Penyakit penis adalah gangguan yang harus segera diberikan penanganan yang cepat dan tepat
Penyakit penis merupakan musuh para pria.

Semua pria akan merasa cemas ketika alat vitalnya mengalami gangguan. Tidak semua penyakit penis berbahaya, tetapi ada beberapa penyakit penis yang memerlukan penanganan segera.

Penyakit penis seringkali menghantui hampir seluruh kaum adam di dunia. Namun, perlu Anda ketahui penyakit-penyakit apa saja yang memerlukan penanganan segera demi keselamatan Mr. P.

[[artikel-terkait]]

3 Jenis penyakit penis

1. Priapismus

Priapismus merupkan kondisi di mana penis mengalami ereksi yang berkepanjangan lebih dari empat jam. Nama priapismus diambil dari dewa kesuburan dalam mitologi Yunani, Priapus.

Priapismus sendiri biasanya terjadi pada laki-laki kelompok usia 30 tahun. Dalam kondisi ini, ereksi penis dapat bertahan hingga berjam-jam dan bukan disebabkan karena adanya rangsangan seksual untuk mempertahankannya.

Sayangnya hal ini tidaklah menyenangkan, karena priapismus terasa menyakitkan.

Penyebab dari penyakit penis ini salah satunya adalah efek berkepanjangan dari penggunaan obat dalam mengatasi disfungsi ereksi.

Terdapat dua jenis priapismus. Iskemik, di mana aliran darah balik dari penis berhenti, dan non-iskemik saat aliran darah balik dari penis tidak lancar. Perbedaan dari keduanya yaitu pada jenis iskemik lebih sering disertai rasa nyeri.

Lebih dari sepertiga pasien dengan priapismus yang parah akan mengalami disfungsi ereksi yang permanen walaupun telah menjalani proses terapi. Hal ini menyebabkan terjadinya kemandulan, masalah kejiwaan, dan mengganggu rutinitas sehari-hari.

2. Parafimosis

Parafimosis merupakan kondisi ketidakmampuan mengembalikan kulup atau kulit sunat ke posisinya semula sehingga menutup kepala penis. Kondisi ini terjadi pada laki-laki yang tidak disunat.

Kulup yang terjebak membentuk suatu lingkaran yang menjepit batang penis.

Hal ini menyebabkan terhalangnya aliran darah balik dari kepala penis sehingga menimbulkan bengkak pada kepala penis yang membuat kulup semakin sulit dikembalikan

Semakin lama proses ini terjadi, pembuluh darah arteri pun akan terganggu dan dapat menyebabkan kematian sel pada kepala penis.

Parafimosis dapat terjadi tanpa alasan yang jelas, seperti setelah prosedur pemasangan kateter urin atau pemeriksaan fisik saat ingin dikembalikan pada posisi semula. Namun, kondisi kebersihan kelamin yang buruk hingga infeksi dan luka pada penis juga dapat menjadi penyebab kondisi ini.

3. Trauma penis

Trauma pada penis, terjepit, atau adanya benda asing dalam penis akan menimbulkan rasa nyeri dan sangat mengkhawatirkan. Trauma berat pada penis seperti terpotong atau luka sayat yang dalam kemungkinan akan memerlukan tindakan operatif.

Salah satu kecelakaan yang mungkin pernah dialami laki-laki adalah terjepit resleting celana. Kejadian ini sering terjadi pada anak-anak.

Pelumas biasanya dapat menolong membebaskan bagian penis yang terjepit. Namun, jika tidak bisa, segera bawa ke bagian unit gawat darurat.

Trauma lain yaitu fraktur penis atau penis patah yang merupakan kondisi yang jarang tetapi mungkin terjadi saat penis sedang ereksi. Kondisi ini terjadi ketika penis yang sedang ereksi secara disengaja atau tidak dibengkokkan. Biasanya terjadi saat hubungan seks dan masturbasi.

Tanda terjadinya penis patah biasanya disertai bunyi seperti retak diikuti hilangnya ereksi, hingga muncul memar kebiruan di daerah yang patah.

Luka bakar juga termasuk dalam kategori keadaan gawat darurat pada penis. Dengan penanganan yang tepat, penis akan dapat terselamatkan.

Jika Anda atau siapapun yang Anda kenal mengalami beberapa penyakit penis di atas, segera bawa ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Penanganan cepat dan tepat akan menyelamatkan Mr.P dari kemungkinan buruk yang terjadi.

Artikel Terkait

Banner Telemed