logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

Bayi Tidak Mau Menyusu, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

open-summary

Kemungkinan penyebab bayi tidak mau menyusu adalah perubahan rasa ASI, hidung bayi tersumbat, sariawan, hingga perubahan pada aroma tubuh ibu.


close-summary

3.27

(135)

14 Okt 2019

| Dina Rahmawati

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Bayi tidak mau menyusu terlihat rewel dan frustrasi

Bayi tidak mau menyusu biasanya menangis atau memalingkan kepala

Table of Content

  • Penyebab bayi tidak mau menyusu
  • Tips agar bayi mau minum ASI banyak
  • Catatan dari SehatQ

Bayi tidak mau menyusu tentu membuat Anda bingung dan tidak tahu harus berbuat apa. Padahal ASI, terutama ASI eksklusif, merupakan sumber nutrisi utama bagi bayi yang penting untuk perkembangannya.

Advertisement

Jika bayi mogok menyusu dalam waktu yang lama, mereka berpotensi mengalami kekurangan nutrisi. Kondisi ini dapat disebabkan berbagai hal yang mungkin tidak semua orang tahu. Lantas, apa saja penyebab bayi tidak mau menyusu?

Penyebab bayi tidak mau menyusu

Masalah bayi tidak mau menyusu dapat terjadi secara tiba-tiba. Padahal, mungkin sebelumnya mereka tidak memiliki masalah apa pun seputar menyusu.

Hal ini dapat menjadi tanda bahwa ada sesuatu yang salah. Bayi yang tidak menyusu akan memalingkan wajah atau menangis ketika Anda hendak menyusuinya.

Keadaan ini dapat terjadi secara bertahap atau tiba-tiba. Bayi mogok menyusu (nursing strike) biasanya hanya berlangsung selama beberapa hari. Namun, bisa juga berlangsung hingga 10 hari atau bahkan lebih. 

Berikut adalah beberapa kemungkinan penyebab bayi tidak mau menyusu.

1. Perubahan rasa ASI

no caption
Perubahan rasa membuat bayi tidak mau menyusu

Jika Anda baru-baru ini mengonsumsi banyak makanan pedas atau yang memiliki rasa kuat, rasa ASI Anda dapat berubah dan mungkin tidak enak menurut bayi. 

Selain makanan, perubahan hormon ibu juga dapat mengubah rasa ASI. Mastitis (infeksi payudara) pun dapat membuat rasa ASI ibu menjadi lebih asin.

Riset yang diterbitkan di Journal of Clinical Medicine menngungkapkan, penyumbatan saluran susu di dalam payudara (stasis ASI) menyebabkan mastitis atau infeksi bakteri pada payudara.

Sementara itu, penelitian lain yang rilis pada jurnal Clinical and Diagnostic Laboratory Immunology menemukan, ASI yang keluar pada ibu dengan mastitis memiliki kadar natrium yang lebih tinggi. 

Natrium membuat ASI menjadi lebih asin. Perubahan rasa inilah yang menyebabkan kenapa bayi tidak mau minum ASI.

Kondisi ini biasanya tidak terlalu mempengaruhi keinginan bayi menyusu, akan tetapi ibu tetap harus memerhatikan makanannya

2. Hidung bayi tersumbat

Jika bayi menderita flu atau hal lain yang membuat hidungnya tersumbat, kondisi tersebut dapat membuat bayi tidak mau menyusu karena sulit bernapas.

Selain itu, bayi bisa merasa tidak nyaman dan rewel akibat kondisi ini. Mereka juga mungkin tidur dengan mulut terbuka atau ngorok selama hidungnya tersumbat.

3. Nyeri karena infeksi telinga atau tumbuh gigi

no caption
Infeksi telinga sebabkan rewel dan bayi tidak mau menyusu

Penyebab bayi rewel dan tidak mau menyusu ini berasal dari masalah pada tubuhnya.

Gerakan mengisap yang dilakukan bayi ketika menyusu dapat memperparah rasa sakit akibat tumbuh gigi atau infeksi telinga.

Oleh sebab itu, bayi pun menjadi enggan untuk menyusu karena merasa kesakitan.

4. Sariawan

Sariawan bisa menjadi penyebab anak tidak mau minum ASI. 

Kondisi ini dapat ditandai dengan adanya bercak putih di lidah atau mulut yang terlihat kasar, terkadang juga berdarah, sehingga membuat bayi kesakitan. Akibatnya, mereka tidak mau menyusu.

5. Pascaimunisasi

no caption
Rasa sakit sehabis imunisasi membuat bayi tidak mau menyusu

Bekas suntikan atau rasa sakit pascaimunisasi terkadang bisa menyebabkan bayi tidak nyaman menyusu pada posisi tertentu, misalnya karena area lengan bekas suntikan tertekan tubuh ibu. 

Alhasil, rasa tidak nyaman ini bisa menjadi penyebab bayi tidak mau menyusu.

6. Stres atau gangguan tertentu

Bayi stres atau adanya gangguan tertentu dapat menyebabkan bayi malas menyusu. 

Si kecil biasanya merasa stres saat melakukan perjalanan panjang atau mengalami perbedaan lingkungan. Hal ini dapat menjadi alasan kenapa bayi tidak mau menyusu. 

Tertundanya pemberian ASI atau perpisahan yang lama dengan ibu dapat menyebabkan bayi malas menyusu dan rewel. Mereka pun menjadi mogok menyusu yang bisa berlangsung selama 2-5 hari.

Reaksi yang keras dari ibu ketika bayi menggigit puting payudara juga bisa membuat bayi malas menyusu dan ketakutan. 

Selain itu, gangguan berupa suara yang bising dapat membuat bayi mogok menyusu karena perhatiannya teralihkan.

7. ASI mengalir dengan deras dan kuat

no caption
Terlalu banyak ASI justru membuat bayi tidak mau meyusu

ASI yang mengalir begitu banyak bisa membuat bayi kesulitan untuk menyusu dengan nyaman. 

Kondisi ini bisa menyebabkan mereka sulit menelan air susu dengan baik sehingga tidak mau menyusu lagi, apalagi jika pernah tersedak.

8. Bayi mengalami tortikolis

Jika bayi hanya menyusu pada satu sisi, dan tidak mau menyusu di sisi lain, maka bayi mungkin mengalami tortikolis.

Kondisi ini merupakan gangguan otot leher bayi di salah satu sisinya yang menyebabkan kepala miring. 

Tortikolis dapat membuat bayi merasa tidak nyaman atau sakit ketika menyusu pada posisi yang mempengaruhi lehernya.

9. Puting datar

no caption
Bayi tidak mau menyusu akibat puting terlalu datar

Salah satu penyebab bayi baru lahir tidak mau menyusu adalah puting datar. Sebab, mereka cenderung malas menyusu pada puting yang datar karena merasa kesulitan ketika mengisap dan mendapatkan ASI.

10. Volume ASI berkurang

Nursing strike juga terjadi jika ASI yang diproduksi sedikit. Sebab, bayi dapat merasa marah dan frustrasi saat mereka tidak mendapatkan air susu ketika sedang mengisap puting payudara ibu. 

Kondisi ini dapat menyebabkan bayi susah minum ASI.

11. Aroma tubuh ibu berubah

no caption
Perubahan wangi tubuh juga membuat bayi tidak mau menyusu

Jika Anda mengganti produk dengan aroma wangi, seperti sabun, parfum, losion, dan deodoran, bayi bisa merasa tidak nyaman. 

Sebab, mereka menyadari jika ada perubahan wangi dari ibunya. Akhirnya, bayi malas menyusu.

12. Terganggunya rutinitas menyusui

Alasan bayi tidak mau menyusu dapat terjadi akibat terganggunya rutinitas atau jadwal menyusui, misalnya karena bayi terlalu asyik bermain atau berjalan-jalan. 

Bukan hanya itu, stimulasi yang berlebihan juga dapat membuat si kecil terganggu.

13. Bingung puting

Salah satu alasan bayi tidak mau minum ASI langsung adalah bingung puting. Kondisi ini terjadi ketika bayi kesulitan mengisap ASI langsung dari payudara ibu karena sebelumnya telah terbiasa minum ASI menggunakan botol susu. 

Bingung puting dapat menyebabkan si kecil tidak mau menyusu lagi lewat payudara ibunya.

14. Kaget dengan suara keras

Jika si kecil pernah terkejut oleh suara keras atau teriakan ibu yang tergigit saat menyusu, maka bisa menyebabkan bayi rewel tidak mau menyusu. 

Itulah mengapa diperlukan kondisi yang tenang untuk menyusui agar bayi merasa nyaman.

Tips agar bayi mau minum ASI banyak

no caption
Pompa ASI untuk memenuhi kebutuhan bayi tidak mau menyusu

Selama bayi tidak mau menyusu, pastikan untuk tetap memompa ASI. Hal ini dilakukan agar ASI tetap keluar sehingga tidak tertahan di payudara. 

Jika tidak dipompa, dikhawatirkan bisa terjadi mastitis, penurunan produksi ASI, ataupun masalah lainnya.

Bersabar dan berkonsultasilah pada dokter untuk menemukan jawaban yang tepat mengenai penyebab bayi tidak mau menyusu ini. Anda juga dapat bercerita pada ibu lain yang pernah mengalami hal sama.

Selain itu, terdapat beberapa cara mengatasi bayi tidak mau menyusu yang bisa Anda lakukan.

  • Merangsang bayi untuk menyusu. Perah ASI ke mulut bayi atau oleskan pada permukaan bibirnya untuk mendorong bayi menyusu. Jika bayi menelannya, cobalah untuk menyusui bayi. Namun, bila bayi terlihat tidak menyukainya, hentikan dan coba lagi nanti.

  • Mengubah posisi menyusui. Cobalah berbagai posisi menyusui yang dapat membuat bayi nyaman dan mau menyusu. Jika hidung bayi tersumbat, pegang mereka dengan posisi tegak selama menyusu. Ini dapat membuatnya lebih mudah untuk menyusu.

  • Atasi gangguan. Cara agar bayi mau minum ASI lagi cobalah menyusuinya di ruangan yang tenang tanpa gangguan. Hal ini dapat membuat bayi lebih fokus untuk menyusu karena tidak terganggu dan perhatiannya tidak teralihkan.

  • Kontak kulit ke kulit. Anda dapat mengikuti cara menyusui bayi dengan kontak kulit ke kulit atau tidak mengenakan baju. Ini dapat meningkatkan minat bayi untuk menyusu karena merasa nyaman.

  • Atasi rasa sakit bayi.  Jika bayi sakit karena tumbuh gigi, infeksi telinga, sariawan, pascaimunisasi, ataupun masalah lain yang membuatnya enggan untuk menyusu, maka periksakan mereka kek dokter untuk mengatasi masalahnya.

  • Tidak bereaksi secara berlebihan ketika bayi menggigit puting. Jangan membuat reaksi yang keras, apalagi hingga membentak ketika bayi menggigit puting. Cukup selipkan jari Anda ke mulut bayi dengan cepat untuk menghentikan isapannya.

  • Hindari makanan yang membuat rasa ASI berubah. Sebaiknya, jangan mengonsumsi makanan pedas atau memiliki rasa kuat yang dapat memengaruhi rasa ASI.

  • Kenakan wewangian yang sama. Tujuannya, agar bayi tidak kaget dan terganggu dengan bau yang baru sehingga menolak menyusu.

  • Pompa ASI. Alat ini dapat membuat puting terstimulasi dan menonjol keluar sehingga si kecil dapat menyusu dengan mudah.

Baca Juga

  • Bayi Susah Tidur, Apa Saja Penyebab dan Cara Mengatasinya?
  • Posisi Tidur Bayi yang Benar: Telentang, Tengkurap, atau Miring?
  • Cara Mengobati Flu pada Bayi dengan Bawang Merah, Mitos atau Fakta?

Catatan dari SehatQ

Bayi tidak mau menyusu harus diakali dengan tips agar bayi mau minum ASI banyak. Setelah ibu melakukan cara-cara tersebut, bayi mungkin dapat kembali menyusu seperti semula.

Yang pasti, jangan mudah menyerah jika mengalami kendala ini. Usahakan untuk tetap tenang dan mencoba berbagai tips agar bayi mau kembali menyusu seperti biasa. 

Meski khawatir, Anda tidak boleh panik karena justru bisa menambah keengganan bayi untuk menyusu. 

Selalu tanamkan pikiran bahwa bayi yang mogok menyusu itu bukanlah hambatan dan akan kembali seperti semula. 

Yang penting, Anda harus tetap semangat dan berusaha kreatif dengan cara-cara di atas untuk membuat bayi kembali menyusu seperti sedia kala.

Namun, jika bayi masih tidak mau menyusu, sebaiknya segera chat dokter anak di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ untuk cari tahu penyebab spesifik serta penanganan yang tepat.

Jika Anda ingin melengkapi keperluan untuk ibu dan anak, kunjungi Toko SehatQ untuk mendapatkan penawaran menarik.

Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.

Advertisement

menyusuiibu menyusuibayi & menyusui

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved