Penyebab Bisul di Vagina dan Cara Mengobatinya


Bisul di vagina bisa diatasi dengan kompres air hangat, obat, maupun salep. Jika bisul tidak juga sembuh dalam waktu dua minggu, maka sebaiknya Anda memeriksakan kondisi tersebut ke dokter.

(0)
21 Jul 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Bisul di vagina bisa diobati dengan kompres hangatBisul di vagina bisa disebabkan oleh infeksi bakteri
Bisul di vagina dapat terjadi pada beberapa orang. Bisul di kemaluan dapat terjadi pada bagian luar, yakni pada labia atau bibir vagina, maupun di area tumbuhnya rambut kemaluan. Bagaimana cara mengobati bisul di kemaluan? Bisul di kemaluan bukan tanda yang membahayakan. Akan tetapi, kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari karena dapat menimbulkan gejala, seperti nyeri dan bengkak. Anda bisa mengobati bisul vagina sendiri di rumah. Namun, jika kondisi tidak kunjung membaik, pemeriksaan oleh dokter sangatlah disarankan.

Penyebab bisul di vagina bisa terjadi

Bisul adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus,E. Coli, atau Chlamydia trachomatis masuk ke dalam bawah kulit vagina. Berbagai jenis bakteri ini dapat memicu suatu kondisi yang disebut dengan folikulitis.Folikulitis adalah infeksi folikel rambut. Kondisi ini biasanya terjadi setelah Anda mencukur atau mencabut rambut kemaluan.Saat baru terbentuk, bisul vagina mungkin akan terlihat seperti benjolan kecil menyerupai jerawatNamun, seiring berjalannya waktu, benjolan akan semakin membesar, memerah, dan nyeri. Hanya butuh waktu beberapa hari hingga bisul di vagina akhirnya “matang”.

Gejala bisul di vagina

Saat bisul di vagina muncul, ada beberapa gejala yang mungkin Anda rasakan, seperti:
  • Area kulit yang terdapat bisul jadi memerah;
  • Nyeri;
  • Bengkak;
  • Kulit terasa hangat bila disentuh;
  • Terdapat titik kuning atau putih di puncak tengah benjolan;
  • Muncul nanah saat benjolan pecah;
  • Demam;
  • Kelenjar getah bening bengkak.
Tidak semua wanita yang mengalami bisul di vagina akan mengalami gejala serupa. Sebagian wanita bisa saja hanya akan mengalami bisul berukuran kecil, seperti jerawat. Kemudian, akan hilang dengan sendirinya tanpa melakukan pengobatan.Sementara itu, ada pula yang mengalami seluruh gejala di atas karena benjolan yang timbul terus berkembang dan bertambah besar hingga akhirnya berisi nanah dan pecah.

Cara mengobati bisul di kemaluan wanita secara alami

Meski letaknya tidak terlalu kelihatan, keberadaan bisul vagina tentu dapat mengganggu karena menimbulkan rasa nyeri. Tidak heran bila Anda ingin segera melakukan berbagai cara mengobati bisul di kemaluan. Adapun berbagai cara mengobati bisul di kemaluan wanita secara alami adalah sebagai berikut. 

1. Memberikan kompres hangat

Salah satu cara mengobati bisul di kemaluan wanita secara alami adalah kompres air hangat. Cara mengobati bisul di vagina dengan kompres air hangat adalah merendam kain waslap atau handuk ke dalam air hangat. Lalu, angkat kain atau handuk, peras airnya hingga terasa cukup lembap. Setelah itu, tempelkan kain pada area kemaluan yang terdapat bisul selama 10-15 menit.Kompres air hangat dapat mengurangi rasa nyeri dari bisul sekaligus meningkatkan tekanan pada pori-pori yang terinfeksi. Dengan ini, niscaya pori-pori akan menarik nanah ke atas permukaan kulit. Namun, Anda tidak boleh memencetnya sendiri, biarkan nanah keluar secara alami.Anda bisa melakukan cara menghilangkan bisul di wajah ini secara rutin, yakni 3-4 kali sehari.Nantinya, bisul akan pecah sendiri dan mengeluarkan nanah dalam kurun waktu 10 hari. 

2. Menjaga area bisul tetap kering dan bersih

Cara mengobati bisul di kemaluan wanita secara alami adalah dengan menjaga area bisul tetap kering dan bersih. Pastikan Anda membersihkan area bisul setiap hari. Lalu, langsung keringkan menggunakan handuk berbahan lembut, sebelum memakai pakaian dalam. Jangan biasakan untuk menyentuh bisul karena dapat memperlambat proses penyembuhan.

3. Minum obat pereda nyeri

Minum obat pereda nyeri yang didapat tanpa resep dokter bisa jadi pilihan cara mengobati bisul di kemaluan wanita secara alami. Anda bisa minum obat pereda nyeri, seperti paracetamol atau ibuprofen, yang bertujuan untuk mengurangi rasa nyeri, pembengkakan, dan kemerahan, selama proses penyembuhan bisul atau saat bisul mulai kering. 

4. Tidak memencet atau memecahkan bisul sendiri

Ketika muncul bisul di area tubuh manapun, Anda mungkin ingin memencet atau memecahkan bisul sendiri agar segera kempis dan hilang. Padahal, memencet atau memecahkan bisul sendiri dapat memicu lepasnya bakteri ke permukaan kulit. Selain berisiko memperlambat penyembuhan, hal ini juga bisa memicu penyebaran bakteri sehingga area kulit lainnya bisa ikut terinfeksi.

5. Mengenakan pakaian dalam yang longgar

Mengenakan pakaian dalam yang longgar juga menjadi cara mengobati bisul di kemaluan wanita secara alami berikutnya. Penggunaan pakaian dalam yang terlalu sempit membuat vagina rentan mengalami iritasi. Maka dari itu, saat bisul muncul di area kewanitaan, sebaiknya gunakan pakaian dalam yang lebih longgar agar bisul tidak semakin parah akibat adanya iritasi dan gesekan berlebihan.

6. Mengoleskan pelembap

Cara mengobati bisul di kemaluan wanita secara alami lainnya adalah dengan mengoleskan pelembap. Mengoleskan salep atau pelembap, seperti petroleum jelly, bisa membantu mengurangi risiko terjadinya iritasi di kulit vagina sehingga bisul vagina bisa cepat sembuh.

Cara mengobati bisul dengan obat resep dokter

Pada dasarnya, obat bisul di vagina yang mungkin diresepkan dokter tergantung pada kondisi pasien.Selain obat pereda nyeri, dokter mungkin saja meresepkan antibiotik untuk mengobati bisul yang tergolong parah. Beberapa kondisi yang membutuhkan pengobatan antibiotik adalah jenis bisul yang berjumlah lebih dari satu, disertai selulitis, serta dialami oleh orang dengan sistem imun lemah. Untuk mengatasinya, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik golongan dicloxacilin atau cephalexinNamun, bila penyebab bisul adalah methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA), dokter mungkin akan meresepkan antibiotik jenis clindamycin atau doxycycline.Perlu diingat bahwa obat antibiotik perlu dihabiskan sesuai anjuran dokter. Jangan pernah berhenti meminumnya tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.Pasalnya, konsumsi antibiotik tanpa anjuran dokter dapat memicu resisten antibiotik. Itu artinya, antibiotik tidak dapat manjur memberantas bakteri sehingga dibutuhkan jenis antibiotik yang lebih keras untuk mengatasinya. Berhenti mengonsumsi antibiotik tanpa anjuran dokter dapat memicu resistansi antibiotik. Ini berarti, antibiotik tersebut tidak akan manjur lagi dalam memberantas bakteri, sehingga dibutuhkan jenis antibiotik yang lebih keras untuk mengatasinya.

Kapan bisul vagina harus diperiksakan ke dokter?

Bisul vagina memang bukan kondisi yang berbahaya. Namun pada kondisi tertentu, ada gejala-gejala yang membutuhkan penanganan dari dokter untuk bisa mereda. Segera periksakan kondisi Anda ke dokter apabila bisul muncul disertai dengan gejala-gejala berikut ini.
  • Demam;
  • Keringat berlebih atau keringat dingin;
  • Benjolan bisul tumbuh sangat cepat;
  • Bisul terasa sangat nyeri;
  • Benjolan memiliki diameter lebih dari 5 cm;
  • Muncul bisul di wajah;
  • Bisul tidak juga sembuh meski sudah 2 minggu;
  • Bisul yang berkali-kali muncul di tempat yang sama.

Cara mencegah bisul di vagina

Bisul di vagina bisa dicegah selama Anda menjaga kebersihan area kemaluan dengan baik. Berikut adalah beberapa cara mencegah bisul di vagina dengan benar. 
  • Saat mencukur rambut kemaluan, selalu lakukan dalam kondisi basah.
  • Gunakan pisau cukur yang tajam dan bersih, dan tidak memakainya bergantian dengan orang lain.
  • Kenakan celana yang longgar dan berbahan katun.
  • Mandi tiap hari dan jangan lupa untuk membersihkan vagina.
  • Ganti celana dalam setiap hari dan setiap selesai berolahraga
  • Hindari penggunaan parfum atau pewangi tertentu di area vagina.
  • Jika ingin menggunakan pelicin saat berhubungan seks, sebaiknya pilih yang berbahan dasar air.
  • Jangan gunakan tampon, kecuali saat sedang menstruasi.
  • Cuci handuk dan sprei secara teratur.
Cara mencegah bisul di vagina tentu tidak sulit dilakukan. Semua bisa dilakukan sendiri, hanya bermodal kesadaran dan kemauan. Ingat, mencegah selalu lebih baik daripada mengobati.

Catatan dari SehatQ

Jika sudah menerapkan berbagai cara mengobati bisul di vagina, tetapi kondisi tak kunjung membaik atau bahkan semakin memburuk, segera temui dokter. Begitu pula bila sudah melakukan tindakan pencegahan, tetapi bisul di kemaluan masih muncul kembali. Dokter mungkin akan memberikan rekomendasi obat bisul di vagina tindakan medis lain sesuai keparahan bisul yang Anda alami. Untuk mengetahui lebih lanjut seputar bisul di vagina, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter lewat aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Caranya, pastikan Anda mengunduhnya melalui App Store dan Google Play.
vagina gatalbisulkesehatan vagina
Healthline. https://www.healthline.com/health/womens-health/vaginal-boils
Diakses pada 8 Juli 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320641
Diakses pada 8 Juli 2020
Flo. https://flo.health/menstrual-cycle/health/symptoms-and-diseases/what-causes-boils-in-the-pubic-area
Diakses pada 8 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait