Penyebab Bentuk Wajah Tidak Simetris dan Pilihan Cara Mengatasinya

(0)
10 May 2021|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Wajah tidak simetris dapat terjadi karena perubahan struktur gigiWajah tidak simetris dapat dipicu oleh faktor genetik
Pernahkah Anda merasa ada bentuk wajah tidak simetris ketika sedang bercermin atau melihat foto? Mungkin Anda merasa mata tidak simetris, pipi besar sebelah, atau rahang tidak sejajar sehingga membuat Anda bertanya-tanya.Sebetulnya, hampir setiap orang memiliki ketidaksimetrisan di wajahnya. Artinya, di antara sisi kanan dan kiri wajah Anda bisa terlihat adanya perbedaan. Akan tetapi, perbedaan tersebut umumnya tidak terlalu kentara sehingga terlihat relatif sama. Namun, bentuk muka tidak simetris dapat terlihat jelas pada sejumlah kasus sehingga berpotensi mengganggu kepercayaan diri pemiliknya. Lantas, apa penyebabnya?

Penyebab wajah tidak simetris

Jika bentuk wajah yang tidak simetris cenderung sama atau tidak kentara, kemungkinan kondisi tersebut merupakan hal yang normal. Namun, jika Anda menyadari bentuk wajah asimetris dengan jelas atau baru terjadi, ini bisa mengindikasikan kondisi medis. Berikut adalah beberapa kemungkinan penyebab muka tidak simetris: 
  • Kebiasaan tertentu

 Kebiasaan tertentu dapat meningkatkan risiko Anda memiliki muka tidak simetris. Misalnya, tidur tengkurap dengan wajah menekan bantal, mengunyah di satu sisi pipi saja, atau sering menopang dagu.Di sisi lain, merokok membuat wajah terkena zat-zat beracun dan menyebabkan masalah pada pembuluh darah di sekitarnya. Oleh sebab itu, kebiasaan ini menjadi faktor risiko penyebab wajah asimetris yang signifikan. 
  • Pembengkakan wajah di satu sisi

 
bengkak di satu sisi wajah
Pembengkakan di satu sisi wajah menyebabkan muka tidak simetris
Ketika pipi mengalami pembengkakan di satu sisi, misalnya karena sakit gigi atau infeksi, kondisi ini menyebabkan wajah menjadi asimetris. Selain itu, bertambahnya berat badan juga dapat memengaruhi hal ini.  
  • Perubahan struktur gigi

 Menggunakan gigi palsu, pencabutan gigi, atau memasang veneer gigi dapat memengaruhi bentuk wajah, terutama rahang. Tak jarang, setelah prosedur tersebut bentuk wajah tampak tidak simetris. 
  • Genetik

 Jika terdapat anggota keluarga yang memiliki wajah tidak simetris, kemungkinan ia bisa menurunkan bentuk wajah tersebut pada anggota keluarga lainnya. Misalnya, jika bibir ibu Anda asimetris, kemungkinan besar Anda juga memilikinya. 
  • Penuaan

 Muka tidak simetris dapat menjadi bagian alami dari proses penuaan. Masalah ini disebabkan oleh tulang rawan terus tumbuh seiring bertambahnya usia sehingga telinga dan hidung pun tampak berubah atau tidak sejajar. 
  • Bell’s palsy

 Bell’s palsy adalah lumpuhnya saraf wajah yang menyebabkan satu sisi wajah terkulai. Kondisi ini membuat wajah tampak asimetri karena salah satu sisinya tidak bisa bergerak. Penyebab penyakit ini tidak diketahui secara pasti, tapi kemungkinan berkaitan dengan trauma, kerusakan saraf, atau komplikasi infeksi.
  • Cedera

cedera di area wajah
Cedera di area wajah bisa menyebabkan muka tidak simetris
Cedera di sekitar area wajah dapat menyebabkan muka tidak simetris. Misalnya, patah hidung, rahang yang bergeser, atau benturan keras di bibir akan membuatnya terlihat tidak sejajar. 
  • Tortikolis

 Tortikolis atau leher bengkok adalah kondisi otot leher tidak normal sehingga menyebabkan kepala miring. Kondisi ini membuat otot di salah satu sisi leher jauh lebih kuat dibandingkan sisi lainnya. Terkadang, tortikolis juga terjadi saat janin berada di dalam rahim sehingga mengakibatkan wajah asimetris pada bayi baru lahir. 
  • Stroke

 Wajah tidak simetris juga bisa terjadi akibat stroke. Kondisi ini terjadi ketika aliran darah ke otak berkurang sehingga menyebabkan kelumpuhan. Stroke dapat ditandai dengan mati rasa di salah satu atau kedua sisi wajah. 

Cara mengatasi wajah tidak simetris

Wajah asimetris tidak perlu mendapat perawatan khusus jika merupakan faktor keturunan atau bukan kondisi yang membahayakan. Sementara itu, jika masalah ini dipicu oleh kondisi medis tertentu, Anda harus melakukan pengobatan untuk mengatasi kondisi yang mendasarinya.Terdapat beberapa perawatan kecantikan yang dapat Anda lakukan untuk memperbaiki wajah tidak simetris, di antaranya: 
  • Filler

 
suntik filler di pipi
Filler membantu wajah menjadi tampak lebih bervolume
Filler adalah perawatan kecantikan yang dilakukan dengan menyuntikkan cairan khusus ke beberapa bagian wajah agar tampak lebih bervolume, misalnya bibir, dagu, atau hidung. Filler dapat membantu mengatasi wajah tidak simetris akibat ketidakseimbangan jaringan atau lemahnya otot. Namun, perawatan ini tidak bersifat permanen. 
  • Memasang Implan wajah

 Implan wajah dilakukan dengan cara memasukkan silikon, gel, atau plastik untuk memberi kesan simetris pada wajah. Prosedur ini dapat menjadi pilihan jika muka tidak simetris disebabkan struktur kerangka wajah yang tidak pas. 
  • Operasi 

 Operasi bagian wajah yang menurut Anda tidak simetris dapat dilakukan dokter spesialis bedah plastik. Jika yang tak simetris area hidung maka Operasi hidung umumnya dilakukan untuk mengatasi hidung yang patah atau memperbaiki penampilan hidung. Sebelum melakukannya, Anda harus berkonsultasi terlebih dulu pada dokter.Bagi Anda yang ingin bertanya lebih lanjut seputar wajah tidak simetris, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
cederamasalah sarafstroketortikolisbell’s palsypenuaan
Healthline. https://www.healthline.com/health/asymmetrical-face#treatment
Diakses pada 26 April 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/asymmetrical-face#treatment
Diakses pada 26 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait