, berkonsultasilah pada dokter jika Anda mengalami hamil kosong secara berulang kali untuk menemukan penyebab yang mendasarinya.

Penyebab hamil kosong

Penyebab dari hamil kosong atau anembrionik tidak diketahui secara pasti. Tetapi, diduga disebabkan oleh kelainan pada sel telur yang dibuahi atau kualitas dari sel telur dan sperma yang buruk. Selain itu, kehamilan ini juga disebabkan oleh pembelahan sel yang tidak normal.

Kehamilan anembrionik biasanya terjadi pada masa awal kehamilan, tepatnya di minggu ke 8-13, atau bahkan bisa terjadi sebelum seseorang mengetahui jika dirinya hamil. Hamil kosong bisa terjadi sangat dini sehingga tidak dikenali. Bahkan 50% masalah keguguran pada trimester pertama disebabkan oleh kehamilan anembrionik.

Akan tetapi, wanita yang pernah mengalami kondisi ini biasanya bisa mendapat kehamilan yang normal pada kehamilan berikutnya. Pada sebagian besar wanita, hamil kosong hanya terjadi sekali dan tidak dapat dicegah.

Referensi

Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/blighted-ovum#symptoms
Diakses pada Juli 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/pregnancy-loss-miscarriage/expert-answers/blighted-ovum/faq-20057783
Diakses pada Juli 2019

WebMD. https://www.webmd.com/baby/blighted-ovum#1
Diakses pada Juli 2019

American Pregnancy. https://americanpregnancy.org/pregnancy-complications/blighted-ovum/
Diakses pada Juli 2019

Yang juga penting untuk Anda
Baca Juga
Diskusi Terkait:
Lihat pertanyaan lainnya
Back to Top