Penyebab Bipolar Kambuh dan Cara Mencegahnya Datang Kembali


Bipolar merupakan penyakit yang tidak bisa disembuhkan seumur hidup. Mengetahui penyebab bipolar kambuh dan menghindarinya turut membantu mengurangi risiko kondisi tersebut datang kembali.

(0)
Penyebab bipolar kambuh di antaranya karena mengalami terlalu banyak tekanan hidupPenyebab bipolar kambuh bisa berbeda pada masing-masing penderitanya
Bipolar merupakan gangguan mental yang akan berlangsung seumur hidup dan tidak dapat disembuhkan. Meskipun begitu, kondisi ini bisa dikelola dengan berbagai tindakan agar tidak kambuh. Salah satu tindakan yang dapat Anda lakukan agar bipolar tidak kambuh adalah menghindari pemicunya. Maka dari itu, penting bagi para penderitanya mengetahui apa saja yang menjadi penyebab bipolar kambuh.

Apa saja penyebab bipolar kambuh?

Penyebab bipolar kambuh bisa berbeda pada masing-masing penderitanya. Mencatat aktivitas yang dilakukan sehari-hari dapat membantu Anda untuk mengidentifikasi pemicunya. Catatan tersebut membantu Anda melihat pada peristiwa apa gejala bipolar muncul.Berikut ini beberapa kondisi yang dapat menjadi penyebab bipolar kambuh:
  • Kurangnya rutinitas harian
  • Memakai obat-obatan terlarang
  • Tidak beristirahat dengan cukup
  • Mengonsumsi kafein secara berlebihan
  • Mengonsumsi alkohol secara berlebihan 
  • Menggunakan tembakau secara berlebihan
  • Tidak mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter
  • Tidak berkonsultasi dengan psikiater sesuai waktu yang telah ditentukan
  • Mengalami terlalu banyak tekanan atau stres dalam kehidupan sehari-hari
  • Mengalami peristiwa hidup yang membuat Anda senang secara berlebihan, contohnya menikah atau memiliki anak
  • Mengalami peristiwa hidup yang memberikan Anda tekanan besar, misalnya dipindah kerja ke pedalaman atau terkena PHK

Tanda-tanda bipolar kambuh

Ketika bipolar kambuh, ada beberapa tanda yang akan Anda tunjukkan. Pada episode mania, tanda-tanda bipolar kambuh biasanya akan disadari oleh orang-orang terdekat. Sementara itu, episode depresi dapat diidentifikasi sendiri lewat perasaan yang Anda rasakan.Berikut ini beberapa sikap, perasaan, maupun perilaku yang bisa menjadi tanda bipolar kambuh:

1. Episode mania

  • Menjadi mudah terganggu
  • Menjadi mudah tersinggung 
  • Merasa tidak perlu banyak beristirahat
  • Membuat rencana yang tidak masuk akal
  • Menjadi lebih banyak bicara dari biasanya
  • Mempunyai lebih banyak energi untuk beraktivitas
  • Membuat keputusan yang buruk tanpa melihat risikonya
  • Menjadi lebih tertarik untuk melakukan aktivitas seksual

2. Episode depresi

  • Merasa sangat sedih
  • Mengabaikan perawatan diri
  • Kesulitan untuk berkonsentrasi
  • Mengabaikan tugas sehari-hari
  • Merasa lelah dan kurang energi
  • Merasa nyeri dan sakit pada tubuh
  • Kurangnya minat untuk beraktivitas
  • Mengalami kekhawatiran yang intens
  • Menghabiskan sedikit waktu dengan teman atau keluarga
Tanda-tanda bipolar kambuh yang ditunjukkan masing-masing penderitanya dapat berbeda satu sama lain. Jika Anda merasakan gejala-gejala di atas, segera berkonsultasi ke psikiater untuk mendapatkan penanganan.

Bagaimana cara mengatasi bipolar yang kambuh?

Saat bipolar kambuh, Anda harus kembali menjalani pengobatan yang sebelumnya dipakai untuk mengatasi kondisi tersebut. Beberapa pilihan pengobatan untuk mengatasi bipolar, di antaranya:
  • Mood stabilizer untuk membantu mengontrol gejala episode mania dan hipomania
  • Antipsikotik untuk membantu mengatasi gejala episode depresi dan mania. Dokter mungkin akan mengombinasikan obat ini dengan mood stabilizer untuk membantu mengontrol gejala.
  • Antidepresan untuk membantu mengatasi depresi. Mengingat obat ini dapat memancing munculnya gejala episode mania, dokter umumnya akan mengombinasikannya dengan mood stabilizer atau antipsikotik.
  • Pengobatan anti-kecemasan, misalnya mengonsumsi benzodiazepines untuk membantu mengatasi gejala kecemasan dan meningkatkan kualitas tidur.

Tips untuk mencegah bipolar kambuh

Untuk mencegah bipolar kambuh, Anda harus menghindari kondisi-kondisi yang dapat menjadi pemicunya. Selain itu, ada beberapa tindakan lain yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko bipolar kambuh.Berikut ini sejumlah tips yang bisa Anda terapkan untuk mencegah kambuhnya bipolar:
  • Tidak mengonsumsi obat-obatan terlarang
  • Istirahat yang cukup untuk mengurangi stres
  • Tidak mengonsumsi alkohol dan kafein secara berlebihan
  • Menjalani terapi perilaku kognitif (CBT) untuk menjaga suasana hati tetap stabil
  • Berolahraga secara teratur, misal berjalan keliling komplek secara rutin setiap pagi
  • Menerapkan pola makan yang sehat dan mengonsumsi suplemen jika diminta oleh dokter
  • Melakukan perawatan secara rutin sesuai dengan anjuran dokter, baik saat minum obat maupun menjalani terapi
  • Berusaha untuk menjaga hubungan di dalam maupun luar rumah tetap positif untuk menghindari stres dan tekanan

Catatan dari SehatQ

Bipolar adalah gangguan mental yang tidak dapat disembuhkan seumur hidup. Mengetahui kondisi apa saja yang menjadi penyebab bipolar kambuh dan menghindarinya mengurangi risiko penyakit tersebut datang kembali.Untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai kondisi yang menjadi penyebab bipolar kambuh dan cara mencegahnya, tanyakan langsung ke dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
bipolardepresikesehatan mental
Healthline. https://www.healthline.com/health/8-harmful-bipolar-disorder-myths-you-need-to-stop-believing#4.-Myth:-Bipolar-disorder-can-be-cured-through-diet-and-exercise.-
Diakses pada 17 Maret 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/bipolar-disorder/diagnosis-treatment/drc-20355961
Diakses pada 17 Maret 2021
Sane Australia. https://www.sane.org/information-stories/the-sane-blog/wellbeing/what-you-need-to-know-about-relapse-in-bipolar-disorder
Diakses pada 17 Maret 2021
Health Grades. https://www.healthgrades.com/right-care/bipolar-disorder/recognizing-signs-of-bipolar-disorder-relapse#:~:text=Relapses%20of%20mania%20or%20depression,medications%20are%20common%20relapse%20triggers.
Diakses pada 17 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait