Penyebab Benjolan di Kaki dan Cara Mengatasinya


Benjolan di kaki dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, seperti kista ganglion, plantar fibroma, hingga kanker. Periksakan diri ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.

0,0
03 Sep 2021|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Benjolan di kaki umumnya disebabkan oleh kista ganglionBenjolan di kaki bisa dipicu oleh memakai sepatu yang tidak pas
Munculnya benjolan di kaki bisa membuat penderitanya merasa khawatir. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi yang umum hingga berbahaya. Benjolan tersebut juga ada yang terasa sakit ataupun tidak sakit sama sekali.Benjolan terkadang dapat disertai gejala lain yang bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Anda tentunya tidak boleh menyepelekan masalah ini. Untuk mendapatkan penanganan yang tepat, sebaiknya Anda ketahui berbagai kemungkinan penyebab benjolan di kaki.

Penyebab benjolan di kaki

Benjolan di kaki bisa muncul pada salah satu kaki atau bahkan keduanya. Dalam sebuah studi dalam jurnal Annals of The Royal College of Surgeon of England menyimpulkan bahwa sebagian besar benjolan kaki bersifat jinak dan kista ganglion menjadi penyebab yang paling umum. Berikut adalah sejumlah kemungkinan penyebab benjolan di kaki yang dapat terjadi.

1. Kista ganglion

Kista ganglion merupakan benjolan lunak berisi cairan yang jinak atau nonkanker. Kista ini umumnya muncul di bagian atas kaki. Awalnya Anda mungkin tidak merasakan apa pun, tapi gejala baru akan muncul saat ukuran benjolan di kaki cukup besar hingga bergesekan dengan saraf atau persendian. Kondisi ini bisa menyebabkan nyeri, kesemutan, atau mati rasa di area yang terdampak.

2. Cedera

cedera pada tulang atau sendi kaki
Cedera pada tulang atau sendi di kaki bisa menyebabkan munculnya benjolan
Penyebab benjolan di kaki sakit bila ditekan umumnya adalah cedera pada tulang atau sendi di area tersebut. Kondisi ini biasanya disertai dengan pembengkakan dan memar. Namun, saat kaki mulai pulih, benjolan di kaki cenderung akan hilang dengan sendirinya.

3. Bursitis

Bursitis adalah peradangan pada kantong berisi cairan pelumas (bursa) yang berfungsi untuk mengurangi gesekan antara tulang, tendon, otot, dan kulit di area persendian. Kondisi ini dapat disebabkan oleh latihan fisik tertentu atau memakai sepatu yang ukurannya tidak pas.Benjolan dapat berkembang pada bagian atas kaki, sisi kaki, tumit, atau jempol. Area yang terdampak bursitis akan menjadi kemerahan, nyeri, dan lembut saat disentuh. Selain itu, kondisi ini bisa menghambat rentang gerak Anda.

4. Plantar fibroma

Benjolan di kaki tapi tidak sakit bisa menandakan plantar fibroma. Kondisi ini merupakan pertumbuhan benjolan jinak di lengkungan kaki. Akan tetapi, plantar fibroma juga dapat berkembang di sisi dekat lengkungan kaki Anda. Tekstur benjolannya lebih padat daripada kista ganglion.

5. Asam urat

nyeri asam urat
Penyakit asam urat dapat memicu timbulnya benjolan yang disebut tophi
Asam urat adalah penyakit sendi yang terjadi akibat penumpukan kristal asam urat. Kondisi ini bisa menyebabkan peradangan dan pembengkakan di kaki, terutama di sekitar pangkal jempol kaki. Sendi pun bisa terasa nyeri, hangat, dan bengkak. Dalam kasus yang lebih lanjut, asam urat memicu munculnya benjolan yang disebut tophi. Awalnya mungkin tidak menimbulkan rasa nyeri. Namun, saat ukurannya menjadi lebih besar, benjolan di kaki ini dapat membatasi gerak dan mengikis tulang di lokasi sendi Anda.

6. Lipoma

Walaupun tidak umum, lipoma atau benjolan lemak dapat muncul di kaki. Benjolan di kaki tapi tidak sakit ini terasa lunak dan bersifat nonkanker. Jika ditekan dengan jari secara perlahan, lipoma juga mudah digerakkan.

7. Rheumatoid arthritis

Selain lipoma, rheumatoid arthritis dapat menyebabkan munculnya benjolan di kaki tapi tidak sakit. Tekstur benjolan ini keras dan berukuran sebesar kenari atau kacang polong. Pada sebagian kasus, benjolan bisa terasa nyeri jika berada dekat saraf atau ada peradangan yang mendasarinya.

8. Kanker

Sebagian benjolan di kaki dapat mengindikasikan kanker. Sarkoma sinovial adalah jenis kanker jaringan lunak yang ditandai dengan munculnya benjolan atau pembengkakan. Kondisi ini dapat memengaruhi kaki dan menimbulkan rasa nyeri atau mati rasa. Jika tidak ditangani dengan cepat, kanker ini bisa menyebar ke area tubuh lain.

Cara menghilangkan benjolan di kaki

Jika benjolan di kaki berangsur membaik, Anda tak perlu khawatir berlebihan karena kondisi ini bisa hilang dengan sendirinya. Namun, apabila disertai rasa nyeri dan ketidaknyamanan, terutama saat berjalan, sebaiknya periksakan diri ke dokter.Sementara itu, nyeri di kaki yang semakin parah atau benjolan yang membesar dengan cepat harus diwaspadai dan perlu segera ditangani. Dokter akan melakukan cara menghilangkan benjolan di kaki sesuai dengan penyebabnya.Obat-obatan atau operasi mungkin diperlukan untuk menghilangkan benjolan tersebut. Jadi, pastikan selalu berkonsultasi pada dokter mengenai pengobatan yang tepat untuk mengatasi keluhan Anda.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar benjolan di kaki, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
asam uratkakipenyakit kakibursitisartritis rheumatoidkista ganglion
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1964714/
Diakses pada 20 Agustus 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/lump-on-side-of-foot#when-to-see-a-doctor
Diakses pada 20 Agustus 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/lump-on-top-of-foot#rheumatoid-nodules
Diakses pada 20 Agustus 2021
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/gout-tophi-tophus-what-is-it-189830
Diakses pada 20 Agustus 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321813#treatment
Diakses pada 20 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait