Penyebab Bronkitis Dapat Berupa Infeksi dan Iritasi, Ketahui Selengkapnya


Penyebab bronkitis akut yang utama yakni infeksi virus. Sementara itu, bronkitis kronis dapat disebabkan oleh kerusakan dan iritasi berulang pada saluran pernapasan.

0,0
03 Feb 2021|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Penyebab bronkitis akut adalah infeksi virus, sementara bronkitis kronis adalah iritasi dan kerusakan pada paruBronkitis menimbulkan gejala seperti batuk berdahak hingga kesulitan bernapas
Bronkitis merupakan peradangan pada cabang batang tenggorokan yang disebut bronkus. Peradangan tersebut dapat menimbulkan gejala seperti batuk berdahak, napas mengi, dan kesulitan bernapas. Bronkitis dapat bersifat akut atau bersifat kronis.Bronkitis akut terjadi dalam waktu singkat, dengan gejala yang bisa membaik dalam kurun waktu sekitar 10 hari. Sementara itu, bronkitis kronis sifatnya lebih serius karena terjadi secara berulang. Mengetahui penyebab bronkitis, baik akut maupun kronis, dapat membantu kita lebih berhati-hati untuk mencegahnya. Apa saja penyebab bronkitis?

Apa penyebab bronkitis?

Penyebab bronkitis akut yang paling umum adalah infeksi virus. Jenis virus yang menyebabkan bronkitis biasanya sama dengan virus penyebab flu dan pilek. Namun, pada beberapa kasus, bronkitis akut juga bisa dipicu oleh infeksi bakteri dan paparan iritan seperti debu, polusi, serta asap rokok.Sementara itu, penyebab bronkitis kronis umumnya yakni iritasi dan kerusakan berulang pada paru-paru dan jaringan saluran pernapasan. Merokok seringkali menjadi penyebab utama kerusakan yang berujung pada bronkitis.Selain merokok, bronkitis kronis juga bisa disebabkan oleh paparan debu, gas beracun, dan polusi udara yang  berkepanjangan. 

Ragam faktor risiko bronkitis

Selain memahami penyebab bronkitis di atas, Anda juga perlu memahami beragam faktor yang meningkatkan risiko terkena penyakit pernapasan ini. Sejumlah faktor risiko bronkitis, termasuk:

1. Merokok

Perokok aktif memiliki risiko yang tinggi menderita bronkitis kronis maupun akut. Bila Anda tergolong perokok pasif, yaitu sering tak sengaja menghirup asap rokok orang lain, risiko bronkitis juga dapat meningkat.

2. Sistem imun melemah

Beragam kondisi medis, bahkan yang ‘ringan’ seperti pilek, dapat menurunkan daya tahan tubuh. Hal ini dapat meningkatkan risiko seseorang mengidap bronkitis. Beberapa kelompok lain juga lebih rentan mengalami infeksi, seperti orang lanjut usia, bayi, serta anak-anak.

3. Paparan bahan iritan berkepanjangan

Seseorang yang bekerja di area dengan kondisi udara kotor berisiko lebih tinggi untuk mengalami bronkitis. Seperti yang disampaikan di atas, paparan gas beracun dan polusi udara berkepanjangan dapat menjadi penyebab penyakit bronkitis.

4. Menderita refluks asam lambung

Individu yang kerap mengalami refluks asam lambung dan nyeri ulu hati memiliki risiko tinggi menderita bronkitis. Pasalnya, asam yang naik dari  lambung dapat mengiritasi dinding tenggorokan.

Bisakah bronkitis dicegah?

Berkaca dari ragam penyebab bronkitis maupun faktor risikonya, bisa disimpulkan bahwa penyakit ini sebenarnya bisa dicegah dan diturunkan risikonya.Tips untuk mencegah bronkitis, termasuk:
  • Berhenti merokok
  • Menghindari asap rokok, termasuk dengan tegas meminta orang lain untuk tak merokok di dekat Anda
  • Mendapatkan vaksinasi, terutama vaksin influenza. Virus penyebab flu dapat menjadi penyebab penyakit bronkitis.
  • Mempertimbangkan untuk menjalani vaksinasi pneumonia
  • Rajin mencuci tangan menggunakan sabun untuk menghindari infeksi virus. Menggunakan hand-sanitizer berbahan dasar alkohol juga dapat dipertimbangkan.
  • Senantiasa mengenakan masker saat bepergian

Apakah bronkitis bisa sembuh sendiri?

Pada banyak kasus, bronkitis akut bisa sembuh sendiri tanpa penanganan dalam beberapa minggu, walau beberapa pasien akan perlu obat dari dokter untuk mengurangi gejala. Namun, untuk bronkitis kronis, belum ada obat yang bisa menyembuhkan dengan tuntas. Penanganan dokter diperlukan untuk menangani gejala yang dialami pasien bronkitis kronis.

Catatan dari SehatQ

Penyebab bronkitis akut adalah infeksi virus dan bakteri, sedangkan bronkitis kronis dapat terjadi akibat kerusakan dan iritasi berulang pada sistem pernapasan. Paparan polusi, gas beracun, dan asap rokok sama-sama dapat memicu bronkitis kronis maupun akut. Apabila masih memiliki pertanyaan terkait penyebab bronkitis dan faktor risikonya, Anda bisa menanyakan ke dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Aplikasi SehatQ tersedia gratis di Appstore dan Playstore yang berikan informasi kesehatan terpercaya.
radang saluran pernapasaninfeksi virusbronkitissaluran pernapasan
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/bronchitis/symptoms-causes/syc-20355566
Diakses pada 19 Januari 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/8888
Diakses pada 19 Januari 2021
Web MD.  https://www.webmd.com/lung/understanding-bronchitis-basics
Diakses pada 19 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait