Apa Itu Presbiopi? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

(0)
24 Apr 2019|Anita Djie
Presbiopi atau rabun tua disebabkan oleh faktor usiaPenggunaan kacamata dapat membantu mengatasi presbiopi atau rabun tua
Presbiopi atau yang biasa dikenal sebagai rabun tua merupakan sesuatu yang terjadi secara alami dan semakin bertambahnya usia semakin bertambah parah. Bahkan istilah presbiopi yang berasal dari bahasa Yunani memiliki arti “mata yang tua”.Umumnya, penderita mulai merasakan gejala presbiopi saat berusia 40 tahun. Gejala presbiopi yang dialami akan semakin bertambah parah sampai penderita berusia 65 tahun. Namun, apa sebenarnya presbiopi atau rabun tua?

Apa itu presbiopi?

Presbiopi adalah kondisi mata yang tidak mampu melihat atau fokus pada objek jarak dekat.Berbeda dengan rabun dekat atau hiperopia, presbiopi merupakan kondisi yang pasti akan dialami semua orang saat sudah berusia lanjut.

Tanda dan gejala awal presbiopi

Penderita presbiopi mulai merasakan kesulitan untuk membaca pada jarak pandang normal dan perlu untuk menjauhkan bahan bacaan agar dapat membaca tulisan yang tertera.Penderita akan mengalami kesulitan untuk melihat objek dalam jarak pandang normal dan mengalami rasa sakit pada mata serta kepala setelah membaca maupun melakukan aktivitas yang membutuhkan fokus pada jarak dekat.Gejala presbiopi yang dialami dapat menjadi makin parah saat penderita kelelahan atau melakukan aktivitas tersebut dalam ruangan dengan penerangan yang minim.

Penyebab presbiopi

Rabun dekat yang diakibatkan oleh tidak ratanya lensa atau kornea. Di sisi lain, penyebab presbiopi atau rabun tua adalah pengerasan lensa mata karena faktor usia. Pengerasan lensa mata tersebut membuat lensa mata menjadi kurang fleksibel.Lensa berfungsi memfokuskan cahaya pada retina. Saat mata memandang objek yang dekat, lensa akan berkontraksi dan melengkung untuk memfokuskan cahaya. Saat makin tua, lensa menjadi sulit untuk berkontraksi dan akhirnya sulit untuk fokus pada objek yang dekat.

Cara mengatasi presbiopi (rabun tua)

Presbiopi adalah gangguan penglihatan yang tidak dapat dicegah karena merupakan proses alami. Akan tetapi, terdapat beberapa cara untuk menangani presbiopi, yaitu:
menggunakan kacamata

1. Penggunaan kacamata atau lensa kontak

Kacamata merupakan solusi paling umum untuk memperbaiki penglihatan akibat rabun tua. Anda dapat menggunakan kacamata plus dari optik ataupun yang membutuhkan resep dokter.Jika Anda tidak memiliki gangguan penglihatan sebelum mengalami presbiopi, Anda dapat menggunakan kacamata dari optik. Namun, jika Anda mengalami gangguan penglihatan sebelumnya, Anda perlu untuk berkonsultasi ke dokter.Alternatif lain dari penggunaan kacamata adalah lensa kontak. Anda boleh memakai lensa kontak jika tidak memiliki masalah pada kelopak mata, permukaan mata, dan kelenjar air mata Anda.Sebelum menggunakan kacamata ataupun lensa kontak, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter atau ahli mata untuk mengetahui apa alat bantu lihat yang sesuai untuk Anda.

2. Implan lensa

Lensa pada mata penderita akan diganti dengan lensa sintetis/buatan (lensa intraocular). Perlu diketahui bahwa terdapat berbagai macam implan lensa lainnya.Penderita dapat mengalami beberapa efek samping dari penggunaan implan lensa. Oleh karenanya konsultasikan dengan dokter sebelum memilih alternatif ini.

3. Bedah refraktif (refractive surgery)

operasi mata
Bedah refraktif bertujuan untuk mengubah bentuk kornea. Prosedur bedah refraktif beraneka ragam serta memiliki efek samping.Tidak hanya itu, bedah refraktif tidak dapat diubah kembali. Oleh karenanya, selalu konsultasikan dengan dokter sebelum melakukan bedah refraktif.

4. Penataan kornea

Penataan kornea meliputi pemasukan cincin kecil dari plastik ke dalam kornea. Cincin tersebut berfungsi untuk memfokuskan cahaya pada mata.Berbeda dengan bedah refraktif, Anda dapat meminta dokter atau ahli bedah untuk mengeluarkan cincin tersebut jika Anda merasa tidak nyaman dengan penggunaannya.

Pemeriksaan mata untuk mendeteksi presbiopi (rabun tua)

periksa mata
Pemeriksaan mata untuk deteksi presbiopi dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai lensa dan peralatan. Dokter mungkin akan meneteskan cairan ke mata untuk melebarkan mata dan memudahkan dokter memeriksa mata secara detail.Pemeriksaan mata sangat diperlukan, terutama jika Anda berisiko untuk mengalami penyakit mata atau memerlukan kacamata atau lensa kontak. Anda perlu memeriksakan mata dalam jangka waktu:
  • Lima sampai 10 tahun jika Anda berusia di bawah 40 tahun
  • Dua sampai empat tahun jika Anda berusia di antara 40 sampai 54 tahun
  • Satu sampai tiga tahun jika Anda berusia di antara 55 sampai 64 tahun
  • Satu sampai dua tahun jika Anda berusia di atas 65 tahun

Konsultasikan ke dokter

Apabila presbiopi alias rabun tua yang Anda alami sampai mengganggu aktivitas sehari-hari, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
rabun tuagangguan mata
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/presbyopia/diagnosis-treatment/drc-20363329
Diakses pada 22 April 2019
American Academy of Ophthalmology. https://www.aao.org/eye-health/diseases/what-is-presbyopia
Diakses pada 22 April 2019
All About Vision. https://www.allaboutvision.com/conditions/presbyopia.htm
Diakses pada 22 April 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait