Penyakit Kulit Gatal Ini Tidak Menular, Tapi Ganggu Kenyamanan dan Penampilan

Penyakit kulit gatal terjadi akibat banyak berkeringat dan kotoran yang menumpuk pada kulit
daftar penyakit kulit gatal yang bisa ganggu kenyamanan Anda

Hidup di negara tropis dengan cuaca panas, lembap, dan terpolusi membuat kita rentan mengalami masalah pada kulit. Keluhan yang sering dialami adalah gatal-gatal akibat banyak berkeringat dan kotoran yang menumpuk di kulit. 

Untuk mengatasi gatal-gatal akibat keringat, cukup mandi dengan air bersih serta sabun. Namun ada beberapa penyakit kulit gatal yang memerlukan perawatan ekstra untuk mengatasinya. Apa sajakah jenisnya?

[[artikel-terkait]]

Penyakit kulit gatal dan psoriasis

Psoriasis adalah penyakit kulit dengan gejala gatal serta perih, yang pada umumnya muncul di area siku, lutut, kulit kepala, punggung bagian bawah, wajah, tangan dan kaki serta lipatan kulit. Penyebab kondisi ini belum diketahui secara pasti. Namun sistem kekebalan tubuh dan faktor genetik diduga berkaitan erat dengan penyakit kulit gatal yang tidak menular ini. 

Pada penderita psoriasis, sel-sel kulitnya tumbuh terlalu cepat, sehingga muncullah lesi-lesi kemerahan di kulit. Berdasarkan lesinya, ada lima jenis psoriasis:

  • Psoriasis plak dengan gejala berupa kulit yang menimbul kemerahan dan dipenuhi sisik kulit kering.
  • Psoriasis guttate dengan gejala berupa titik-titik kemerahan di tubuh.
  • Psoriasis inverse dengan gejala berupa bercak-bercak merah berpermukaan halus dan mengkilap yang lebar di area lipatan kulit, seperti belakang lutut, ketiak dan selangkangan.
  • Psoriasis pustular dengan gejala berupa munculnya lepuhan-lepuhan putih berisi nanah di area tangan dan kaki.
  • Psoriasis eritrodermik, di mana muncul kemerahan kulit yang terasa gatal dan perih di hampir seluruh tubuh.

Hingga saat ini belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan psoriasis. Penyakit kulit gatal ini tergolong kondisi kronis yang dapat hilang dan kambuh sewaktu-waktu. Pengobatan dilakukan hanya untuk mengurangi rasa gatal, mengurangi keparahan gejala, dan memperbaiki kondisi kulit. 

Penyakit kulit gatal lain yang mungkin menyerang Anda

Di samping psoriasis, masih banyak jenis penyakit kulit lain yang ditandai dengan gatal-gatal. Beberapa diantaranya meliputi:

Biang keringat

Biang keringat muncul sebagai bintil-bintil dan ruam kemerahan di area lipatan kulit atau area kulit yang bergesekan dengan pakaian. Bintil-bintil ini muncul akibat saluran kelenjar keringat yang tersumbat, sehingga penguapan tertahan di bawah kulit. 

Penyakit kulit gatal karena biang keringat biasanya akan membaik dengan sendirinya. Untuk perawatannya, jaga kebersihan kulit, gunakan pakaian longgar dengan bahan yang tidak menyerap panas saat cuaca terik, pilih tempat teduh untuk menghindari banyak keringat, serta usahakan agar kulit tidak kepanasan. 

Dermatitis atopik

Dermatitis atopik adalah penyakit kulit gatal dengan gejala kulit kering bersisik atau berkerak, ruam kecoklatan, dan timbul bintil-bintil berair serta meradang. Ruam kulit bisa muncul di berbagai bagian tubuh, namun umumnya di area lipatan siku, pergelangan tangan dan kaki, leher, serta dada. Rasa gatal biasanya lebih terasa pada malam hari.

Penyakit kulit gatal jenis ini bukanlah penyakit menular. Pasalnya, dermatitis atopik disebabkan oleh kondisi genetik yang memengaruhi kemampuan perlindungan kulit terhadap bakteri, zat yang mengiritasi dan alergen (pemicu alergi).  Untuk mengatasi rasa gatal, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan resep obat yang tepat. 

Upaya pencegahan yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi kekambuhan penyakit ini meliputi:

  • Berikan pelembap, seperti losion dan krim, untuk kulit Anda. Namun hati-hati saat memilih jenis pelembap supaya tidak menimbukan reaksi alergi pada kulit.
  • Coba kenali penyebab kondisi kulit gatal, misalnya cuaca panas dan banyak keringat, debu polusi, sensitivitas terhadap deterjen, dan sebagainya. Sebisa mungkin, hindari hal-hal yang memicu munculnya dermatitis atopik tersebut.
  • Jangan mandi terlalu lama dan kurangi frekuensi mandi dengan air hangat supaya kulit tidak kering.
  • Gunakan sabun dengan kandungan bahan kimia yang ringan dan mengandung pelembap.

Dermatitis kontak

Penyakit kulit gatal lainnya adalah dermatitis kontak. Selain gatal-gatal, gejala yang muncul bisa berupa kulit kemerahan, timbul bentol atau lepuh, serta kulit sangat kering dan pecah-pecah. Gangguan tersebut timbul di area kulit yang bersentuhan langsung dengan zat pengiritasi atau alergen. 

Benda-benda yang dapat menimbulkan dermatitis kontak karena alergi, antara lain perhiasan dari bahan logam tertentu, benda dari bahan latex, parfum, kandungan bahan kimia dalam produk-produk kecantikan dan perawatan kulit, serta getah dari tanaman tertentu.  Sedangkan bahan yang mengiritasi meliputi deterjen, pemutih, serta bahan-bahan kimia pembersih lainnya. 

Gejala dermatitis kontak dapat hilang dengan sendirinya dalam waktu beberapa minggu. Untuk mengurangi rasa gatal, Anda bisa mengoleskan krim yang mengandung calamine atau mengonsumsi obat antihistamin. Hindari pula bahan-bahan yang mengiritasi kulit atau menimbulkan reaksi alergi agar dermatitis kontak tidak muncul kembali.

Selain menimbulkan ketidaknyamanan, penampilan penderita juga bisa terganggu karena gejala penyakit kulit gatal seringkali timbul di area kulit yang terlihat oleh orang lain. Karena itu, jangan ragu berkonsultasi dan berobat ke dokter guna memperbaiki kondisi kulit Anda.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/atopic-dermatitis-eczema/symptoms-causes/syc-20353273
Diakses pada 11 Juni 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heat-rash/symptoms-causes/syc-20373276
Diakses pada 11 Juni 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/contact-dermatitis#treatment
Diakses pada 11 Juni 2019

National Psoriasis Foundation. https://www.psoriasis.org/about-psoriasis
Diakses pada 11 Juni 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed