Inilah Penyakit-penyakit yang Bisa Muncul Akibat Komplikasi Diabetes

Komplikasi diabetes dapat menimbulkan penyakit ginjal
Ada berbagai penyakit yang bisa muncul akibat komplikasi diabetes

Diabetes merupakan kondisi yang dapat mengganggu kemampuan tubuh dalam memproses gula darah. Penyakit ini terjadi ketika tubuh seseorang tidak dapat menghasilkan insulin yang cukup atau tidak bisa menggunakan insulin dengan efektif.

Jika tidak dirawat dengan baik, diabetes akan menyebabkan penumpukan gula dalam darah. Hal ini dapat memicu terjadinya komplikasi yang berbahaya, seperti merusak saraf, ginjal, mata, dan organ-organ lain.

Ketika terkena diabetes, Anda harus berhati-hati karena seiring berjalannya waktu, penyakit ini dapat memengaruhi berbagai bagian tubuh dan menyebabkan munculnya penyakit-penyakit lain. Beberapa dari penyakit ini bahkan bisa memengaruhi nafsu makan Anda.

Penyakit Akibat Komplikasi Diabetes

Berikut beberapa penyakit yang bisa muncul sebagai akibat dari komplikasi diabetes:

1. Gastroparesis

Gastroparesis adalah penyakit di mana saraf vagus yang berfungsi untuk mengontrol seberapa cepat perut kosong, mengalami kerusakan. Kerusakan ini menyebabkan pencernaan menjadi lambat karena otot-otot lambung dan usus tidak bekerja secara normal. Selain itu, makanan yang berada dalam tubuh pun akan tertahan lebih lama.

Penyakit ini bisa terjadi pada orang dengan diabetes tipe 1 ataupun diabetes tipe 2. Sebagian besar penderita gastroparesis telah menderita diabetes selama 10 tahun. Salah satu gejala dari penyakit ini adalah nafsu makan yang buruk. Kondisi ini dapat menyebabkan penderitanya kesulitan mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan tubuh karena tidak nafsu makan.

Gejala lain gastroparesis juga meliputi mulas, perut kembung, mual, muntah, sulit mengendalikan gula darah, cepat kenyang, dan berat badan turun. Tak hanya itu, gastroparesis juga dapat memperburuk diabetes karena bisa menyebabkan glukosa darah naik. Selain itu, makanan yang terlalu lama di perut juga memicu tumbuhnya bakteri berlebih.

2. Penyakit Ginjal

Diabetes dapat merusak ginjal penderitanya. Ketika ginjal tidak lagi mampu menyaring zat sisa yang sudah tidak digunakan tubuh, maka kondisi inilah yang disebut penyakit ginjal. Kadar glukosa darah yang tinggi pada penderita diabetes membuat ginjal menyaring terlalu banyak darah sehingga membuat ginjal bekerja dengan keras. Jika produk-produk limbah mulai menumpuk dalam darah, maka gagal ginjal bisa terjadi.

Pada awalnya, penyakit ginjal tidak akan menimbulkan gejala karena ginjal tetap bekerja dengan keras. Akan tetapi, setelah hampir semua fungsinya hilang maka akan timbul gejala, seperti nafsu makan yang buruk, kelelahan, hilang konsentrasi, sakit perut, dan gangguan tidur.

[[artikel-terkait]]

3. Infeksi Jamur

Penderita diabetes berpotensi mengalami infeksi jamur di saluran pencernaan, apalagi jika kontrol terhadap glikemik buruk. Selain itu, infeksi jamur juga dapat terjadi di mulut dalam bentuk sariawan.

Sariawan memiliki tanda berupa lapisan putih di lidah atau mulut yang terasa menyakitkan sehingga membuat penderitanya sulit makan dan kehilangan selera. Terkadang, tenggorokan pun dapat terasa sakit dan terbakar. Jika infeksi jamur telah meluas ke lapisan kerongkongan maka dapat menyebabkan sulit menelan dan nyeri ulu hati.

4. Ketoasidosis

Hiperglikemia atau gula darah tinggi yang tidak segera diobati berpotensi menimbulkan ketoasidosis. Komplikasi ini terjadi ketika kadar keton yang tinggi menumpuk dalam darah dan urine. Ketika mengalami hiperglikemia, tubuh tidak menghasilkan insulin yang cukup sehingga sel-sel tidak dapat menggunakan glukosa untuk membuat energi.

Oleh sebab itu, tubuh pun memecah lemak untuk dijadikan energi. Proses ini akan menghasilkan keton dan termasuk ke dalam kondisi darurat medis. Gejala dari ketoasidosis, yaitu hilang nafsu makan, berat badan turun, kebingungan, sering buang air kecil, hilang kesadaran, hingga koma.

Ketika seseorang mengalami berbagai penyakit ini, maka diabetesnya tergolong sudah parah. Penderitanya harus rutin melakukan pemeriksaan pada dokter, serta berkonsultasi mengenai langkah yang sebaiknya diambil dalam melakukan perawatan dan pengobatan. Selain itu, ubahlah gaya hidup dengan gaya hidup yang lebih sehat.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323627.php
Diakses pada Juni 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/diabetes
Diakses pada Juni 2019

WebMD. https://www.webmd.com/diabetes/type-1-diabetes-guide/diabetes-and-gastroparesis#1
Diakses pada Juni 2019

Clinical Diabetes. http://journal.diabetes.org/clinicaldiabetes/V18N42000/pg148.htm
Diakses pada Juni 2019

American Diabetes Association. http://www.diabetes.org/living-with-diabetes/complications/gastroparesis.html
Diakses pada Juni 2019

American Diabetes Association. http://www.diabetes.org/living-with-diabetes/complications/kidney-disease-nephropathy.html
Diakses pada Juni 2019

Live Strong. https://www.livestrong.com/article/462560-diabetes-loss-of-appetite/
Diakses pada Juni 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed