Bayi Tidak Mau Menyusu, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya


Bayi tidak mau menyusu bisa terjadi secara tiba-tiba. Kondisi ini merupakan cara bayi untuk memberi tahu ibu bahwa ada sesuatu yang salah, mulai dari alami stres pada bayi hingga ibu mengalami mastitis.

(0)
14 Oct 2019|Dina Rahmawati
Bayi tidak mau menyusu terlihat rewel dan frustrasiBayi tidak mau menyusu biasanya menangis atau memalingkan kepala
Bayi tidak mau menyusu tentu membuat Anda bingung dan tidak tahu harus berbuat apa. Padahal ASI, terutama ASI eksklusif, merupakan sumber nutrisi utama bagi bayi yang penting untuk perkembangannya.Jika bayi mogok menyusu dalam waktu yang lama, maka mereka berpotensi mengalami kekurangan nutrisi. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai hal yang mungkin belum Anda ketahui. Lantas, apa saja penyebab bayi tidak mau menyusu?

Penyebab bayi tidak mau menyusu

Masalah bayi tidak mau menyusu dapat terjadi secara tiba-tiba. Padahal, mungkin sebelumnya ia tidak memiliki masalah apa pun seputar menyusu. Hal ini dapat menjadi tanda bahwa ada sesuatu yang salah. Bayi yang tidak menyusu akan memalingkan wajah atau menangis ketika Anda hendak menyusuinya.Keadaan ini dapat terjadi bertahap atau tiba-tiba. Bayi mogok menyusu (nursing strike) biasanya hanya berlangsung selama beberapa hari. Namun, bisa juga berlangsung hingga 10 hari atau bahkan lebih. Beberapa penyebab bayi tidak mau menyusu, di antaranya:

1. Perubahan rasa ASI

Perubahan rasa membuat bayi tidak mau menyusu
Jika Anda baru-baru ini mengonsumsi banyak makanan pedas atau yang memiliki rasa kuat, maka rasa ASI Anda akan berubah dan mungkin tidak enak menurut bayi. Selain makanan, perubahan hormon ibu juga dapat mengubah rasa ASI. Mastitis (infeksi payudara) pun dapat membuat rasa ASI ibu menjadi lebih asin.Riset yang terbit pada Journal of Clinical Medicine menemukan, penyumbatan saluran susu di dalam payudara (stasis ASI) menyebabkan mastitis atau infeksi bakteri pada payudara.Sementara, penelitian lain yang rilis pada jurnal Clinical and Diagnostic Laboratory Immunology menemukan, ASI yang keluar pada ibu dengan mastitis memiliki kadar natrium yang lebih tinggi. Natrium membuat ASI menjadi lebih asin. Perubahan rasa inilah yang membuat bayi tidak mau minum ASI.

2. Hidung bayi tersumbat

Jika bayi menderita flu atau hal lain yang membuat hidungnya tersumbat, kondisi tersebut dapat membuat bayi tidak mau menyusu karena sulit bernapas. Bayi dapat merasa tidak nyaman dan rewel akibat kondisi ini.

3. Nyeri karena infeksi telinga atau tumbuh gigi

Infeksi telinga sebabkan rewel dan bayi tidak mau menyusu
Penyebab bayi rewel dan tidak mau menyusu ini berasal dari masalah pada tubuh bayi. Gerakan mengisap yang dilakukan bayi ketika menyusu dapat memperparah rasa sakit akibat tumbuh gigi atau infeksi telinga. Oleh sebab itu, bayi pun menjadi enggan untuk menyusu karena merasa kesakitan.

4. Sariawan

Sariawan merupakan salah satu hal umum yang dapat terjadi pada bayi. Adanya bercak putih di lidah atau mulut yang terlihat kasar dan terkadang berdarah dapat membuat bayi kesakitan sehingga tidak mau menyusu.

5. Pascaimunisasi

Rasa sakit sehabis imunisasi membuat bayi tidak mau menyusu
Bekas suntikan atau rasa sakit pascaimunisasi terkadang bisa menyebabkan bayi tidak nyaman menyusu pada posisi tertentu. Rasa tidak nyaman ini memengaruhi bayi tidak mau menyusu.

6. Stres atau gangguan tertentu

Bayi stres atau adanya gangguan tertentu dapat menyebabkan bayi malas menyusu. Bayi biasanya merasa stres saat melakukan perjalanan panjang atau mengalami perbedaan lingkungan. Ini pun membuat bayi malas menyusu. Tertundanya pemberian ASI atau perpisahan yang lama dengan ibu dapat menyebabkan Buah Hati rewel dan bayi malas menyusu. Bayi pun menjadi "mogok menyusu" kira-kira selama 2-5 hari.Reaksi yang keras dari ibu ketika bayi menggigit puting payudara juga bisa membuat bayi malas menyusu dan ketakutan. Selain itu, gangguan berupa suara yang bising juga dapat membuat bayi mogok menyusu karena perhatiannya teralihkan.

7. ASI mengalir dengan deras dan kuat

Terlalu banyak ASI justru membuat bayi tidak mau meyusu
ASI yang mengalir begitu banyak bisa membuat bayi kesulitan untuk menyusu dengan nyaman. Hal ini bisa menyebabkan bayi sulit menelan dengan baik sehingga tidak mau menyusu lagi, apalagi jika ia pernah tersedak.

8. Bayi mengalami tortikolis

Jika bayi hanya menyusu pada satu sisi, dan tidak mau menyusu di sisi lain, maka bayi mungkin mengalami tortikolis. Kondisi ini merupakan gangguan otot leher bayi di salah satu sisinya yang menyebabkan kepala miring. Ini membuat bayi merasa tidak nyaman atau sakit ketika menyusu pada posisi yang memengaruhi lehernya.

9. Puting datar

Bayi tidak mau menyusu akibat puting terlalu datar
Bayi malas menyusu pada puting yang datar. Sebab, mereka merasa kesulitan ketika mengisap dan mendapatkan ASI jika puting tidak menonjol.

10. Volume ASI berkurang

Nursing strike juga terjadi jika ASI yang diproduksi tidak banyak. Sebab, bayi akan merasa marah dan frustrasi saat bayi tidak mendapatkan air susu ketika sedang mengisap puting payudara ibu. Frustrasi dan marah ini ditandai dengan bayi tiba tiba tidak mau menyusu.

11. Aroma tubuh ibu berubah

Perubahan wangi tubuh juga membuat bayi tidak mau menyusu
Jika Anda mengganti produk dengan aroma wangi, seperti sabun, parfum, losion, dan deodoran, Si Buah Hati akan merasa tidak nyaman. Sebab, bayi menyadari jika ada perubahan wangi dari ibunya. Akhirnya, bayi malas menyusu.

Tips agar bayi mau minum ASI banyak

Pompa ASI untuk memenuhi kebutuhan bayi tidak mau menyusu
Selama bayi tidak mau menyusu, pastikan untuk tetap memompa ASI. Hal ini dilakukan agar ASI keluar sehingga tidak tertahan di payudara sehingga memicu terjadinya mastitis, penurunan produksi ASI, ataupun masalah lain.Bersabar dan berkonsultasilah pada dokter untuk menemukan jawaban yang tepat mengenai bayi tidak mau menyusu ini. Anda juga dapat bercerita pada ibu lain yang pernah mengalami hal sama.Selain itu, terdapat beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi bayi tidak mau menyusu:
  • Merangsang bayi untuk menyusu. Perah ASI ke mulut bayi atau oleskan pada permukaan bibirnya untuk mendorong bayi menyusu. Jika bayi menelannya, cobalah untuk menyusui bayi. Namun, bila bayi terlihat tidak menyukainya, hentikan dan coba lagi nanti.

  • Mengubah posisi menyusui. Cobalah berbagai posisi menyusui yang dapat membuat bayi nyaman dan mau menyusu. Jika hidung bayi tersumbat, pegangi bayi dengan posisi tegak selama menyusu. Ini dapat membuatnya lebih mudah untuk menyusu.

  • Atasi gangguan. Cobalah menyusui bayi di ruangan yang tenang tanpa gangguan. Ini dapat membuat bayi lebih fokus untuk menyusu karena tidak terganggu dan perhatiannya tidak teralihkan.

  • Kontak kulit ke kulit. Anda dapat mengikuti cara menyusui bayi dengan kontak kulit ke kulit atau tidak mengenakan baju. Ini dapat meningkatkan minat bayi untuk menyusu karena merasa nyaman.

  • Atasi rasa sakit bayi. Jika bayi sakit karena tumbuh gigi, infeksi telinga, sariawan, pascaimunisasi, ataupun masalah lain yang membuatnya enggan untuk menyusu, maka periksakan bayi Anda pada dokter untuk menghilangkan rasa sakitnya.

  • Tidak bereaksi secara berlebihan ketika bayi menggigit puting. Jangan membuat reaksi yang keras, apalagi hingga membentak bayi, ketika bayi menggigit puting. Cukup selipkan jari Anda ke mulut bayi dengan cepat untuk menghentikan isapannya.

  • Hindari makanan yang membuat rasa ASI berubah. Sebaiknya, jangan mengonsumsi makanan pedas atau memiliki rasa kuat yang dapat memengaruhi rasa ASI.

  • Kenakan wewangian yang sama. Tujuannya, agar bayi tidak kaget dan terganggu dengan bau yang baru sehingga menolak menyusui.

  • Pompa ASI. Hal ini membuat puting terstimulasi dan menonjol keluar.

Catatan dari SehatQ

Bayi tidak mau menyusu harus diakali dengan tips agar bayi mau minum ASI banyak. Setelah ibu melakukan cara-cara tersebut, bayi mungkin akan dapat kembali menyusu seperti semula.Yang pasti, jika mengalami kendala demikian, jangan mudah menyerah. Usahakan untuk tetap tenang dan mencoba berbagai tips agar bayi mau kembali menyusu seperti biasa. Meski khawatir, Anda tidak boleh panik karena justru bisa menambah keengganan bayi untuk menyusu. Selalu tanamkan pikiran bahwa bayi yang mogok menyusu itu bukanlah hambatan dan akan kembali seperti semula. Yang penting, Anda harus tetap semangat dan berusaha kreatif dengan cara-cara di atas untuk membuat bayi Anda kembali menyusu seperti sedia kala.Namun, jika bayi masih tidak mau menyusu, sebaiknya segera chat dokter anak di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ untuk cari tahu penyebab spesifik serta penanganan yang tepat.Jika Anda ingin melengkapi keperluan untuk ibu dan anak, kunjungi untuk mendapatkan penawaran menarik.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
menyusuiibu menyusui
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/expert-answers/breastfeeding-strike/faq-20058157
Diakses pada 14 Oktober 2019
Baby Center. https://www.babycentre.co.uk/a8490/when-your-baby-wont-breastfeed
Diakses pada 14 Oktober 2019
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/first-year/ask-heidi/month-5/nursing-strikes.aspx
Diakses pada 14 Oktober 2019
Journal of Clinical Medicine. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7465810/
Diakses pada 28 Oktober 2020
Clinical and Diagnostic Laboratory Immunology
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC95752/
Diakses pada 28 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait