6 Penyebab Bercak Putih pada Kulit dan Cara Mengatasinya

(0)
26 Oct 2020|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Bercak putih pada kulit dapat disebabkan banyak penyakit kulit, seperti panu hingga vitiligo.Vitiligo hingga panu dapat sebabkan bercak putih pada kulit.
Panu bukanlah satu-satunya penyebab bercak putih pada kulit. Ada banyak kondisi atau penyakit lain yang juga mampu memicu timbulnya bercak putih pada kulit.Bercak putih ini sering kali menurunkan rasa percaya diri penderitanya, terutama jika ada di bagian kulit yang kasat mata, seperti pipi misalnya. Sebelum mencari tahu cara mengatasi bercak putih pada kulit, ada baiknya kita kenali terlebih dahulu berbagai penyebabnya.

6 penyebab bercak putih pada kulit

Meskipun bercak putih pada kulit umumnya diakibatkan oleh penyakit yang tidak berbahaya, tidak ada salahnya untuk memahami berbagai penyebabnya. Hal ini dilakukan untuk mencari pengobatan terbaiknya agar bercak putih pada kulit tak datang lagi.

1. Panu

Panu atau tinea versicolor adalah penyebab bercak putih pada kulit yang sangat umum. Kondisi ini terjadi akibat infeksi jamur yang tak terkontrol di permukaan kulit.Selain muncul bercak putih pada kulit, panu juga memiliki gejala lain berupa gatal-gatal, kerak pada kulit, hingga kulit kering.Panu dapat disebabkan oleh keringat berlebihan, kulit berminyak, cuaca yang lembap dan hangat, hingga lemahnya sistem imun tubuh.Jika gejalanya ringan, Anda boleh mengonsumsi obat-obatan antijamur oles, seperti miconazole, ketoconazole, dan clotrimazole. Namun ingat, sebaiknya Anda konsultasi terlebih dahulu ke dokter sebelum mencoba berbagai obat tersebut.

2. Eksim

Eksim atau dermatitis atopik ditandai dengan munculnya ruam, kulit kemerahan, serta benjolan kecil. Berbagai gejala eksim tersebut biasanya disertai dengan bercak kulit pada putih.Eksim dapat muncul di berbagai bagian kulit, tetapi yang paling sering meliputi:
  • Wajah
  • Kulit kepala
  • Tangan
  • Kaki
  • Siku
  • Pergelangan tangan
  • Di belakang lutut
  • Kelopak mata.
Untuk gejala gatalnya, eksim dapat diobati dengan antihistamin. Namun, jika antihistamin tidak ampuh, dokter bisa meresepkan obat oles kortikosteroid.

3. Pityriasis alba

Pityriasis alba merupakan penyakit kulit yang menyebabkan kulit kemerahan bersisik. Jika sudah sembuh, penyakit ini akan meninggalkan bercak putih pada kulit.Pityriasis alba seringkali diderita anak berusia 3-16 tahun. Wajah adalah bagian kulit yang paling sering terdampak penyakit ini.Para peneliti tidak tahu pasti apa penyebab pityriasis alba. Namun, mereka yakin bahwa pityriasis alba merupakan bentuk ringan dari eksim.Biasanya, pityriasis alba akan sembuh dengan sendirinya. Namun, dokter bisa memberikan krim pelembap, steroid oles, dan krim nonsteroid untuk mengobati bercak putihnya.

4. Vitiligo

Vitiligo dapat memunculkan bercak putih pada kulit
Vitiligo dapat sebabkan bercak putih pada kulit
Vitiligo terjadi saat sel kulit bernama melanosit berhenti memproduksi melanin. Melanin adalah pigmen yang memberikan warna pada kulit, rambut, dan mata. Tanpa pigmen, bercak putih pada kulit bisa muncul.Vitiligo umumnya menyerang bagian lutut, tangan, alat kelamin, dan rambut. Penyakit ini juga bisa berdampak pada bagian dalam mulut dan hidung.Penyebab vitiligo belum diketahui secara pasti, tetapi para ahli percaya bahwa kondisi ini memiliki hubungan dengan faktor genetik dan penyakit autoimun.Dokter akan menyarankan penderita vitiligo untuk menggunakan kosmetik guna menutupi bagian bercak putih pada kulit. Dokter juga bisa meresepkan obat-obatan steroid, imunomodulator, hingga terapi cahaya ultraviolet untuk menangani vitiligo.

5. Lichen sclerosus

Lichen sclerosus adalah penyakit langka yang dapat menyebabkan munculnya bercak putih pada kulit wanita, biasanya di bagian anus dan vulva (permukaan luar vagina). Pada pria, lichen sclerosus biasanya menyebabkan bercak putih pada kulit kulup penis.Gejala lichen sclorus tidak hanya memunculkan bercak putih di kulit saja, tapi juga rasa sakit saat berhubungan intim, gatal-gatal, sulit buang air kecil, kulit mudah memar, hingga perdarahan.Hingga saat ini, penyebab lichen sclerosus masih misterius. Namun, ketidakstabilan hormon dan gangguan pada sistem imun tubuh dipercaya sebagai salah satu penyebabnya.Untuk mengatasinya, dokter bisa memberikan salep atau krim kortikosteroid guna mengatasi gejalanya.

6. Idiopathic guttate hypomelanosis

Idiopathic guttate hypomelanosis dapat menyebabkan bercak putih pada kulit
Idiopathic guttate hypomelanosis bisa "undang" bercak putih pada kulit
Idiopathic guttate hypomelanosis atau IGH adalah kondisi medis yang ditandai dengan bercak putih kecil di bagian kulit seperti kaki dan lengan. Umumnya, bercak putih akibat IGH tidak menimbulkan rasa nyeri. Penyebab utama dari IGH adalah paparan sinar matahari yang berlebihan.IGH lebih sering dirasakan oleh mereka yang berkulit putih dan cenderung menyerang wanita berusia 40 tahun ke atas. Meski begitu, IGH juga bisa dirasakan oleh remaja wanita dan pria.Cara mengatasinya bisa dengan menggunakan tabir surya dan menghindari paparan sinar matahari berlebih saat bepergian ke luar rumah. Untuk menghilangkan bercak putihnya, dokter bisa merekomendasikan penghambat kalsineurin atau perawatan laser.

Haruskah bercak putih pada kulit dikhawatirkan?

Selain mengganggu penampilan, bercak putih pada kulit dapat menandakan adanya penyakit kulit yang Anda idap. Maka dari itu, kondisi ini tidak boleh disepelekan.Jika beberapa hal di bawah ini terjadi bersamaan dengan bercak putih pada kulit, segeralah datang ke dokter untuk mendapatkan penanganan:
  • Bercak putih yang tak kunjung hilang walau sudah diobati
  • Terus-menerus muncul meski sudah sempat hilang
  • Menyebar ke bagian kulit lainnya
  • Menyebabkan gejala seperti nyeri, gatal, dan gangguan emosional.
Bagi Anda yang ingin mengetahui penyebab bercak putih pada kulit lebih mendalam, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga!
kesehatan kulitkulit dan kecantikanvitiligopanu
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319887
Diakses pada 12 Oktober 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/skin-disorders/white-spots-on-skin#tinea-versicolor
Diakses pada 12 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait