Mimisan Saat Hamil, Kenali Penyebab dan Cara Menghentikannya


Mimisan saat hamil merupakan hal yang normal, sebab adanya perubahan hormonal. Mimisan pada ibu hamil bisa dicegah dengan kompres dingin dan konsumsi vitamin K.

0,0
11 Oct 2019|Dina Rahmawati
Mimisan saat hamil terjadi akibat perubahan hormonalMimisan saat hamil tidak selalu mengindikasikan bahaya
Mimisan saat hamil kerap kali menimbulkan kepanikan. Namun, rupanya keluhan ibu hamil yang satu ini tidak selalu menandakan masalah yang serius.Jika terjadi sesekali dan ringan, biasanya merupakan hal yang normal dan tak mengkhawatirkan. Kondisi ini memang bisa terjadi pada sebagian wanita hamil, dan penyebabnya pun bermacam-macam.

Penyebab mimisan saat hamil

Mimisan saat hamil terjadi akibat adanya perubahan hormonal
Mimisan saat hamil terjadi akibat adanya perubahan hormonal
Sekitar 1 dari 8 wanita mengalami mimisan saat hamil.Faktanya, wanita hamil memiliki kemungkinan mengalami mimisan dua kali lebih besar daripada wanita yang tidak hamil. Ibu hamil mimisan rupanya beralasan.Penyebab mimisan pada ibu hamil adalah karena adanya aktivitas hormon. Hormon-hormon kehamilan, seperti progesteron dan estrogen, memengaruhi cara kerja pembuluh darah.Pada masa kehamilan, hormon estrogen membuat pembuluh darah Anda melebar, termasuk pembuluh darah di hidung.Sementara, Menurut riset terbitan Case Reports in Obstetrics and Gynecology, hormon progesteron membuat suplai darah meningkat.Hal ini memberi tekanan pada pembuluh darah halus di hidung. Akibatnya, saluran hidung dan saluran napas menjadi bengkak.Perubahan hormon tersebut pun membuat pembuluh darah menjadi lebih mudah pecah dan menyebabkan mimisan.Selain itu, wanita hamil juga lebih mungkin mengalami mimisan ketika:
  • Pilek
  • Infeksi sinus
  • Alergi
  • Selaput di dalam hidung mengering akibat cuaca dingin, ruangan ber-AC, lingkungan dengan udara yang kering, dan semacamnya
  • Cuaca panas yang membuat selaput hidung kering sehingga rentan berdarah
  • Cedera atau memiliki kondisi medis tertentu yang dapat terjadi pada saat hamil, seperti halnya hipertensi dalam kehamilan atau gangguan pembekuan aliran darah sehingga berpotensi memicu terjadinya mimisan.
Saat hamil, mimisan karena kecapekan pun juga memungkinkan terjadi. Sebab, saat melakukan segudang kegiatan, tubuh pun akan letih. Ini membuat pembuluh darah pada hidung menegang sehingga pecah. Akibatnya, darah pun mengalir dari hidung.Mimisan karena stres pun juga memungkinkan pada ibu hamil. Namun, hubungan antara mimisan dan stres pun perlu penelitian lebih lanjut.

Berbahayakah mimisan saat hamil?

Terjadinya mimisan saat hamil mungkin bisa membuat ibu sangat khawatir dan stres. Akan tetapi, selama tidak kehilangan banyak darah, jarang terjadi, dan dapat berhenti sendiri, maka kondisi ini bukan termasuk hal yang berbahaya dan tak perlu dikhawatirkan.Mimisan saat hamil dapat berlangsung selama beberapa detik atau menit, dan mengalir dari satu atau kedua lubang hidung. Biasanya, sebagian besar mimisan terjadi secara spontan.Darah yang mengalir bisa ringan atau cukup berat. Jika mimisan terjadi saat tidur, Anda mungkin dapat merasakan darah mengalir ke belakang tenggorokan.Jarang sekali mimisan saat hamil memengaruhi persalinan. Namun, jika Anda mengalami mimisan yang parah pada trimester akhir, dokter mungkin akan menyarankan operasi caesar.Mimisan saat hamil juga dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko pendarahan berat setelah melahirkan. Akan tetapi, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai hubungan keduanya.Walaupun mimisan mungkin bukan hal yang berbahaya. Akan tetapi, Anda sebaiknya waspada jika mimisan terjadi dengan durasi yang lama dan sering terjadi.Sebab, bisa jadi, Anda mengalami gejala penyakit, seperti hemofilia, hipertensi, dan leukemia.Oleh sebab itu, dalam mengantisipasi hal tersebut, lakukanlah pemeriksaan kehamilan secara rutin pada dokter.

Cara menghentikan mimisan saat hamil

Jepit lubang hidung bagian atas dengan telunjuk untuk atasi mimisan saat hamil
Jepit lubang hidung bagian atas dengan telunjuk untuk atasi mimisan saat hamil
Sebagian besar mimisan dimulai dari pembuluh darah kecil yang ada di bagian depan hidung, dan cukup mudah untuk dihentikan karena terbilang ringan.Sementara, mimisan yang dimulai dari bagian belakang hidung berasal dari pembuluh darah yang lebih besar, dan darah yang keluar cenderung berat sehingga cukup sulit dihentikan.Ketika ibu hamil mengalami mimisan, usahakan untuk tetap tenang, dan cobalah untuk menghentikan mimisan dengan mengikuti cara mengatasi mimisan saat hamil.Beberapa cara mengatasinya adalah:
  • Duduk tegak atau berdiri dan jaga kepala agar tetap tegak. Tindakan ini dapat mengurangi tekanan pada pembuluh di dalam hidung dan membantu memperlambat pendarahan. Berbaringlah dengan posisi miring jika Anda merasa akan pingsan.
  • Jepit atas lubang hidung dengan ibu jari dan telunjuk. Tekan secara bersamaan.
  • Tetap tekan selama 10-15 menit, dan bernapaslah melalui mulut.
  • Condongkan tubuh ke depan sehingga darah mengalir dari hidung, bukan ke bagian belakang tenggorokan atau perut sehingga dapat tertelan dan membuat Anda mual.
  • Kompres hidung dengan es yang dibungkus handuk atau kain di pangkal hidung.
  • Setelah 10-15 menit, lepaskan jepitan jari Anda dengan hati-hati untuk melihat apakah mimisan sudah berhenti atau belum.
  • Jika hidung masih mimisan, ulangilah langkah-langkah ini selama 10 menit.
Jika Anda adalah penderita darah tinggi, mimisan tak kunjung berhenti, semakin memburuk, atau disertai gejala lain, sebaiknya segera periksakan diri Anda pada dokter.Namun, bila mimisan sudah berhenti, sebaiknya selama 24 jam ke depan cobalah untuk tidak melakukan beberapa hal yang menyebabkan pembuluh darah di hidung membesar, seperti:
  • Berbaring telentang
  • Menghembuskan napas dengan keras
  • Mengorek hidung
  • Melakukan olahraga berat
  • Minum alkohol atau air panas.

Cara mencegah mimisan pada ibu hamil

Gunakan petroleum jelly untuk cegah mimisan saat hamil
Gunakan petroleum jelly untuk cegah mimisan saat hamil
Beberapa cara mencegah mimisan pada ibu hamil yang bisa Anda lakukan adalah:
  • Gunakan humidifier di rumah agar udara lembap sehingga hidung tidak kering
  • Oleskan hidung dengan petroleum jelly agar hidung tetap lembap
  • Konsumsi asupan vitamin K untuk membantu membekukan darah mimisan
  • Teteskan air garam atau saline water di selaput hidung agar tidak kekeringan
  • Jaga asupan air setiap hari agar tubuh tetap terhidrasi
  • Konsumsi asupan vitamin C.

Catatan dari SehatQ

Mimisan saat hamil memang lumrah terjadi. Bila Anda mengalaminya, pastikan Anda tetap tenang sembari melakukan cara mengatasi mimisan pada ibu hamil.Pastikan Anda segera ke dokter kandungan jika Anda mengalami mimisan.Bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut terkait mimisan pada ibu hamil, Anda juga bisa konsultasi gratis dengan dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
mimisanmasalah kehamilan
Baby Center. https://www.babycenter.com/0_nosebleeds-during-pregnancy_255.bc
Diakses pada 11 Oktober 2019
Baby Center. https://www.babycentre.co.uk/a255/nosebleeds-in-pregnancy
Diakses pada 11 Oktober 2019
Pregnancy Birth Baby. https://www.pregnancybirthbaby.org.au/nosebleeds-during-pregnancy
Diakses pada 11 Oktober 2019
Case Reports in Obstetrics and Gynecology. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6360570/
Diakses pada 15 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait