Selain Panu, Ini Penyebab Bercak Putih pada Kulit Lainnya


Bercak putih pada kulit tidak hanya disebabkan oleh panu, melainkan penyakit kulit lainnya. Penyebab bercak putih pada kulit bisa karena eksim, vitiligo, hingga morfea.

0,0
26 Oct 2020|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Bercak putih pada kulit dapat disebabkan banyak penyakit kulitVitiligo hingga panu dapat menyebabkan bercak putih pada kulit
Bercak putih pada kulit mungkin dialami oleh sebagian besar orang. Kemunculan bercak putih di kulit ini sering kali menurunkan rasa percaya diri penderitanya, terutama bila ada di bagian kulit yang mudah dilihat, seperti area wajah. 
Ada banyak kondisi atau penyakit lain yang dapat memicu timbulnya bintik-bintik putih pada kulit.  Sebelum mencari tahu cara mengatasi bercak putih pada kulit wajah dan area tubuh lainnya, ada baiknya kita kenali terlebih dahulu berbagai penyebabnya.

Penyebab bercak putih pada kulit

Bercak putih pada kulit atau hipopigmentasi dapat terjadi ketika protein dalam kulit atau sel-sel kulit mati terjebak di bawah permukaan kulit sehingga menyebabkan warna kulit menjadi tidak merata, terutama bila Anda memiliki kulit yang lebih gelap.Pada dasarnya, bercak putih di kulit bukan merupakan kondisi yang berbahaya. Kendati demikian, Anda tetap perlu mengetahui penyebabnya untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Berikut adalah berbagai penyebab bercak putih pada kulit yang Anda alami. 

1. Panu

Salah satu penyebab bercak putih pada kulit yang paling umum adalah panu atau pityriasis versicolor (tinea versicolor). Kondisi ini dapat terjadi akibat infeksi jamur yang tak terkendali pada permukaan kulit.Panu menimbulkan bercak putih pada kulit tangan hingga punggung. Selain muncul bintik-bintik putih pada kulit, panu juga memiliki gejala lain berupa gatal-gatal, kerak pada kulit, hingga kulit kering.Panu dapat disebabkan oleh keringat berlebihan, kulit berminyak, cuaca yang lembap dan hangat, hingga lemahnya sistem imun tubuh.Jika gejalanya ringan, Anda mungkin dapat mengonsumsi obat-obatan antijamur topikal, seperti miconazole, ketoconazole, selenium sulfide, dan clotrimazoleJika obat panu tanpa resep dokter tersebut tidak kunjung meredakan gejala, dokter spesialis kulit mungkin akan meresepkan krim topikal yang dosisnya lebih kuat hingga obat minum.Pastikan Anda konsultasi terlebih dahulu ke dokter sebelum mencoba berbagai obat-obatan panu tersebut.Tergantung seberapa parah bintik-bintik putih pada kulit Anda, biasanya cara menghilangkan panu ini membutuhkan waktu beberapa minggu atau bulan sampai memudar dengan sendirinya.

2. Eksim

Eksim atau dermatitis atopik juga bisa menjadi penyebab bercak putih pada kulit punggung atau tangan Anda. Penyakit kulit ini ditandai dengan munculnya ruam, kulit kemerahan, serta benjolan kecil. Bahkan, ada pula yang disertai dengan bercak putih di kulit.Gejala eksim dapat muncul di bagian kulit, mana saja, tetapi yang paling sering pada area kulit, seperti::
  • Wajah
  • Kulit kepala
  • Tangan
  • Kaki
  • Siku
  • Pergelangan tangan
  • Di belakang lutut
  • Kelopak mata
Anda bisa meredakan gejala gatal akibat eksim menggunakan obat antihistamin. Namun, jika antihistamin tidak ampuh, dokter kulit mungkin akan meresepkan obat oles kortikosteroid.Selalu konsultasikan dengan dokter spesialis kulit untuk mendapatkan pilihan cara mengobati eksim yang tepat sesuai kondisi Anda. 

3. Pityriasis alba

Pityriasis alba adalah salah satu penyakit kulit yang menyebabkan kulit kemerahan bersisik. Jika sudah sembuh, penyakit ini akan meninggalkan bercak putih pada kulit.Bercak putih di kulit akibat pityriasis alba belum dapat diketahui secara pasti penyebabnya. Namun, para ahli kulit meyakini bahwa pityriasis alba merupakan bentuk ringan dari eksim. Kondisi ini lebih sering terjadi pada orang yang memiliki kulit sensitif atau kerap terpapar sinar matahari. Pityriasis alba seringkali dialami oleh anak-anak hingga remaja, yakni rentang usia 3-16 tahun. Wajah merupakan bagian kulit yang paling sering terdampak penyakit kulit ini, disusul leher, bahu, atau area kulit yang sering terpapar sinar matahari. Umumnya, pityriasis alba dapat sembuh dengan sendirinya. Jika memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit, ia mungkin akan meresepkan krim pelembap, obat steroid oles, dan krim nonsteroid untuk mengobati bintik-bintik putih pada kulit.

4. Vitiligo

Vitiligo dapat memunculkan bercak putih pada kulit
Vitiligo dapat sebabkan bercak putih pada kulit
Bercak putih pada kulit, tetapi bukan panu, dapat disebabkan oleh vitiligo. Vitiligo adalah kondisi kulit yang terjadi saat sel kulit bernama melanosit berhenti memproduksi melanin. Melanin adalah pigmen yang memberikan warna pada kulit, rambut, dan mata. Tanpa adanya pigmen melanin, bercak putih di kulit bisa muncul.Vitiligo ditandai dengan kemunculan bercak putih pada tangan, lutut, alat kelamin, hingga rambut. Penyakit ini juga bisa berdampak pada bagian dalam mulut dan hidung.Penyebab vitiligo belum diketahui secara pasti, tetapi para ahli percaya bahwa kondisi ini ada hubungannya dengan faktor genetik dan penyakit autoimun.Selain itu, faktor yang meningkatkan risiko vitiligo, seperti paparan sinar matahari berlebihan, luka pada kulit yang cukup dalam, stres, hingga paparan bahan kimia industri.Dokter biasanya akan menyarankan penderita vitiligo untuk menggunakan kosmetik guna menutupi bagian bercak putih pada kulit. Meski tidak ada pengobatan vitiligo, dokter mungkin akan meresepkan obat-obatan steroid, imunomodulator, hingga terapi cahaya ultraviolet untuk menghilangkan bercak putih pada kulit akibat vitiligo.

5. Idiopathic guttate hypomelanosis

Idiopathic guttate hypomelanosis dapat menyebabkan bercak putih pada kulit
Idiopathic guttate hypomelanosis bisa "undang" bercak putih pada kulit
Idiopathic guttate hypomelanosis (IGH) adalah kondisi medis yang ditandai dengan bercak putih kecil di bagian kulit, seperti kaki dan lengan. Umumnya, bercak putih di kulit akibat IGH tidak menimbulkan rasa nyeri. Penyebab utama dari IGH adalah paparan sinar matahari yang berlebihan.IGH lebih sering dirasakan oleh orang-orang yang berkulit putih dan cenderung dialami oleh perempuan berusia 40 tahun ke atas. Meski begitu, IGH juga bisa dirasakan oleh remaja perempuan dan pria.Cara mengatasi bintik-bintik putih akibat IGH adalah mengoleskan tabir surya dan menghindari paparan sinar matahari berlebih saat bepergian ke luar rumah. Untuk menghilangkan bercak putih pada kulit ini sepenuhnya, konsultasikan dengan dokter spesialis kulit. Dokter mungkin akan merekomendasikan penghambat kalsineurin sampai tindakan laser.

6. Morfea

Morfea menjadi penyebab bercak putih pada kulit yang disebabkan oleh meningkatnya jumlah kolagen pada bagian kulit tersebut. Perubahan kulit ini biasanya muncul pada bagian perut, dada, atau punggung, tetapi bercak putih pada kulit wajah, lengan, atau tungkai. Penyebab morfea belum dapat diketahui secara pasti, tetapi faktor gangguan autoimun berkaitan erat dengan kemunculan penyakit kulit ini karena sel-sel produksi kolagen membuat produksi kolagen berlebih. Tidak ada pengobatan khusus untuk morfea. Beberapa pengobatan morfea yang ada hanya digunakan untuk mengendalikan gejala. Untuk menghilangkan morfea sepenuhnya, dokter mungkin akan disarankan untuk melakukan fototerapi dan krim vitamin D (calcipotriene).

7. Lichen sclerosus

Lichen sclerosus adalah penyakit kulit langka yang dapat menyebabkan munculnya bercak putih pada kulit perempuan. Pada perempuan, biasanya bercak putih di kulit muncul pada bagian anus dan vulva (permukaan luar vagina). Pada pria, bercak putih akan muncul pada kulup penis.Gejala lichen sclerosus tidak hanya memunculkan bintik-bintik putih di kulit saja, melainkan rasa sakit saat berhubungan intim, gatal-gatal, sulit buang air kecil, kulit mudah memar, hingga perdarahan.Hingga saat ini, penyebab lichen sclerosus masih misterius. Namun, ketidakstabilan hormon dan gangguan pada sistem imun tubuh dipercaya sebagai salah satu penyebabnya.Untuk mengatasinya, dokter mungkin akan memberikan salep atau krim kortikosteroid guna mengatasi gejalanya.

Haruskah bercak putih di kulit dikhawatirkan?

Pada dasarnya, bercak putih di kulit bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Meski demikian, beberapa penyebab di atas tidak boleh disepelekan karena menandakan adanya penyakit kulit yang Anda idap. Jika beberapa hal di bawah ini terjadi bersamaan dengan kemunculan bintik-bintik putih pada kulit, segera temui dokter untuk mendapatkan penanganan.
  • Bercak putih yang tak kunjung hilang walaupun sudah diobati
  • Bintik-bintik putih terus-menerus muncul meski sudah sempat hilang
  • Menyebar ke area kulit lainnya
  • Menimbulkan gejala, seperti nyeri, gatal, dan gangguan emosional.
Bagi Anda yang ingin mengetahui penyebab bercak putih pada kulit lebih mendalam, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga!
kulit dan kecantikanvitiligopanupenyakit kulitmasalah kuliteksimeksim atopik
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319887
Diakses pada 12 Oktober 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/skin-disorders/white-spots-on-skin#tinea-versicolor
Diakses pada 12 Oktober 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/morphea#treatment
Diakses pada 11 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait