logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Kenali Berbagai Penyebab Asma dan Cara Mencegahnya

open-summary

Penyebab asma tidak melulu diakibatkan oleh alergi ataupun rokok. Masih ada beberapa penyebab asma lainnya yang mungkin jarang diketahui. Oleh karena itu, kenalilah 8 penyebab asma ini, supaya bisa dihindari.


close-summary

25 Feb 2020

| Fadli Adzani

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Hati-hati dengan beberapa penyebab asma yang bisa menimbulkan serangan asma mendadak.

Penyebab asma tidak melulu karena rokok, ada banyak penyebab asma lainnya yang bisa memicu datangnya serangan asma.

Table of Content

  • Penyebab asma yang harus dihindari
  • Pencegahan asma yang bisa dilakukan di rumah

Asma adalah penyakit pernapasan kronis yang termasuk umum. Penyakit ini sayangnya tidak bisa disembuhkan. Para penderita asma hanya bisa melakukan langkah-langkah untuk mengendalikan gejala yang ditimbulkan, salah satunya adalah dengan menghindari sejumlah penyebab asma.

Advertisement

Berikut ini adalah informasi mengenai penyebab asma kambuh yang perlu diketahui.

Penyebab asma yang harus dihindari

Sebenarnya, penyebab asma hingga kini belum dapat diketahui secara pasti. Namun, sejumlah ahli menduga ada sejumlah faktor yang dapat memicu kambuhnya gejala asma, yakni sebagai berikut:

1. Rokok

Rokok menjadi salah satu penyebab atau faktor pemicu asma yang paling umum. Pada orang yang sudah mengidap asma, kebiasaan merokok bahkan bisa semakin memperburuk gejala asma yang dialami.

Paparan asap ditambah dengan kandungan zat pada rokok disebut-sebut menjadi 'biang keladi' dari meradangnya saluran pernapasan hingga menimbulkan gejala asma.

2. Obesitas

Penelitian pada 2014 menunjukkan, asma lebih sering ditemukan pada orang dengan obesitas. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Berat badan yang berlebih artinya pada tubuh terdapat banyak jaringan lemak. Hal ini lantas memicu produksi hormon adipokin. Hormon tersebut dapat menyebabkan peradangan pada saluran pernapasan hingga kemudian memicu gejala asma. 

3. Alergi

Asma
Penyebab asma dapat diakibatkan alergi

Alergi juga dipercaya menjadi penyebab asma. Pada sebuah studi tahun 2013 untuk mengidentifikasi mengenai asma terkait alergi, penelitian menemukan sekitar 60-80% anak-anak dan orang dewasa dengan asma memiliki alergi terhadap setidaknya satu alergen (pemicu alergi).

Asma alergi terjadi ketika terjadi peradangan pada saluran pernapasan akibat reaksi tubuh yang melepaskan senyawa histamin saat ada alergen yang masuk. Dari sini, timbullah gejala asma berupa sesak napas dan sejumlah gejala lainnya seperti batuk, pilek, dan mata gatal serta berair. 

4. Faktor lingkungan

Faktor lingkungan juga bisa menjadi penyebab asma kambuh. Sebut saja polusi udara, baik di dalam atau luar rumah, yang bisa menyebabkan datangnya serangan asma. Beberapa alergen yang sering ditemukan di lingkungan sekitar meliputi:

  • Debu
  • Rambut dan bulu binatang
  • Kecoa
  • Asap dari pembersih ruangan
  • Bau cat dinding
  • Serbuk sari
  • Polusi udara dari lalu lintas
  • Ozon di permukaan tanah

Menggunakan masker adalah salah satu cara untuk menghindari masuknya partikel dari pemicu-pemicu di atas ke dalam saluran pernapasan, dan menyebabkan asma.

5. Stres

Mengalami stres berkepanjangan juga bisa menyebabkan timbulnya asma. Namun, beberapa perasaan lain seperti amarah, rasa senang, hingga sedih ternyata juga bisa memicu datangnya asma.

Menurut sebuah studi, stres memicu sistem imun untuk memproduksi hormon yang dapat menyebabkan peradangan pada saluran pernapasan hingga akhirnya gejala asma muncul. 

6. Faktor genetik

Ada beberapa penemuan yang menjadi bukti bahwa faktor genetik bisa menjadi penyebab asma. Baru-baru ini, peneliti memetakan beberapa perubahan genetik yang mungkin berperan dalam perkembangan asma dalam tubuh.

Menurut World Health Organization (WHO), setengah penyebab asma dalam keluarga adalah faktor genetik, dan setengahnya lagi merupakan faktor lingkungan.

7. Faktor hormon

Sekitar 5,5% pria dan 9,7% wanita mengidap asma. Pada wanita, gejala asma semakin memburuk dalam beberapa fase.

Misalnya pada wanita saat sedang menstruasi (asma perimenstrual) dan menopause. Beberapa ilmuwan percaya bahwa aktivitas hormon dapat memengaruhi tingkat kekebalan tubuh, sehingga mengakibatkan saluran udara hipersensitif dan menjadi penyebab asma kambuh.

8. GERD

Penderita asma dua kali lebih rentan terkena gastroesophageal reflux disease (GERD), yang merupakan bentuk kronis dari maag, secara bersamaan atau pada waktu yang berbeda.

Bahkan, 75% orang dewasa dan setengah dari anak yang menderita asma juga memiliki GERD. Hubungan antara asma dan GERD tidak terlalu jelas. Akan tetapi, para peneliti memiliki beberapa teori yang menunjukkan hubungan kedua penyakit ini.

  • GERD memengaruhi asma

Naiknya asam lambung secara berulang ke kerongkongan dapat merusak lapisan tenggorokan dan saluran udara ke paru-paru Anda. Hal ini akan menyebabkan Anda kesulitan bernapas dan batuk terus-menerus. Paru-paru yang sering terpapar asam lambung juga akan lebih sensitif dan mudah iritasi.

Selain itu, naiknya asam lambung juga dapat menyebabkan saluran udara secara refleks mengencang dan menyempit agar asam lambung tidak masuk ke paru-paru. Penyempitan saluran udara yang terjadi membuat asma muncul.

  • Asma memengaruhi GERD

Sama halnya dengan GERD yang dapat memperburuk asma, asma juga dapat memperburuk GERD. Saat asma kambuh, terjadi tekanan di dalam dada dan perut yang dapat menyebabkan GERD.

Selain itu, paru-paru yang membengkak juga bisa meningkatkan tekanan pada lambung sehingga menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan. Beberapa obat asma bahkan juga dapat memperburuk gejala GERD.

Pencegahan asma yang bisa dilakukan di rumah

Asma
Lakukan pencegahan asma sedini mungkin

Pencegahan asma dapat dilakukan dengan berbagai cara. Jangan pernah putus asa dalam menghindari penyakit ini,. Sebab nyatanya, ada banyak cara mencegah asma yang bisa Anda coba, seperti berikut ini:

1. Mengidentifikasi pemicu asma

Setiap orang mungkin memiliki pemicu asma yang berbeda-beda. Jika Anda sudah mengetahui hal yang menyebabkan asma kambuh, segera ingat. Jika perlu, buatlah daftar pemicu asma yang Anda bisa bawa ke mana saja.

2. Menjauhi alergen

Jika memiliki kondisi alergi dan asma, sebisa mungkin hindari alergen yang memicu alergi Anda datang. Jika reaksi alergi sudah muncul, saluran pernapasan bisa mengalami peradangan, sehingga asma pun datang.

Makanan juga bisa menyebabkan asma semakin parah. Sebab, ada beberapa makanan yang bisa memicu reaksi alergi pada penderita asma. Maka dari itu, hindarilah makanan yang bisa memicu reaksi alergi.

3. Menghindari segala jenis asap

Asap dan asma adalah kombinasi yang buruk. Segala jenis asap, entah itu dari rokok, pembakaran sampah, api lilin, hingga dupa bisa menyebabkan datangnya serangan asma.

4. Cegah pilek

Lakukan yang terbaik untuk menjaga tubuh dari penyakit, seperti pilek. Anda juga bisa menghindari orang yang sedang sakit agar tidak tertular. Sebab, pilek bisa membuat asma Anda semakin parah.

5. Mendapatkan vaksin flu

Dapatkan vaksin setiap tahunnya untuk mencegah datangnya flu. Flu bisa memperparah gejala asma selama berhari-hari, bahkan berminggu-minggu. Selain itu, asma bisa membuat flu menimbulkan komplikasi, seperti pneumonia.

Baca Juga

  • Sakit Punggung Bagian Atas dan Berbagai Penyebabnya
  • Mengenal Alergi Kucing dan Cara Tepat untuk Mengatasinya
  • 8 Salep Luka Bakar dan Obat Luka Bakar Alami Agar Cepat Sembuh

Selain melakukan pencegahan asma di atas, berkonsultasilah dengan dokter jika perlu. Tanyakan mengenai pengobatan terbaik untuk meredakan gejala asma yang Anda alami.  

Gunakan layanan live chat di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ untuk konsultasi medis yang mudah dan cepat. Download aplikasi SehatQ di App Store dan Google Play. 

Advertisement

penyakitasmapenyakit pernapasan

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved