Pertolongan Pertama Sakit Kepala pada Anak yang Bisa Orangtua Lakukan


Pertolongan pertama sakit kepala pada anak dapat dilakukan dengan membaringkannya di tempat tidur, meletakkan kain lembap di dahinya, memijat kepala dan lehernya, hingga memberinya obat pereda nyeri.

0,0
11 Oct 2019|Dina Rahmawati
Pertolongan sakit kepala pada anak dapat dilakukan dengan berbagai caraSakit kepala merupakan kondisi yang sering terjadi pada anak
Ketika anak mengalami sakit kepala, orangtua mungkin akan merasa khawatir. Namun, terdapat beberapa langkah pertolongan pertama sakit kepala pada anak yang bisa Anda lakukan untuk membantu meredakannya.
Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari faktor-faktor umum hingga masalah kesehatan seriusi. Selain itu, sakit kepala juga dapat beriksar dari ringan hingga berat yang bisa terasa mengganggu.

Sakit kepala pada anak merupakan kondisi umum

Bukan hanya orang dewasa, sakit kepala juga sering menyerang anak-anak. Jenis sakit kepala yang paling umum terjadi pada anak-anak adalah sakit kepala tegang, yang terjadi ketika otot leher atau kepala tegang.Untuk sakit kepala tegang, gejala yang sering dialami anak-anak, antara lain: kepala seperti diremas di bagian depan, belakang, atau kedua sisi; terasa nyeri; dan sakit yang dialami konstan (tetap).Sementara, untuk jenis sakit kepala lain yang juga sering menyerang, seperti migrain, gejalanya meliputi: nyeri berdenyut di salah satu bagian kepala, pusing, sakit perut, mual, muntah, dan sensitif terhadap cahaya.Sebagian besar masalah sakit kepala pada anak bukanlah hal yang mengkhawatirkan, tetapi ada kemungkinan penyakit ini menjadi gejala masalah serius, terutama jika sakit kepalanya sangat menyakitkan, tak kunjung hilang, atau sering terjadi. 

Pertolongan pertama sakit kepala pada anak

Tindakan pengobatan sakit kepala tergantung pada apa yang menjadi penyebabnya. Oleh sebab itu, penting untuk berkonsultasi pada dokter mengenai gejala sakit kepala yang anak Anda alami.Namun, Anda dapat melakukan beberapa langkah pertolongan pertama sakit kepala pada anak untuk membantu meredakannya:

1. Mengajak anak berbaring

Tidur adalah salah satu cara mengatasi sakit kepala pada anak secara alami. Ajaklah anak untuk berbaring di kamar yang redup dan tenang sehingga suasananya nyaman. Kemudian, minta anak memejamkan kedua matanya agar bisa tidur. Pastikan udara di kamar juga sejuk.

2. Mengompres dahi anak

anak dikompres
Kompres dingin membantu meredakan sakit kepala pada anak
Anda bisa meletakkan kompres dingin di dahi sebagai obat pusing anak. Rendam terlebih dahulu kain di dalam wadah berisi air dingin kemudian peras hingga tidak ada air yang menetes. Letakkan kain yang lembap tersebut di dahi anak untuk mengurangi sakit kepalanya. Menerapkan kompres dingin atau kompres es ke kepala atau leher diyakini memiliki efek mati rasa, yang dapat mengurangi sensasi rasa sakit kepala.

3. Memberi anak camilan sehat

Tidak mendapat cukup asupan bisa memperburuk sakit kepala anak. Jadi, cobalah memberinya camilan sehat, seperti buah potong, biskuit gandum utuh, atau keju rendah lemak.Pastikan camilan yang diberikan rendah garam dan non-MSG. Selain itu, beri anak minum air putih dengan cukup agar tidak mengalami dehidrasi.

4. Pijat kepala dan leher anak

Pertolongan pertama sakit kepala pada anak selanjutnya adalah memijat kepala dan leher si kecil. Pijat membantu meredakan ketegangan otot di kepala dan tengkuk sehingga sakit kepala bisa berkurang. Meski demikian, solusi anak sering pusing ini sebaiknya dilakukan dengan hati-hati untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.

5. Mengajari anak teknik relaksasi

Jika anak sudah cukup besar, Anda bisa mengajarkan teknik relaksasi sebagai cara meredakan sakit kepala pada anak. Mintalah anak menarik napas dalam-dalam dan perlahan dalam posisi yang nyaman. Teknik ini dapat membantu otot-otot yang tegang menjadi lebih rileks.

6. Menyiapkan anak mandi air hangat

anak mandi air hangat
Mandi air hangat dapa meredakan ketegangan otot
Cara mengobati sakit kepala pada anak secara alami dapat dilakukan dengan menyiapkan mandi air hangat untuknya. Air hangat mampu meredakan ketegangan otot sehingga sakit kepala anak bisa perlahan mereda. Sebelum melakukan cara menghilangkan rasa pusing pada anak ini, pastikan air tidak terlalu panas karena dikhawatirkan bisa melukai kulitnya.

7. Memberi obat pereda nyeri

Anda juga dapat memberikan si kecil obat pereda nyeri, seperti paracetamol atau ibuprofen, sebagai pertolongan pertama sakit kepala pada anak. Namun, ikuti anjuran dokter atau petunjuk penggunaan dalam kemasan obat sakit kepala pada anak agar dosisnya tepat.Jika anak masih berusia di bawah dua tahun atau memiliki masalah medis lainnya, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum memberikan obat sakit kepala untuk anak. 

Penyebab sakit kepala pada anak

Sakit kepala pada anak bisa terjadi selama beberapa menit, jam, atau bahkan hari. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab sakit kepala pada anak. Berikut beberapa di antaranya:

1. Penyakit dan infeksi

Pilek, flu, infeksi telinga, dan sinus merupakan beberapa penyebab sakit kepala yang paling sering terjadi pada anak-anak. Ketika anak menderita penyakit-penyakit tersebut, maka salah satu gejala yang anak rasakan adalah sakit kepala.

2. Tidak cukup makan, minum atau tidur

anak tidak mau makan
Melewatkan waktu makan bisa menyebabkan anak sakit kepala
Sakit kepala pada anak juga kerap disebabkan karena anak melewatkan waktu makan dan minumnya. Selain itu, kurang tidur juga bisa menyebabkan anak sakit kepala. Oleh sebab itu, orangtua harus memastikan anak makan, minum, dan tidur secara teratur.

3. Cedera kepala

Adanya benjolan dan memar di kepala dapat menjadi penyebab anak sakit kepala. Meski sebagian besar cedera kepala tergolong ringan, segera cari bantuan medis jika anak jatuh dengan keras atau terkena pukulan keras di kepala disertai dengan lemas, muntah menyemprot, pingsan, pendarahan

4. Dehidrasi

Jika anak kurang minum atau olahraga secara berlebihan, maka mereka bisa mengalami dehidrasi. Ketika dehidrasi, pembuluh darah di otak akan berkontraksi untuk mencegah kehilangan cairan lebih banyak. Hal inilah yang menyebabkan sakit kepala pada anak. Pastikan anak memiliki asupan cairan yang cukup.

5. Faktor emosional

Anak juga dapat mengalami stres dan merasa cemas yang mungkin disebabkan oleh masalah-masalah di sekelilingnya. Hal ini ternyata juga bisa menyebabkan sakit kepala. Anak-anak yang mengalami depresi juga cenderung mengeluhkan sakit kepala.

6. Makanan dan minuman tertentu

anak minum soda
Terlalu banyak minum soda bisa memicu sakit kepala
Makanan dan minuman yang terlalu banyak mengandung nitrat, MSG, dan kafein dapat menyebabkan sakit kepala. Oleh sebab itu, batasi konsumsi berbagai makanan dan minuman yang mengandung zat tersebut, misalnya seperti snack kentang, hot dog, soda, coklat, kopi, dan teh.

7. Faktor genetik

Sakit kepala, terutama migrain, cenderung terjadi secara turun-temurun. Sekitar 7 dari 10 anak yang menderita migrain memiliki ibu, ayah, atau saudara kandung dengan riwayat migrain yang sama.

8. Masalah di otak

Tumor, abses, atau pendarahan di otak dapat menekan area otak sehingga menyebabkan anak mengalami sakit kepala kronis. Ini merupakan penyebab sakit kepala yang sangat serius. Namun, kondisi ini jarang terjadi dan biasanya disertai gejala lain, seperti masalah penglihatan, pusing, dan kurangnya koordinasi tubuh.Apabila setelah melakukan pertolongan pertama sakit kepala pada anak tidak kunjung membaik, sebaiknya segera bawa si kecil ke dokter untuk mengetahui penyebabnya. Dokter akan melakukan pemeriksaan dan penanganan yang tepat untuk anak.Anda juga perlu segera ke dokter jika sakit kepala pada anak diiringi oleh sejumlah gejala lainnya, seperti:
  • Sakit kepala yang dialami tergolong parah dan tidak kunjung sembuh setelah diberikan obat pereda nyeri, seperti acetaminophen atau ibuprofen.
  • Sakit kepala pada anak diiringi dengan sering muntah, terutama jika tidak ada gejala lainnya seperti demam atau diare.
  • Anak terlihat mengalami kesulitan berjalan, berbicara, atau melakukan aktivitas normal, serta kelihatan mengantuk saat mengalami sakit kepala.
  • Sakit kepala pada anak mengganggu tidurnya
  • Sakit kepala dirasakan terus-menerus oleh anak atau mengganggu aktivitas sehari-harinya
  • Dakit kepala terasa parah saat anak berbaring
  • Demam disertai sakit kepala pada anak dan leher kaku.
Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar pertolongan pertama sakit kepala pada anak, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
penyakit anaksakit kepalasakit kepala tegang
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/headaches-in-children/symptoms-causes/syc-20352099
Diakses pada 11 Oktober 2019
Web MD. https://www.webmd.com/migraines-headaches/guide/your-childs-headache#1
Diakses pada 11 Oktober 2019
Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/headache.html
Diakses pada 11 Oktober 2019
Healthy Children. https://www.healthychildren.org/English/health-issues/conditions/head-neck-nervous-system/Pages/Headaches-When-to-Call-the-Pediatrician.aspx
Diakses pada 11 Oktober 2019
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/headaches-in-children/
Diakses pada 11 Oktober 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/headaches-in-children/diagnosis-treatment/drc-20352104
Diakses pada 18 Oktober 2021
Web MD. https://www.webmd.com/migraines-headaches/features/treat-mild-pain
Diakses pada 18 Oktober 2021
Harvard Health. https://www.health.harvard.edu/blog/8-things-to-watch-for-when-your-child-has-a-headache-2017051611761
Diakses pada 29 Desember 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait