Tulang Punggung Sakit, Ini Penyebab dan Cara Mengobatinya


Tulang punggung sakit tak boleh Anda abaikan. Tulang punggung sakit umumnya disebabkan oleh, masalah pada otot, masalah pada bantalan tulang belakang, dan radang sendi. Jika dibiarkan, kondisi ini akan memicu penderita terkena sakit punggung kronis.

(0)
Tulang punggung sakit kemerahanTulang punggung sakit bisa terjadi mulai dari sepanjang punggung hingga panggul
Meski tidak melakukan olahraga berat, kadang-kadang Anda merasa tulang punggung sakit. Keluhan nyeri punggung bisa dialami oleh siapa saja.Biasanya rasa nyeri ini akan membaik dalam hitungan minggu hingga bulan. Tulang punggung sakit dapat terjadi di area mana saja, mulai dari leher belakang, sepanjang punggung hingga panggul.[[artikel-terkait]]

Penyebab tulang punggung sakit

Tulang punggung sakit yang tiba-tiba dan bertahan kurang dari enam minggu disebut sakit punggung akut dan biasanya disebabkan karena jatuh atau angkat berat. Bila tulang punggung sakit lebih dari tiga bulan, maka termasuk sakit punggung kronis. Beberapa kemungkinan penyebab tulang punggung sakit, yaitu:

1. Masalah pada otot atau sambungan antar tulang

Masalah pada bagian ini biasanya disebabkan oleh kebiasaan buruk ketika mengangkat barang berat secara tiba-tiba dengan posisi yang salah. Terlebih jika dalam kondisi fisik yang buruk, beban yang ditanggung oleh punggung Anda akan dapat menyebabkan otot Anda tegang.

2. Masalah pada bantalan tulang belakang

Selain menghindari kontak langsung antar tulang punggung, bantalan yang terletak di antara ruas tulang belakang juga berfungsi untuk melindungi saraf yang ada di dalamnya. Jika terjadi kerusakan maka saraf akan terpapar dan antar tulang punggung akan bergesekan sehingga akan menimbulkan rasa tulang punggung sakit.

3. Radang sendi

Kondisi peradangan sendi atau osteoartritis dapat memperpendek jarak antar tulang pada punggung dan menekan saraf tulang belakang yang berujung pada tulang punggung sakit.Gejala osteoartritis umumnya dapat teratasi meski penyakitnya sendiri tidak dapat disembuhkan. Anda bisa meredakannya dengan tetap aktif, menjaga berat tubuh ideal, dan melakukan pengobatan lain untuk memperlambat proses perkembangan penyakit ini.

4. Kelainan tulang belakang

Struktur tulang belakang yang bengkok atau sering disebut skoliosis juga dapat membuat tulang punggung sakit. Biasanya muncul saat usia 40 ke atas.Penyakit ini bisa memengaruhi segala usia dari bayi sampai dewasa, namun paling sering terjadi pada anak berusia 10-15 tahun dan lebih umum terjadi pada anak perempuan dibandingkan dengan anak laki-laki.Skoliosis umumnya tidak bisa membaik tanpa pengobatan. Operasi diperlukan untuk skoliosis berat agar tulang belakang tidak semakin melengkung atau untuk meluruskan kembali tulang belakang pada kasus yang berat. Jika kondisinya ringan, Anda bisa mendiskusikan kondisi ini dengan dokter untuk melakukan beberapa gerakan fisik.

5. Osteoporosis

Tulang punggung rapuh dan lama-kelamaan bisa sampai patah jika mengalami kondisi osteoporosis. Jika patah, tentu keluhan yang paling dirasa adalah nyeri.Osteoporosis umumnya bisa dialami oleh segala usia tetapi paling umum terjadi pada orang tua, terutama wanita. Orang dengan kondisi osteoporosis memiliki risiko tinggi mengalami retak atau patah tulang pada saat melakukan aktivitas rutin seperti berdiri dan juga berjalan.Tulang yang terinfeksi biasanya adalah area tulang rusuk, pinggul, tulang pada pergelangan tangan, dan area tulang belakang.

Cara mengobati tulang punggung sakit di rumah

Setidaknya ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi sakit punggung. Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan di rumah saat merasa tulang punggung sakit:

1. Kompres panas dan dingin

Kompres panas dapat meredakan tulang punggung sakit akibat otot yang tegang. Namun, jika terjadi peradangan, kompres dingin akan lebih membantu mengurangi peradangan dan meredakan rasa sakit.

2. Pola makan

Perhatikan pola makan Anda. Konsumsi kalsium (susu, kacang kedelai, salmon) dan vitamin D (tuna, salmon, keju) dapat menjaga tulang punggung Anda tetap kuat. Pola makan yang sehat juga membantu menjaga berat badan agar tidak membebani punggung.

3. Gel capsaicin

Capsaicin merupakan zat yang ada pada paprika dan cabai. Gel yang mengandung capsaicin akan memberikan sensasi panas pada bagian yang dioleskan. Oleskan secukupnya pada bagian yang terasa nyeri. Jika Anda baru pertama kali mencobanya, gunakan sedikit demi sedikit sampai terasa pas.

4. Gerak badan

Gerakan olah badan membantu mengurangi nyeri dan yang utama mengurangi risiko kemungkinan tulang punggung sakit yang berulang.
  • Latihan fleksi memposisikan tubuh Anda bungkuk ke depan untuk mengurangi tekanan pada saraf belakang, meregangkan otot punggung dan panggul, dan menguatkan otot perut dan bokong.
  • Ekstensi membuat tubuh Anda lengkung ke belakang. Anda dapat memposisikan dengan berbaring telungkup dan mengangkat dada dan kaki Anda. Posisi ini membantu mencegah nyeri menjalar ke bagian lain.
  • Peregangan membuat punggung Anda tidak kaku dan memperluas gerakan yang Anda dapat lakukan.
  • Gerakan aerobik membuat jantung berdetak lebih cepat. Jalan cepat, jogging, dan berenang termasuk dalam golongan ini. Hindari gerakan aerobik yang membuat gerakan bungkuk atau memutar dengan cepat.

5. Perhatikan posisi tidur

Posisi tidur juga bisa membantu Anda untuk mengatasi tulang punggung sakit. Posisi tidur tertentu bisa mengurangi tekanan pada area punggung yang sakit dan membuatnya bisa normal kembali. Misalnya, saat Anda mengalami sakit pungung dan terbiasa tidur dengan posisi terlentang, cobalah tempatkan bantal di bawah lutut.Pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum Anda melakukan gerakan badan tertentuJika Anda merasakan tulang punggung sakit dan tidak kunjung membaik ketika istirahat, periksakan ke dokter. Beberapa pemeriksaan penunjang mungkin diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.
masalah tulangpenyakit tulangkesehatan tulang
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/back-pain/Diakses 14 Mei 2019Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/back-pain/symptoms-causes/syc-20369906Diakses 14 Mei 2019NIAMS. https://www.niams.nih.gov/health-topics/back-pain#tab-living-withDiakses 14 Mei 2019Healthline. https://www.healthline.com/health/back-pain#home-remediesDiakses 14 Mei 2019National Institutes of Health - MedlinePlus. https://medlineplus.gov/backpain.html
Diakses pada 20 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait