logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Lansia

Kenali Macam-Macam Penyakit Mata pada Orang Tua yang Mungkin Menyerang

open-summary

Penyakit mata pada lansia merupakan salah satu masalah kesehatan utama. Gangguan penglihatan pada lansia yang umum terjadi di antaranya katarak dan glaukoma.


close-summary

4.5

(6)

20 Mei 2019

| Nina Hertiwi Putri

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

gangguan penglihatan pada lansia

Gangguan penglihatan pada lansia yang umum terjadi antara lain glaukoma dan katarak.

Table of Content

  • Macam-macam gangguan penglihatan pada Lansia
  • Tips Mencegah Gangguan Penglihatan pada Lansia
  • Catatan dari SehatQ

Penyakit mata merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada lansia. Diperkirakan gangguan penglihatan pada lansia dialami oleh satu dari tiga orang lansia yang berusia 65 tahun ke atas.

Advertisement

Penyakit mata pada orang tua yang paling umum di antaranya adalah glaukoma, katarak, degenerasi makula terkait usia (AMD), dan retinopati diabetes. Namun, bertambahnya usia sebenarnya tidak harus identik dengan penyakit mata.

Ada berbagai cara yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan mata dan mencegah kerusakannya di usia lanjut. Berikut ini penjelasan mengenai gangguan penglihatan pada lansia dan cara mencegahnya.

Macam-macam gangguan penglihatan pada Lansia

Bertambahnya usia membuat tubuh tidak dapat berfungsi seperti sedia kala. Tidak hanya penyakit kronis dan sistemik seperti diabetes atau penyakit jantung, penyakit mata juga dapat menjadi ancaman kesehatan yang serius pada lansia.

Berikut ini beberapa penyakit mata pada orang tua yang paling umum terjadi:

1. Glaukoma

Kondisi glaukoma umumnya berkaitan dengan meningkatnya tekanan pada mata. Jika tidak segera diatasi, kondisi ini dapat menyebabkan kebutaan permanen. Usia merupakan salah satu faktor risiko utama dari glaukoma selain faktor keturunan, diabetes, dan konsumsi obat-obatan.

Kebanyakan penderita glaukoma tidak merasakan gejala atau nyeri akibat tekanan berlebih di mata pada awal terjadinya penyakit. Untuk mendeteksinya, dokter akan melakukan pemeriksaan pada saraf mata serta memeriksa tekanan dan pemeriksaan visual.

2. Katarak

Gangguan penglihatan pada lansia yang selanjutnya adalah katarak. Munculnya katarak ditandai dengan terbentuknya lapisan berwarna buram yang menutupi lensa mata. Lapisan tersebut dapat mengganggu proses masuknya cahaya ke mata, sehingga akan menyulitkan penderitanya untuk melihat.

Katarak terbentuk secara perlahan tanpa rasa sakit, kemerahan, maupun menyebabkan keluarnya air mata. Kondisi ini hanya dapat diatasi dengan operasi.

3. Age-related Macular Degeneration (AMD)

AMD merupakan penyebab paling umum dari penyakit mata pada orang tua berusia 65 tahun ke atas. AMD dicirikan sebagai penyakit yang terbentuk akibat degenerasi makula, suatu area pada retina mata yang berfungsi sebagai pusat penglihatan.

Usia merupakan salah satu faktor risiko utama dari penyakit ini. Selain itu, riwayat keluarga, penyakit jantung, dan kebiasaan merokok juga merupakan faktor risiko dari AMD.

Baca Juga

  • Hindari Herpes di Mata yang Mengganggu dan Menyerang Kornea
  • Mengenal Penyebab Penyakit Parkinson Serta Cara Pencegahannya
  • Bahaya Anemia pada Lansia Tidak Bisa Diremehkan

4. Retinopati Diabetes

Kondisi ini merupakan suatu bentuk komplikasi dari diabetes. Retinopati diabetes terjadi karena pembuluh darah kecil berhenti menyuplai retina.

Pada fase awal penyakit, kondisi ini dapat menyebabkan kebocoran cairan yang menyebabkan penglihatan menjadi buram, atau tidak menimbulkan gejala sama sekali. Saat penyakit semakin berkembang, lama-kelamaan penglihatan akan lebih terganggu.

5. Presbiopi

Presbiopi merupakan gangguan penglihatan pada lansia yang terjadi akibat otot bola mata dan elastisitas lensa yang mengalami penurunan fungsi. 

Lansia yang mengalami presbiopi akan mengalami gangguan penglihatan untuk jarak dekat. Selain itu, penyakit ini ditandai oleh sejumlah gejala lainnya seperti mata yang kerap terasa pegal dan sakit kepala. 

6. Mata kering

Usia lanjut tak bisa dipungkiri juga berpotensi menyebabkan produksi air mata mengalami penurunan, pun lapisan air mata menguap. Hal ini lantas berujung pada kondisi mata kering.

Penyakit mata pada orang tua ini ditandai oleh gejala seperti mata yang mudah lelah, rasa panas dan nyeri pada mata, penglihatan kabur, dan mata merah. 

7. Infeksi mata

Infeksi mata juga merupakan salah satu gangguan penglihatan pada lansia yang acap kali terjadi. Biasanya, hal ini disebabkan oleh adanya masalah pada lapisan mata atau fungsi sistem kekebalan tubuh yang menurun.

Jenis infeksi mata yang umum menyerang orang tua antara lain konjungtivitis, endoftalmitis, dan keratitis. Penyakit mata pada orang tua ini ditandai oleh sejumlah gejala seperti nyeri mata, mata gatal, peningkatan sensitivitas terhadap cahaya, dan penglihatan kabur.

Tips Mencegah Gangguan Penglihatan pada Lansia

Agar mata tetap sehat meski usia telah bertambah, terdapat beberapa langkah yang bisa Anda lakukan.

1. Jalani Pemeriksaan Kesehatan Secara Teratur

Penyakit seperti diabetes dan tekanan darah tinggi, apabila tidak mendapat perawatan, akan menyebabkan kerusakan pada mata. Karena itu, penting bagi para lansia untuk memeriksakan kondisi kesehatannya secara teratur, agar dapat segera mendapatkan perawatan yang tepat dan efektif.

2. Waspadai Gejala Gangguan pada Mata

Apabila menyadari adanya perubahan pada penglihatan Anda, segera hubungi dokter. Beberapa gejala yang perlu dan kesulitan melihat saat gelap.

3. Lindungi Mata dari Sinar UV

Saat melakukan kegiatan di siang hari, Anda disarankan untuk menggunakan kacamata hitam untuk melindungi mata dari paparan sinar ultraviolet yang dipancarkan matahari.

4. Jalani Gaya Hidup Sehat

Rutin berolahraga dipercaya dapat mengurangi risiko seseorang terkena AMD hingga 70 persen. Selain itu, antioksidan juga dipercaya dapat membantu mengurangi risiko katarak.

Antioksidan bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi buah-buahan dan sayuran hijau. Mengonsumsi ikan yang kaya akan kandungan asam lemak omega-3,  dapat mengurangi risiko Anda terkena degenerasi makula.

5. Rutin Jalani Pemeriksaan Mata

Anda disarankan untuk melakukan pemeriksaan mata teratur setidaknya setiap 2 tahun sekali. Hal ini dapat membantu deteksi dini beberapa penyakit mata yang tidak menimbulkan gejala maupun tanda pada fase awal penyakit.

Catatan dari SehatQ

Meski sudah memasuki masa lansia, memiliki mata sehat merupakan hal yang tetap dapat dicapai. Dengan lebih mewaspadai tanda dan gejala gangguan penglihatan pada lansia di atas serta melakukan pencegahannya, kesehatan mata akan senantiasa terjaga.

Punya pertanyaan seputar kesehatan mata? Anda bisa berkonsultasi dengan dokter secara langsung di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ melalui fitur live chatDownload aplikasi SehatQ sekarang juga di App Store dan Google Play

Advertisement

gangguan lansiakesehatan lansiapenyakit mata

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved