logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Wanita

Mengenal Gejala Radang Vagina (Vaginitis) dan Cara Mengobatinya

open-summary

Radang vagina atau vaginitis adalah penyakit yang umumnya disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, ragi, dan bahan kimia di area vagina.


close-summary

8 Mei 2019

| Dina Rahmawati

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Radang vagina atau vaginitis bisa menyebabkan keputihan yang abnormal

Radang vagina atau vaginitis dapat terjadi karena infeksi bakteri

Table of Content

  • Apa itu vaginitis?
  • Penyebab vaginitis
  • Faktor risiko radang vagina
  • Gejala vaginitis pada wanita
  • Pengobatan untuk vaginitis
  • Pencegahan radang vagina
  • Makanan yang dapat mencegah radang vagina

Radang vagina atau vaginitis adalah salah satu masalah yang dapat dialami wanita. Selain menyebabkan rasa tidak nyaman, penderitanya juga bisa tersiksa karena nyeri yang muncul. Jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat, kondisi ini dapat menjadi berbahaya. 

Advertisement

Apa itu vaginitis?

Vaginitis adalah peradangan vagina yang terjadi karena ketidakseimbangan ragi dan bakteri yang biasanya hidup dalam vagina. Kondisi ini dapat menyebabkan gatal, perih, infeksi, atau pembengkakan pada Miss V.

Radang vagina dapat disebabkan infeksi virus, bakteri, ragi, atau parasit. Selain itu, bahan kimia dalam sabun atau bahan pakaian dalam yang bersentuhan dengan vagina secara langsung, juga dapat mengiritasi Miss V.

Vaginitis sering terjadi pada wanita. Sebagian besar wanita bahkan pernah mengalami kondisi ini setidaknya sekali dalam hidup.

Namun, radang vagina paling sering terjadi pada wanita muda yang aktif secara seksual. Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Penyebab vaginitis

Mulai dari vaginosis bakteri hingga trikomoniasis, berikut adalah sejumlah kemungkinan penyebab vaginitis atau radang vagina.

1. Vaginosis bakteri

Vaginosis bakteri adalah pertumbuhan bakteri yang berlebihan dalam vagina sehingga mengganggu keseimbangannya. Usia yang rentan terkena kondisi ini adalah 15-40 tahun

Penyebab ketidakseimbangan tersebut tidak diketahui secara pasti. Namun, peradangan pada vagina dikaitkan dengan aktivitas seksual, terutama jika Anda memiliki banyak pasangan seks. 

Walaupun begitu, vaginosis bakteri juga dapat terjadi pada wanita yang tidak aktif secara seksual.

2. Atrofi vagina

Atrofi vagina adalah menipisnya lapisan Miss V karena kadar hormon estrogen menurun selama menopause atau setelah operasi pengangkatan indung telur. 

Kondisi tersebut memicu vagina menjadi lebih rentan mengalami iritasi, kekeringan, dan peradangan.

3. Klamidia

Radang kelamin juga dapat terjadi akibat penyakit menular seksual klamidia. Kondisi ini disebabkan oleh infeksi bakteri Chlamydia trachomatis

Klamidia paling umum terjadi pada wanita berusia 18-35 tahun yang memiliki banyak pasangan seksual.

4. Gonore

Kencing nanah atau gonore adalah infeksi menular seksual yang bisa menyebabkan penyakit vaginitis. 

Kondisi ini dapat disebabkan oleh infeksi bakteri yang menular melalui hubungan intim. Gonore juga sering kali terjadi bersama klamidia.

5. Infeksi candida atau ragi

Infeksi candida atau ragi juga termasuk penyebab radang vagina. Kondisi ini terjadi ketika adanya pertumbuhan jamur berlebih, biasanya Candida albicans di Miss V.

Bukan hanya di vagina, jamur ini bisa menyebabkan infeksi di area lembap lainnya pada tubuh, seperti mulut, lipatan kulit, atau dasar kuku.

6. Trikomoniasis

Trikomoniasis adalah infeksi menular seksual yang disebabkan oleh parasit protozoa bersel tunggal yang disebut Trichomonas vaginalis

Pada wanita, parasit ini biasanya menginfeksi Miss V dan dapat menyebabkan peradangan vagina.

7. Vaginitis noninfeksi

Vaginitis noninfeksi bisa menyebabkan vulvovaginitis. Perlu Anda ketahui, vulvovaginitis adalah radang vulva dan vagina yang dapat terjadi pada wanita. 

Jenis radang vagina ini dapat dipicu reaksi alergi atau iritasi karena suatu zat yang terkandung dalam produk-produk tertentu, seperti sabun dengan pewangi, douche, hingga semprotan untuk area kewanitaan.

Faktor risiko radang vagina

Kebersihan vagina yang buruk dapat meningkatkan risiko Anda terkena radang vagina. Berikut adalah sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda.

  • Perubahan hormon, seperti kehamilan, menopause, atau pil KB
  • Aktivitas seksual
  • Terkena infeksi menular seksual
  • Diabetes yang tidak terkontrol
  • Penggunaan produk pembersih area kewanitaan
  • Douching
  • Mengenakan pakaian yang lembap atau ketat
  • Menggunakan alat kontrasepsi IUD.

Gejala vaginitis pada wanita

vagina gatal
Vaginitis bisa menyebabkan gatal dan bau tidak sedap pada vagina

Gejala vaginitis dapat berlangsung sepanjang hari, terutama pada malam hari. Berikut adalah gejala Miss V meradang yang bisa Anda rasakan.

  • Iritasi pada area kewanitaan
  • Keputihan yang berwarna atau sangat bau
  • Vagina beraroma menyengat
  • Vagina gatal
  • Vagina terasa hangat atau terbakar
  • Rasa pegal di sekitar atau bagian luar vagina
  • Sakit ketika buang air kecil
  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Bengkak dan kemerahan
  • Perdarahan ringan atau bercak dari Miss V.

Sementara itu, segera periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami ciri-ciri vaginitis berikut ini.:

  • Bau vagina tidak sedap dan keputihan gatal
  • Belum pernah mengalami infeksi vagina
  • Memiliki riwayat infeksi vagina
  • Memiliki banyak pasangan seksual
  • Demam, menggigil, atau nyeri panggul
  • Telah menyelesaikan pengobatan, tetapi gejala tetap dirasakan.

Baca Juga

  • Pakaian Dalam Wanita Punya Banyak Model Seperti Ini, Pilih yang Mana?
  • Kolposkopi adalah Pemeriksaan untuk Deteksi Penyakit Vagina
  • Efek Samping KB IUD, Pertimbangkan Sebelum Menggunakannya

Pengobatan untuk vaginitis

Dalam proses diagnosis, dokter akan terlebih dahulu menentukan penyebab vaginitis.

Caranya dengan memeriksa tingkat pH vagina, cairan vagina, deteksi mikroskopis sel-sel tertentu, dan adanya amina (gas berbau tidak sedap).

Selanjutnya, dokter dapat meresepkan obat vaginitis, seperti steroid topikal, antibiotik topikal atau oral, antijamur, krim antibakteri, dan krim estrogen topikal.

Selain itu, krim kortison dapat digunakan sebagai cara mengobati radang Miss V yang parah. Dokter juga bisa memberikan antihistamin untuk peradangan karena reaksi alergi. 

Apabila Anda sedang mengandung, sampaikan kepada dokter. Sebab, penyakit vagina ini dapat mempengaruhi janin sehingga beberapa cara mengobati radang vagina mungkin tidak cocok bagi Anda.

Pencegahan radang vagina

Anda dapat mencegah radang vagina dengan cara menjaga kebersihan vagina maupun seluruh tubuh. 

Hindari penggunaan pakaian dalam yang lembap untuk mencegah iritasi. Selain itu, pastikan pasangan Anda menggunakan kondom dalam aktivitas seksual.

Hindari juga produk-produk yang dapat memicu iritasi. Gunakan sabun yang ringan atau tanpa pewangi, kenakan celana dalam yang berbahan katun, dan bersihkan vagina dari depan ke belakang setelah buang air kecil untuk menghindari penyebaran bakteri anus ke vagina.

Dengan melakukan cara pencegahan vaginitis tersebut, Anda dapat mencegah masalah ini muncul.

Makanan yang dapat mencegah radang vagina

Mengonsumsi makanan yang tepat juga termasuk cara pencegahan vaginitis. Berikut adalah berbagai makanan yang dapat Anda konsumsi untuk mencegah masalah kelamin ini.

  • Yogurt
  • Oregano
  • Probiotik
  • Air kelapa muda
  • Cuka apel
  • Bawang putih
  • Vitamin C

Segera konsultasikan langsung ke dokter Anda jika radang vagina semakin parah untuk mendapatkan penanganan dan solusi yang tepat.

Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.

Advertisement

penyakit wanitakesehatan wanitavaginitiskandidiasis vaginakesehatan vagina

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved