logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

4 Penyebab Bayi Muntah Keluar dari Hidung, Orangtua Wajib Tahu

open-summary

Penyebab bayi muntah dari hidung bisa jadi karena gumoh bersamaan dengan batuk, bersin, atau karena menelan udara terlalu banyak. Agar tidak terjadi lagi, sendawakan bayi setelah menyusui.


close-summary

3

(4)

23 Mar 2022

| Larastining Retno Wulandari

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Penyebab bayi muntah dari hidung

Penyebab bayi muntah dari hidung biasanya disebabkan menelan terlalu cepat

Table of Content

  • Bayi muntah keluar lewat hidung, bahayakah?
  • Penyebab bayi muntah dari hidung
  • Cara mengatasi bayi muntah lewat hidung
  • Kapan harus ke dokter?

Umumnya, bayi gumoh atau muntah keluar dari mulut. Bagaimana kalau bayi muntah keluar dari hidung? Tentunya, hal ini bisa membuat orangtua kaget dan merasa khawatir.

Advertisement

Pada bayi baru lahir, muntah adalah hal yang sering terjadi karena terlalu banyak menelan udara serta menyusui, atau bahkan si kecil mengalami gangguan pencernaan.

Ketahui penjelasan lengkap mengenai hal ini untuk mengurangi kepanikan orangtua.

Bayi muntah keluar lewat hidung, bahayakah?

Mengutip dari Baby Center, bayi muntah atau gumoh lewat hidung sebenarnya normal. Bayi bisa muntah dari hidung jika mulutnya tertutup atau kepalanya sedang miring.

Sama seperti orang dewasa, hidung dan tenggorokan bayi adalah dua saluran yang tersambung menjadi satu dalam mulut. Jadi, bukan tidak mungkin cairan dari perut yang mengalir balik ke atas bisa keluar melalui mulut atau hidung.

Biasanya, gumoh dari hidung terjadi akibat refleks bayi baru lahir yang belum sempurna. Ia belum bisa mengendalikan dari mana muntahan tersebut keluar dan seberapa cepat semburannya keluar.

Namun, apabila kondisi ini sering terjadi, Anda harus membawanya ke dokter anak untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Bayi yang terlalu sering gumoh atau muntah, termasuk lewat hidung, kemungkinan dapat menjadi tanda kondisi kesehatan serta memiliki kelainan tertentu pada katup perutnya

Tak hanya itu saja, bayi yang sering muntah atau gumoh lewat hidung mungkin bisa mengiritasi lapisan hidung dan esofagus, yang berujung pada kondisi GERD.

Penyebab bayi muntah dari hidung

Makan sambil batuk menjadi penyebab bayi muntah dari hidung
Makan sambil batuk menjadi penyebab bayi muntah dari hidung

Meski pada umumnya kondisi ini normal, Anda tetap perlu mengetahui penyebab bayi muntah dari hidung, yaitu:

1. Bayi tidak fokus saat makan

Cara pemberian makan yang tidak tepat bisa menjadi penyebab bayi muntah dari hidung paling umum.

Bayi bisa jadi tidak fokus makan, karena ada hal lebih menarik di sekitarnya yang mengalihkan perhatian atau justru mengganggu bayi saat ia menyusu atau makan.

Ketika Si Kecil tidak fokus misalnya ia sambil tertawa, ia bisa menelan dengan tidak tepat, misalnya menelan susu terlalu cepat atau terlalu banyak.

Mungkin juga malah ia cegukan, batuk, atau bersin, sehingga membuatnya tersedak Jadi, ini membuat susu keluar dari hidung tanpa ia sadari.

2. Bayi menelan udara terlalu banyak

Penyebab bayi muntah keluar dari hidung lainnya adalah adanya udara yang tertelan. Terkadang, bayi terburu-buru mengisap susu, terutama saat benar-benar lapar. 

Jadi, udara ikut masuk ke saluran napasnya ketika ia mengisap ASI. Saat ia bersendawa, udara bisa keluar dari tubuhnya melalui hidung.

Baca Juga

  • Inilah Penyebab Tangan dan Kaki Bayi Dingin Beserta Solusinya
  • Cara Mengukur Status Gizi Bayi yang Wajib Orangtua Pahami
  • Penting! Inilah Daftar Perlengkapan Bayi Baru Lahir yang Wajib Anda Beli

3. Bayi gumoh saat batuk atau bersin

Bayi masih memiliki kontrol tubuh yang belum sepenuhnya sempurna, termasuk soal pengendalian refleksnya.

Tak jarang, ketika mereka muntah atau gumoh dari mulut, bisa saja mereka langsung cegukan, batuk, atau bersin. Refleks inilah yang menjadi penyebab bayi muntah dari hidung.

4. Katup perut bayi belum sempurna

Perut dan kerongkongan bayi terhubung dengan katup bernama sfingter. Katup ini tentu belum bekerja secara maksimal seperti orang dewasa.

Jadi, sfingter belum mampu menahan makanan dari perut dengan baik. Bila minum ASI berlebihan, ASI pun akan naik ke kerongkongan dan bisa keluar melalui hidung.

Tak hanya itu saja, beberapa penyebab bayi muntah keluar dari hidung lainnya adalah:

  • Pyloric stenosis, otot perut bawah membesar sehingga asupan tidak dapat berlanjut ke usus kecil. 
  • Intususepsi, yaitu usus saling tumpang tindih sehingga menghalangi asupan
  • Flu perut atau gastroenteritis, penyakit akibat infeksi virus, bakteri, atau parasit
  • Alergi makanan.

Cara mengatasi bayi muntah lewat hidung

Hindari terlentang saat makan atau menyusui agar tidak muntah dari hidung
Hindari terlentang saat makan atau menyusui agar tidak muntah dari hidung

Penyebab bayi muntah dari hidung bisa orangtua atasi dengan melakukan beberapa hal ini:

1. Amati posisi tidurnya

Bayi gumoh mampu menyebabkan tersedak. Salah satu alasannya karena ia tidur terlentang saat minum ASI.

Jadi, untuk bayi yang belum bisa duduk, setelah menyusu, gendong ia menghadap belakang dan tepuk lembut punggungnya hingga ia sendawa.

Jika anak sudah bisa duduk, posisikan ia duduk ketika menyusui dan beberapa saat setelahnya.

2. Hindari pakaian bayi terlalu ketat

Pakaian yang ketat mampu menekan perut bayi. Jadi, ada kemungkinan ASI yang sudah dikonsumsi akan keluar sehingga bayi gumoh.

Sebaiknya, berikan pakaian longgar atau selimut dan popok setelah ia minum susu.

3. Sendawakan bayi setelah minum ASI

Bayi masih belum punya kontrol untuk sendawa secara mandiri. Sebab, kendali ototnya masih belum kuat seperti orang dewasa. Saat bayi sendawa, udara yang masuk pun segera keluar sehingga kemungkinan bayi gumoh lewat hidung pun berkurang.

4. Tegakkan bayi saat menyusui

Pastikan Anda memosisikan si kecil agar tegak atau duduk tegap saat dan setelah menyusui. Hal ini mempercepat susu segera masuk ke saluran pencernaan sehingga mengurangi risiko susu naik lagi ke kerongkongan.

5. Pastikan lingkungan menyusui nyaman

Ciptakan suasana yang tenang sehingga mengurangi risiko bayi teralihkan. Anda bisa memilih berada di yang hanya ada Anda dan si kecil tanpa suara tambahan, seperti musik keras.

6. Beri susu secukupnya

Berikan ASI secukupnya agar tubuhnya mampu menampung ASI sehingga tidak muntah dari hidung
Berikan ASI secukupnya agar tubuhnya mampu menampung ASI sehingga tidak muntah dari hidung

Bayi akan tetap menunjukkan tanda bayi kenyang ASI, seperti menghindari puting Anda atau tidak mau membuka mulut. Bila demikian, sebaiknya hentikan menyusui. 

Terlalu banyak susu membuatnya tidak kuat menahannya sehingga ia bisa muntah dan keluar melalui hidung.

7. Beri susu tepat waktu

Apabila Anda terlambat memberikan ASI, ia akan kelaparan sehingga mengisap ASI terburu-buru.

Hal ini akan membuat si kecil menelan terlalu banyak dalam waktu yang singkat sehingga ia bisa muntah.

Kapan harus ke dokter?

Bawa ke dokter jika bayi muntah dari hidung disertai dengan demam
Bawa ke dokter jika bayi muntah dari hidung disertai dengan demam

Setelah orangtua menemukan penyebab bayi muntah dari hidung, sebaiknya bawa segera bayi ke dokter anak bila ada gejala penyakit pada bayi lainnya, seperti:

  • Bayi dehidrasi.
  • Berat badan menurun.
  • Muntah menyembur.
  • Warna muntah kuning kehijauan.
  • Darah pada muntahan dan kotoran bayi.
  • Tidak mau menyusui.
  • Muntah tidak berhenti selama 2 hari.
  • Bayi demam.

Perlu orangtua ketahui bahwa muntah juga bisa menjadi tanda adanya penyakit tertentu pada bayi.

Untuk mengetahui lebih lanjut terkait penyebab bayi muntah dari hidung, Anda bisa konsultasikan gratis dengan dokter melalui chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.

Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.

Advertisement

bayi & menyusuibayimuntahanak muntahmerawat bayi

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved