logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Berbagai Penyebab Batuk Berdarah, dari Infeksi Paru Hingga Kanker

open-summary

Penyebab batuk berdarah bisa terjadi karena penumonia, bronkitis, TBC, hingga kanker. Ini terjadi karena rusaknya pembuluh darah di paru-paru atau saluran pernapasan.


close-summary

9 Jul 2019

| Dina Rahmawati

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

penyebab batuk berdarah

Infeksi paru atau saluran pernapasan bisa menyebabkan batuk berdarah

Table of Content

  • Penyebab batuk berdarah yang umum terjadi
  • Pertolongan pertama saat batuk berdarah
  • Kapan harus ke dokter?

Ada berbagai kondisi yang menjadi penyebab batuk berdarah. Jika mengalami batuk darah, Anda sebaiknya waspada karena ini bisa menjadi gejala atau tanda penyakit serius. 

Advertisement

Dalam dunia medis, batuk darah dikenal dengan sebutan hemoptisis. Batuk darah terjadi karena adanya kerusakan pembuluh darah di saluran pernapasan, seperti paru atau tenggorokan. Mengutip Mayo Clinic, kerusakan pembuluh darah itu menyebabkan Anda mengalami batuk dan mengeluarkan dahak yang bercampur dengan darah.

Apa saja yang jadi penyebab batuk darah? Apa yang harus dilakukan pertama kali jika mendapati dahak berdarah saat batuk? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Penyebab batuk berdarah yang umum terjadi

Seperti yang telah disebutkan, kerusakan pembuluh darah di saluran pernapasan bisa menyebabkan seseorang mengalami batuk berdarah. Ketika seseorang mengalami penyakit pernapasan atau batuk yang kuat, saluran udara dapat teriritasi. Akibatnya, kondisi ini berpotensi membuat orang mengeluarkan dahak berdarah.

Batuk darah sekilas mungkin mirip dengan muntah darah, akan tetapi keduanya berbeda. Darah yang keluar saat batuk darah berasal dari saluran pernapasan. Sementara, darah yang keluar saat Anda muntah darah berasal dari saluran cerna yang terluka.

Ada beberapa penyebab batuk berdarah yang paling umum, yaitu:

1. Pneumonia

Pneumonia adalah infeksi bakteri, virus, atau jamur yang membuat salah satu atau kedua kantung udara paru-paru meradang. Kantung udara dapat berisi cairan atau bernanah.

Hal ini yang menyebabkan Anda mengalami batuk berdarah, demam, menggigil, hingga kesulitan bernapas.

2. Bronkiektasis

Bronkiektasis juga salah satu penyebab Anda mengalami batuk berdarah. Kondisi ini terjadi ketika saluran udara paru-paru melebar dan menebal secara abnormal, sehingga muncul penumpukan bakteri dan lendir yang berlebih, dan membuat paru-paru rentan terkena infeksi.

Gejala yang paling umum dari bronkiektasis yaitu batuk berdahak yang sering dan sesak napas.

3. Bronkitis

Bronkitis adalah radang yang terjadi pada tabung bronkial yang mengalirkan udara dari tenggorokan ke paru-paru. Pada tahap awal, bronkitis mungkin tidak sampai menyebabkan batuk berdarah.

Namun, jika dibiarkan terlalu lama tanpa pengobatan, peradangan bisa semakin berat sehingga bronkitis dapat menyebabkan batuk berdarah.

4. Tuberkulosis (TBC)

Tuberkulosis adalah salah satu penyebab batuk berdarah yang paling umum. Malah, ini jadi salah satu tanda khas dari TBC, selain batuk yang tak kunjung sembuh.

TBC disebabkan oleh infeksi bakteri M. tuberculosis. Selain batuk yang tak kunjung sembuh dan dahak berdarah, Anda juga dapat mengalami demam, kelelahan, berkeringat di malam hari, dan tidak nafsu makan.

Pengobatan flek paru-paru meliputi pemberian antibiotik yang perlu dikonsumsi selama minimal 6 bulan.

5. Kanker paru-paru

Kanker paru juga dapat menyebabkan terjadinya batuk darah. Kanker ini lebih mungkin terjadi jika Anda berusia di atas 40 tahun serta memiliki kebiasaan merokok. 

6. Edema paru

Edema paru juga bisa menyebabkan seseorang mengalami batuk berdarah, khususnya yang akut. Edema paru adalah kondisi ketika paru (alveolus) dipenuhi oleh cairan. 

Biasanya, penumpukan paru ini disebabkan oleh penyakit jantung yang telah dimiliki sebelumnya, meski bisa saja disebabkan oleh penyebab lain.

Edema paru akut memerlukan penanganan segera karena termasuk kondisi darurat.

Selain berbagai penyebab di atas, ada lagi penyebab batuk darah yang lebih jarang terjadi, antara lain:

  • Cedera pada arteri di paru-paru
  • Gagal jantung kongestif
  • Sumbatan darah di paru
  • Cystic fibrosis
  • Emboli paru
  • Penyakit paru obstruktif kronis
  • Infeksi parasit
  • Komplikasi akibat lupus
  • Konsumsi obat pengencer darah (antikoagulan)

Baca Juga

  • Waspadalah, Benjolan di Selangkangan dapat Disebabkan Penyakit Ini
  • Bahaya Makan Tomat Mentah Secara Berlebihan Ini Jangan Diremehkan
  • Meski Wangi, Pengharum Ruangan Sintetis Bisa Membahayakan Kesehatan

Pertolongan pertama saat batuk berdarah

Tergantung apa penyebab batuk dahak berdarah, kondisi ini dapat diobati dengan beberapa cara. Saat mengalaminya, lakukanlah langkah-langkah berikut ini sebagai pertolongan pertama batuk berdarah:

  • Posisikan diri setengah duduk. Jangan berbaring atau duduk tegak, agar pernapasan berjalan lebih baik.
  • Menutup mulut. Tutup mulut dengan tisu atau masker sebelum batuk
  • Jangan panik. Jika darah keluar dalam jumlah banyak, jangan panik.
  • Jangan mendongakkan kepala. Biarkan darah keluar dengan sendirinya.
  • Minum air hangat. Minumlah air hangat untuk mengurangi sakit di tenggorokan atau mengencerkan lendir
  • Kompres es. Kompres dada menggunakan es untuk mengurangi rasa panas di dada yang mungkin terjadi atau mencegah terjadinya batuk darah kembali.
  • Hindari makanan berminyak. Jangan mengonsumsi makanan yang bisa membuat batuk.
  • Gunakan saline. Teteskan saline pada hidung atau tenggorokan untuk membantu mengurangi pendarahan.
  • Hubungi dokter. Segera hubungi dokter untuk mendapat bantuan medis.

Apabila penyebabnya adalah iritasi tenggorokan karena batuk berlebihan, Anda bisa mengatasinya dengan obat batuk tertentu untuk mengurangi batuk, seperti obat pelega tenggorokan atau penekan batuk yang dijual bebas di apotek.

Anda juga bisa mencoba beberapa bahan alami untuk batuk berdarah. Pada intinya, pengobatan ditujukan untuk mencegah Anda batuk terus-menerus yang dapat memicu perdarahan, sembari mengobati penyebabnya utamanya.

Berikut adalah langkah-langkah yang mungkin akan dilakukan dokter untuk mendiagnosis, yaitu:

  • Mengukur banyaknya darah yang keluar serta melihat efeknya pada pernapasan
  • Melakukan pemeriksaan seperti rontgen dada, CT scan, bronkoskopi, dan lain-lainnya.
  • Tes penghitungan darah lengkap
  • Cara mengobati batuk berdarah dapat dilakukan dengan obat-obatan, terapi, atau operasi.

Kapan harus ke dokter?

Dalam kasus perdarahan hebat, Anda harus segera ke dokter. Begitu juga apabila batuk dahak berdarah terjadi dalam jangka waktu lebih dari seminggu.

Segera pergi ke dokter dan minta pengobatan medis, jika batuk berdarah disertai dengan:

  • Sakit dada
  • Ada darah dalam urine atau tinja
  • Pusing
  • Demam
  • Penurunan berat badan yang cepat.

Ingin mengetahui lebih banyak mengenai penyebab dan pengobatan batuk dahak berdarah? Tanyakan langsung pada dokter di aplikasi Kesehatan keluarga SehatQ.

Download sekarang di App store dan Google Play

Advertisement

batuk berdarahbatukbatuk berdahakpenyakitinfeksi saluran pernapasangangguan pernapasan

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved