10 Cara Mengatasi Varises pada Ibu Hamil

(0)
Varises pada ibu hamil merupakan hal yang sering terjadiVarises pada ibu hamil bisa muncul seiring bertambahnya berat badan
Varises pada ibu hamil merupakan hal yang sering terjadi. Umumnya, kondisi ini dapat muncul pada usia kehamilan berapa saja dan akan semakin membengkak atau membesar seiring bertambahnya berat badan. Namun, Anda tak perlu khawatir karena ada berbagai cara mengatasi varises saat hamil.

Penyebab dan faktor risiko terjadinya varises pada ibu hamil

Varises adalah kondisi ketika pembuluh darah vena mengalami pelebaran dan pembengkakan. Akibatnya, pembuluh darah menjadi kebiruan atau keunguan serta menonjol keluar.Varises saat hamil umumnya terjadi di daerah yang rendah pada tubuh, seperti kaki, area vagina atau disebut juga dengan varises vagina, serta di area bokong dan anus yang dikenal dengan hemoroid atau wasir.Sebelum mengetahui cara mengatasi varises saat hamil, ada baiknya Anda mengetahui penyebab varises pada ibu hamil. Lantas, apa yang menjadi penyebab varises pada ibu hamil?

1. Pengaruh hormon kehamilan

Peningkatan kadar hormon progesteron saat hamil dapat membuat dinding pembuluh darah melebar. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab varises pada ibu hamil.

2. Perkembangan janin di dalam rahim

Seiring perkembangan janin, rahim juga akan ikut membesar dan semakin berat sehingga menekan pembuluh darah vena besar yang membawa aliran darah dari kaki ke jantung atau disebut dengan pembuluh darah vena cava inferior.Kondisi ini yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan pada pembuluh darah vena di kaki sehingga terjadi varises pada ibu hamil.

3. Peningkatan jumlah darah dalam tubuh

Penyebab varises pada ibu hamil lainnya adalah adanya peningkatan jumlah darah dalam tubuh. Ya, jumlah darah di dalam tubuh akan meningkat saat Anda hamil.Kondisi tersebut yang dapat menekan pembuluh darah, terutama pembuluh darah vena yang terdapat di kaki. Akibatnya, dapat memengaruhi aliran darah dari jantung ke panggul serta fungsi kerja pembuluh darah vena di kaki karena harus melawan gravitasi dalam mengalirkan darah kembali ke jantung.Selain itu, ada beberapa faktor risiko yang dapat memengaruhi munculnya varises saat hamil, yaitu:
  • Memiliki riwayat varises dalam keluarga
  • Berat badan berlebih (obesitas)
  • Ibu hamil sering berdiri atau duduk terlalu lama
  • Ibu hamil menggunakan rok, celana, atau kaos kaki yang terlalu ketat
  • Kebiasaan menggunakan sepatu hak tinggi (high heels)

Gejala varises saat hamil

Meski tidak semua ibu hamil mengalami varises saat hamil, beberapa di antaranya yang mengalami kondisi ini mengaku merasa tidak nyaman akibat kemunculan varises.Mulai dari kaki terasa berat dan pegal, kulit di area tubuh yang mengalami varises terasa gatal, berdenyut, kram, atau sensasi rasa terbakar.Biasanya gejala varises pada ibu hamil dapat memburuk pada sore hingga malam hari, terutama setelah ibu hamil banyak beraktivitas dan terlalu lama berdiri.Akan tetapi, pada keesokan harinya, Anda mungkin akan merasa lebih baik karena tekanan pada pembuluh darah sudah mereda setelah tidur semalaman.

Bagaimana cara mengatasi varises pada ibu hamil?

Varises saat hamil memang bukan kondisi medis yang membahayakan. Bahkan, kondisi ini dapat hilang dengan sendirinya tanpa melakukan pengobatan, tepatnya saat Anda sudah melahirkan buah hati.Kendati demikian, kemunculannya saat hamil dapat mengganggu penampilan dan menimbulkan rasa tidak nyaman. Maka dari itu, simak cara mengatasi varises pada ibu hamil sebagai berikut:

1. Mengubah posisi

Salah satu cara mengatasi varises pada ibu hamil adalah dengan sering mengubah posisi.Jika Anda sudah terlalu lama berdiri, sebaiknya istirahatkan kaki dengan duduk sejenak. Sebaliknya, apabila Anda sudah terlalu lama duduk, ada baiknya berdiri atau berjalan beberapa saat.

2. Jangan duduk menyilangkan kaki

Cara mengatasi varises saat hamil berikutnya adalah menghindari duduk dengan menyilangkan kedua kaki. Pasalnya, kondisi ini dapat menghambat aliran darah pada area kaki sehingga kondisi varises bisa saja semakin parah.

3. Mengatur posisi kaki saat berbaring

Ketika dalam posisi berbaring saat beristirahat atau tidur, cobalah atur agar posisi kaki Anda berada lebih tinggi dari jantung dengan cara menggunakan tumpukan beberapa bantal.Sebab, posisi ini dapat membantu melancarkan sirkulasi darah.

4. Tidur dalam posisi miring

Posisi tidur menghadap ke sisi kiri juga dapat membantu mengurangi tekanan pada pembuluh darah vena di kaki (vena cava inferior).Dengan demikian, aliran darah pada kaki Anda dapat kembali normal. Inilah yang menjadi cara mengatasi varises pada ibu hamil berikutnya.

5. Menjaga berat badan

Berat badan berlebih atau obesitas dapat membuat beban kerja pembuluh darah semakin berat sehingga meningkatkan faktor risiko munculnya varises saat hamil. Oleh karena itu, penting untuk menjaga berat badan Anda selama masa kehamilan.

6. Rutin berolahraga

Rutin melakukan olahraga juga menjadi cara mengatasi varises pada ibu hamil. Sebab, berolahraga dapat meningkatkan aliran darah dalam tubuh. Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum melakukan olahraga saat hamil.

7. Pakai stoking kompresi

Cara mengatasi varises pada ibu hamil lainnya adalah dengan menggunakan stoking kompresi. Stoking kompresi dirancang untuk membantu mencegah penumpukan aliran darah di kaki sehingga dapat kembali mengalir ke jantung.Anda bisa mendapatkan stoking kompresi di toko yang menjual alat-alat kesehatan. Namun ingat, jangan menggunakan stoking kompresi yang terlalu ketat, ya.

8. Kurangi konsumsi asupan garam

Mengurangi konsumsi asupan garam selama masa kehamilan dapat membantu meminimalisir pembengkakan pembuluh darah vena. Dengan ini, masalah varises saat hamil dapat teratasi.

9. Minum banyak cairan

Cara mengatasi varises pada ibu hamil lainnya adalah dengan minum banyak cairan dan menambahkan asupan makanan tinggi serat dalam menu makanan Anda.Minum banyak cairan dan makan makanan yang berserat dapat mencegah sembelit dan munculnya wasir, yakni jenis varises saat hamil yang terjadi di sekitar anus dan rektum.Penting pula untuk mengonsumsi makanan mengandung banyak vitamin C, yang digunakan tubuh untuk memproduksi kolagen dan elastin, untuk memelihara kesehatan pembuluh darah dan jaringan tubuh yang rusak.

10. Hindari menggunakan sepatu hak tinggi

Sebaiknya hindari menggunakan sepatu hak tinggi (high heels) sebagai cara mengatasi varises pada ibu hamil. Anda disarankan mengenakan sepatu hak datar (flat shoes) untuk menjaga sirkulasi darah di sekitar kaki dan betis.Pada beberapa kasus varises saat hamil yang tergolong parah, suntikan obat atau operasi mungkin dapat menjadi pilihan untuk mengobatinya.Meski demikian, tindakan operasi varises tidak akan dilakukan selama masa kehamilan. Operasi baru dapat dilakukan setelah Anda persalinan.Jika varises pada ibu hamil semakin parah, bahkan disertai pembengkakan, memerah, terasa panas, berdarah, memiliki ruam pada kaki atau pergelangan kaki, kulit pada kaki berubah warna, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan medis segera.
hamilkehamilanvarises
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/varicose-veins/symptoms-causes/syc-20350643
Diakses pada 29 Juni 2020
Web Md. https://www.webmd.com/baby/varicose-veins
Diakses pada 29 Juni 2020
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/symptoms-and-solutions/varicose-veins.aspx
Diakses pada 29 Juni 2020
Pregnancy Birth Baby. https://www.pregnancybirthbaby.org.au/varicose-veins
Diakses pada 29 Juni 2020
American Pregnancy  Association. https://americanpregnancy.org/naturally/treat-varicose-veins-naturally-during-pregnancy/
Diakses pada 29 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait