logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Ini Penyebab Berat Badan Naik Tiba-tiba, Haruskah Dikhawatirkan?

open-summary

Penyebab berat badan naik bisa disebabkan oleh kondisi kesehatan tertentu, seperti hipotiroidisme, mengonsumsi obat-obatan, hingga insomnia. Selain itu, ada juga kebiasaan buruk penyebab gemuk yang perlu diwaspadai, seperti jarang minum air putih.


close-summary

3.71

(7)

19 Jan 2021

| Fadli Adzani

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Tidak hanya makanan, ternyata ada juga penyakit yang bisa menjadi penyebab berat badan naik tiba-tiba.

Berbagai penyakit yang menjadi penyebab berat badan naik tiba-tiba tidak boleh diremehkan.

Table of Content

  • Kondisi kesehatan yang menjadi penyebab berat badan naik tiba-tiba
  • Kebiasaan yang membuat berat badan naik
  • Catatan dari SehatQ

Naiknya berat badan secara drastis dalam waktu yang singkat tidak selalu disebabkan oleh makan berlebihan. Ada sejumlah penyebab berat badan naik tiba-tiba dalam bentuk penyakit atau kondisi medis yang perlu segera ditangani. Apa saja penyebabnya?

Advertisement

Kondisi kesehatan yang menjadi penyebab berat badan naik tiba-tiba

Sebenarnya, badan gemuk seiring waktu adalah hal yang biasa terjadi. Namun, ada beberapa kasus di mana berat badan dapat naik secara drastis tanpa penyebab yang jelas.

Berikut beberapa kondisi medis yang bisa menjadi penyebab berat badan naik tiba-tiba:

1. Mengonsumsi obat-obatan

Beberapa obat dapat menjadi penyebab gemuk secara tiba-tiba. Menurut Obesity Action Coalition, ada sejumlah jenis obat-obatan yang bisa menyebabkan kenaikan berat badan secara signifikan hanya dalam waktu satu bulan saja.

Obat-obatan yang dimaksud meliputi obat kejang, obat diabetes melitus, obat tekanan darah tinggi, hingga obat depresi dan gangguan psikiatri.

2. Insomnia

Insomnia dapat menjadi penyebab berat badan naik tiba-tiba
Insomnia dapat menjadi penyebab berat badan naik tiba-tiba

Tahukah Anda kalau insomnia dapat menjadi penyebab gemuk yang sering tidak disadari? Sebuah penelitian dari 2013 telah membuktikan bahwa pasien insomnia yang kekurangan tidur mengonsumsi karbohidrat lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan energinya. Alhasil, berat badan akan naik secara signifikan dalam waktu singkat.

Partisipan di dalam studi tersebut juga terbukti mengonsumsi kalori lebih banyak, terutama setelah makan malam. Untuk mengatasinya, Anda perlu mengurangi kebiasaan yang bikin gemuk tersebut, seperti begadang hingga makan di malam hari.

3. Berhenti merokok

Beberapa orang yang baru berhenti merokok ternyata bisa mengalami kenaikan berat badan yang signifikan dalam waktu cepat.

Para ahli percaya, hal ini terjadi akibat nikotin yang terkandung rokok dapat menekan nafsu makan. Itulah sebabnya, saat mereka berhenti merokok, nafsu makan mereka akan meningkat.

Selain itu, perasaan stres yang muncul akibat ingin merokok juga bisa memicu makan berlebihan. Menurut studi, orang yang baru saja berhenti merokok akan mengalami kenaikan berat badan sebanyak 1 kilogram di bulan pertama.

Kenaikan berat badan ini akan sangat terlihat di 3 bulan pertama setelah berhenti merokok. Selanjutnya, kenaikan berat badan mulai melambat di bulan keenam.

4. Sindrom ovarium polikistik

Para penderita sindrom ovarium polikistik dapat merasakan kenaikan berat badan secara signifikan, terutama di bagian perutnya. Sebab, penyakit ini akan menyebabkan ovarium memproduksi hormon seks pria dalam jumlah yang tinggi.

Gejala lain dari sindrom ovarium polikistik meliputi:

  • Menstruasi yang tidak teratur
  • Pertumbuhan rambut di bagian punggung, dada, dan perut
  • Kerontokan rambut
  • Jerawat
  • Kulit menghitam di bagian ketiak, payudara, dan leher.

Tidak ada obat yang bisa menyembuhkan sindrom ovarium polikistik. Namun, dokter biasanya menyarankan perubahan gaya hidup, seperti berolahraga teratur hingga mengonsumsi makanan sehat. Obat-obatan hormon juga bisa diberikan untuk meredakan gejalanya.

5. Gagal jantung

Kenaikan berat badan atau pembengkakan di beberapa bagian tubuh tertentu dapat disebabkan oleh retensi cairan dan bisa menjadi tanda gagal jantung.

Menurut Asosiasi Jantung Amerika Serikat (AHA), kenaikan berat badan sebanyak 0,9-1,3 kilogram dalam waktu 24 jam bisa menjadi tanda gagal jantung.

Penderita gagal jantung biasanya juga mengalami pembengkakan di bagian perut, pergelangan kaki, hingga kakinya.

6. Retensi cairan

Retensi cairan atau penumpukan cairan di dalam tubuh juga bisa menjadi penyebab berat badan naik tiba-tiba. Kondisi ini menyebabkan beberapa bagian tubuh membengkak (edema), seperti tangan, wajah, hingga perut.

Penderita gagal jantung, penyakit ginjal, hingga penyakit organ hati paling sering mengalami kenaikan berat badan tiba-tiba akibat retensi cairan.

7. Perubahan hormon

Saat menopause, kadar hormon estrogen di dalam tubuh wanita akan menurun. Kondisi ini dapat menyebabkan kenaikan berat badan akibat bagian perut dan pinggul yang membesar.

Perubahan hormon ini juga bisa menyebabkan metabolisme tubuh menjadi lambat sehingga menyebabkan kenaikan berat badan.

Terdapat kondisi medis yang bisa menyebabkan perubahan hormon baik pada pria ataupun wanita, seperti hipotiroidisme, sindrom Cushing (meningkatnya hormon kortisol), hingga meningkatkanya produksi hormon aldosteron.

8. Masalah ginjal

Penyebab berat badan naik tiba-tiba
Hati-hati, masalah ginjal bisa menjadi penyebab berat badan naik tiba-tiba

Naiknya berat badan secara ‘misterius’ disertai dengan pembengkakan di bagian tubuh, bisa menjadi gejala dari penyakit ginjal atau sindrom nefrotik (kerusakan pada ginjal).

Saat ginjal tak berfungsi dengan baik, tubuh akan menahan cairan sehingga berat badan akan bertambah. Selain itu, ginjal yang rusak juga tidak mampu membuang limbah dan cairan berlebih dari dalam tubuh.

Gejala lain yang menandakan penyakit ginjal meliputi:

  • Rasa lelah
  • Volume urine sedikit
  • Urine berbusa
  • Gatal
  • Tidak nafsu makan
  • Kram otot
  • Nyeri sendi
  • Sakit kepala
  • Sulit berkonsentrasi.

9. Hipotiroidisme

Gangguan pada tiroid, hipotiroidisme, dapat memperlambat metabolisme tubuh. Hal ini dipercaya bisa menjadi penyebab berat badan naik tiba-tiba. Masalah pada tiroid juga bisa menyebabkan tubuh menahan cairan.

Gejala lain hipotiroidisme yang harus diwaspadai meliputi:

  • Merasa lelah
  • Tubuh terasa dingin
  • Kulit dan rambut kering
  • Kuku rapuh
  • Sendi kaku
  • Otot terasa nyeri
  • Sembelit.

10. Kanker ovarium

Kanker ovarium juga bisa menyebabkan berat badan naik secara tiba-tiba. Biasanya, kenaikan berat badan itu akan disertai gejala:

  • Rasa nyeri di bagian perut dan panggul
  • Sulit tidur
  • Sering kebelet kencing
  • Tidak nafsu makan
  • Merasa kenyang terlalu cepat
  • Siklus haid yang tidak lazim
  • Gangguan pencernaan.

Baca juga: 8 Tips Menurunkan Berat Badan dengan Cepat

Kebiasaan yang membuat berat badan naik

Selain sejumlah kondisi kesehatan di atas, rupanya masih ada banyak penyebab berat badan naik akibat sering melakukan beberapa kebiasaan, seperti:

1. Makan terlalu cepat dan buru-buru

Kebiasaan makan buru-buru atau dengan cepat dapat menyebabkan berat badan cepat naik. Dikutip dari penelitian, orang yang mempunyai kebiasaan ini cenderung mengalami kenaikan berat badan lebih cepat.

Saat makan terlalu cepat, tubuh tidak akan memberikan kesempatan untuk memberitahu otak bahwa perut sudah kenyang. Oleh sebab itu, Anda akan makan lebih banyak sehingga berat badan naik drastis.

2. Melewatkan jam makan

Pola makan yang bikin gemuk salah satunya adalah melewatkan jam makan. Ketika melewatkan jam makan, Anda akan merasa kelaparan sehingga metabolisme tubuh melambat. Akibat tubuh merasa lapar, Anda akan cenderung makan dalam porsi besar.

Supaya metabolisme tetap terjaga, cobalah makan dalam jumlah kecil setiap tiga sampai empat jam sekali. Pastikan Anda mengonsumsi makanan yang mengandung serat dan protein agar metabolisme tubuh tetap terjaga.

3. Terlalu banyak tidur

Penyebab berat badan naik lainnya juga bisa disebabkan oleh kebiasaan buruk, seperti kebanyakan tidur. Berdasarkan penelitian, seseorang yang tidur lebih dari 9 jam setiap hari selama 6 tahun cenderung 21% lebih tinggi mengalami obesitas ketimbang seseorang yang hanya tidur 7-8 jam.

Waktu tidur yang optimal untuk menjaga berat badan adalah 6-8 jam sehari. Pastikan Anda tetap produktif di siang hari dan mendapatkan istirahat yang cukup di malam hari.

4. Kurang minum

Kurang minum bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan, salah satunya adalah membuat berat badan cepat naik. Penelitian menunjukkan, rasa haus sering disalahartikan oleh tubuh sebagai rasa lapar.

Itulah sebabnya, orang yang minum dua cangkir air sebelum sarapan dapat mengonsumsi 22% kalori yang lebih rendah, dibandingkan yang tidak minum sama sekali.

Namun, pastikan minuman yang banyak dikonsumsi adalah air putih. Hindari terlalu banyak mengonsumsi minuman tinggi gula, seperti soda.

5. Mengonsumsi banyak pemanis buatan

Saat mengonsumsi camilan, sebaiknya perhatikan kandungan gula di dalamnya. Pasalnya, beberapa camilan tidak sehat mengandung tinggi kandungan gula buatan yang bisa memicu kenaikan berat badan.

Pemanis buatan akan tetap mengeluarkan hormon insulin yang bisa membantu menyimpan lemak. Selain itu, produk makanan biasanya juga mengganti gula dengan krim atau minyak kelapa sawit yang mengandung lemak tidak baik bagi tubuh.

Untuk mengatasinya, Anda bisa makan camilan yang rendah gula atau pemanis buatan. Salah satu camilan sehat yang bisa dipilih adalah kedelai. Kedelai mengandung asam lemak tak jenuh, serat, antioksidan, hingga protein.

Baca juga: 9 Tips Mengontrol Berat Badan Melalui Kebiasaan Sehat

Catatan dari SehatQ

Berbagai penyebab berat badan naik tiba-tiba tidak boleh diremehkan. Cara mengatasi berat badan naik drastis bisa dengan menjalankan gaya hidup sehat, yakni berolahraga secara teratur, makan banyak protein dan sayuran, membatasi asupan kalori, dan tidur cukup.

Jika Anda mengalami kenaikan berat badan tanpa sebab yang jelas, segera periksakan diri Anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga!

Advertisement

penyakitberat badan idealmenurunkan berat badankelebihan berat badan

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved