Penyebab dan Cara Mengatasi Stres Ibu Rumah Tangga


Selain pekerjaan yang sangat banyak, stres ibu rumah tangga juga disebabkan minimnya validasi. Padahal ibu rumah tangga memegang peran penting dalam keluarga.

(0)
10 Jun 2021|Annisa Nur Indah
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Stres ibu rumah tangga dipicu oleh banyaknya pekerjaan tetapi kurang diakui atau dihargaiPekerjaan rumah tangga yang tak ada habisnya dapat memicu stres pada ibu
Banyak yang menganggap bahwa menjadi ibu rumah tangga adalah tugas yang mudah. Diam di rumah dan melakukan pekerjaan domestik dinilai bukan suatu pencapaian dan minim keahlian. Perasaan tidak dihargai dan dipandang sebelah mata inilah yang kerap memicu stres ibu rumah tangga. Melakukan pekerjaan rumah dan mengurus anak sebenarnya adalah sesuatu yang perlu dipelajari, namun kebanyakan orang menganggap hal ini adalah kemampuan naluriah yang dimiliki perempuan. Berbagai stigma, tuntutan, dan minim pengakuan inilah yang sering membuat stres ibu rumah tangga.Jika menganggap tanggung jawab yang tinggi dan kurangnya waktu luang menjadi penyebab stres, maka kedua hal itu juga menjadi penyebab stres ibu rumah tangga. Ditambah lagi ibu rumah tangga dituntut harus bisa melakukan banyak hal yang dikerjakan berulang kali setiap hari. Cuci piring, cuci baju, masak, mengepel lantai, menyapu lantai, mengganti popok, menyuapi anak, memandikan anak, dan setumpuk pekerjaan lain yang tak pernah selesai.

Alasan stres ibu rumah tangga

Setiap ibu pasti memiliki alasan tersendiri mengapa ia merasakan stres. Namun, secara garis besar, hal-hal berikut ini dapat menjadi penyebab stres ibu rumah tangga, antara lain:
  • Melakukan pekerjaan fisik terus-menerus

Pekerjaan fisik yang dilakukan ibu rumah tangga harus dilakukan terus-menerus setiap hari. Mungkin memang ibu rumah tangga bisa punya waktu untuk beristirahat. Namun sayangnya, ibu rumah tangga harus tetap waspada siang malam untuk situasi tak terduga. Apalagi ketika memiliki anak kecil yang menangis dan meminta sesuatu.Semua aktivitas fisik ini berujung pada kelelahan fisik dan mental. Inilah salah satu sebab stres ibu rumah tangga.
  • Kelelahan mental

Stres ibu rumah tangga juga dapat dipicu masalah keuangan keluarga
Mengatur keuangan keluarga dapat memicu stres ibu rumah tangga
Bukan hanya fisik, stres ibu rumah tangga juga dipicu oleh aktivitas mental yang ia lakukan. Misalnya, ia harus menyiapkan menu, menghitung pengeluaran, menyelesaikan masalah anak-anak, dll. Sama seperti pekerjaan lain yang membutuhkan strategi, ibu rumah tangga juga menggunakan mentalnya untuk menyelesaikan pekerjaan rumah tangga.Di sisi lain, pengerahan tenaga mental ini juga sama-sama menyebabkan kelelahan. Aktivitas ini mengurangi kapasitas berkonsentrasi, dan berujung pada ketidakstabilan emosi. Akibatnya, stres ibu tumah tangga menjadi semakin buruk.
  • Kurangnya waktu untuk diri sendiri

Ibu rumah tangga juga manusia. Ia memiliki konflik, perasaan, dan kerumitan psikologisnya sendiri. Dalam masyarakat saat ini, peran ibu rumah tangga seringkali mencakup kewajiban keluarga, mengasuh anak, dan/atau orang lanjut usia. Ketika tuntutan meningkat untuk memenuhi semua peran ini, perempuan bisa merasa terbebani dengan tekanan waktu dan kewajiban.Perasaan gagal karena tak mampu memenuhi ekspektasi mereka sendiri dan orang lain kerap menghinggapi. Seringkali ibu rumah tangga menghabiskan lebih banyak waktu memenuhi kebutuhan orang lain daripada dirinya sendiri. Inilah yang menyebabkan stres ibu rumah tangga semakin meningkat. 
  • Kurang diakui dan dihargai

Menjadi ibu rumah tangga adalah pekerjaan yang membosankan, yang dilakukan oleh banyak wanita yang tidak pernah menerima pengakuan yang seharusnya mereka terima. Perasaan ini seringkali menjadi pemicu stres ibu rumah tangga sehingga menimbulkan rasa kesepian dan keterasingan.

Cara mengatasi stres ibu rumah tangga

Ibu rumah tangga dapat mengurangi stres dengan mempraktikkan strategi perawatan diri yang sehat. Anda bisa melakukan hal-hal berikut ini:
  • Fisik: Lakukan olahraga, relaksasi (yoga, meditasi, mendengarkan musik yang menenangkan), mengonsumsi makanan sehat, jadwalkan cukup waktu luang dan waktu tidur.
  • Emosional: Ekspresikan emosi Anda, ulangi emosi positif, dan upayakan menghargai diri sendiri dengan cara yang sehat.
  • Mental: Buat cara pandang positif, berpikirlah lebih realistis, ulet, dan kreatif.
  • Pekerjaan: Tetapkan tujuan yang dapat dilakukan, identifikasi keseimbangan pekerjaan rumah, tetapkan batasan.
  • Sosial: Berusahalah untuk menjaga hubungan cinta dengan pasangan dan anak-anak, tetapkan batasan hubungan sehat, tetap terhubung dengan teman.
  • Rohani atau spiritual: Temukan tujuan Anda, fokuslah pada rasa syukur, lakukan apa yang ada di depan Anda sekarang.
Jika cara-cara di atas sudah dilakukan namun belum menemukan hasil, Anda bisa konsultasikan pada ahlinya. Untuk tahu lebih banyak tentang stres ibu rumah tangga dan cara mengatasinya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
stresrumah tangga
Exploring your Mind. https://exploringyourmind.com/stress-being-housewife/
diakses pada 27 Mei 2021.
Huffpost. https://www.huffpost.com/entry/7-reasons-your-wife-is-st_b_6621940
Diakses pada 27 Mei 2021.
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/articles/5545-women-and-stress
Diakses pada 27 Mei 2021.
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait