logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Sex & Relationship

10 Penyakit Kelamin Wanita dan Gejalanya yang Perlu Diwaspadai

open-summary

Penyakit kelamin wanita yang umum terjadi antara lain trikomoniasis, klamidia, herpes genital, kista bartholin, infeksi jamur vagina, vaginosis bakteri, kutil kelamin, hingga gonore atau kencing nanah. Gejala umumnya meliputi nyeri saat buang air kecil, gatal, dan keputihan berbau.


close-summary

12 Okt 2022

| Anita Djie

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Penyakit kelamin wanita antara lain herpes, klamidia, infeksi jamur vagina, dan vaginosis bakteri

Penyakit kelamin wanita seringkali disebabkan oleh infeksi

Table of Content

  • Penyakit kelamin wanita dan ciri-cirinya 
  • Cara mencegah penyakit kelamin wanita

Penyakit kelamin pada wanita bisa memicu gejala yang sedikit berbeda dengan pria. Bahkan, bisa lebih parah daripada penyakit kelamin pada pria.

Advertisement

Ada banyak jenis penyakit kelamin yang bisa dialami wanita. Mayoritas merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri, jamur, maupun virus. 

Penyakit kelamin wanita dan ciri-cirinya 

Beberapa penyakit kelamin wanita dan ciri-cirinya yang perlu Anda waspadai antara lain:

1. Klamidia

Gambar bakteri penyebab klamidia, salah satu penyakit kelamin wanita
Gambar bakteri klamidia

Klamidia merupakan penyakit kelamin wanita yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis dan terkadang sulit dideteksi pada tahapan awal infeksi. Biasanya gejala mulai terasa setelah 1-3 minggu terinfeksi bakteri klamidia.

Gejala klamidia yang dapat dirasakan oleh wanita antara lain:

  • Sakit pada perut bagian bawah
  • Adanya cairan atau kotoran yang keluar dari vagina
  • Sakit saat melakukan hubungan seksual
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Pendarahan saat sedang tidak menstruasi

2. Trikomoniasis

Trikomoniasis merupakan infeksi parasit Trichomonas vaginalis dan ditularkan melalui hubungan seksual. Pada pria, trikomoniasis jarang menunjukkan gejala yang mengganggu.

Pada wanita, penyakit kelamin ini dapat menimbulkan gejala berupa:

  • Keluar keputihan yang berbau dan berwarna kuning kehijauan
  • Rasa gatal pada vagina
  • Iritasi vagina
  • Sakit saat buang air kecil atau saat berhubungan seksual

3. Herpes genital

Herpes merupakan salah satu penyakit kelamin pada wanita yang sangat mudah menular. Seseorang bisa terinfeksi herpes hanya dengan kontak langsung dengan kulit orang yang terinfeksi herpes.

Herpes merupakan infeksi Herpes Simplex Virus (HSV), sehingga obat-obatan yang diberikan biasanya berfungsi untuk membantu menangani gejala yang dialami serta menghentikan replikasi virus herpes.

Umumnya, gejala herpes yang timbul berupa lepuhan atau lecet pada vagina atau anus. 

Namun, tidak semua penderita herpes mengalami lepuhan atau lecet, sehingga tidak semua orang menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi herpes dan dapat menularkannya ke orang lain.

4. Gonore

Gonore merupakan salah satu penyakit kelamin wanita
Gonore penyakit kelamin wanita yang dipicu bakteri

Gonore atau yang sering disebut sebagai kencing nanah merupakan penyakit kelamin wanita yang disebabkan oleh infeksi bakteri, terkadang dapat diderita bersamaan dengan klamidiasis. Gejala gonore dapat muncul sepuluh hari atau bahkan berbulan-bulan setelah terinfeksi.

Berikut ini beberapa kondisi yang bisa dialami seseorang yang mengalami kencing nanah:

  • Perdarahan yang banyak saat menstruasi atau mengalami perdarahan saat tidak menstruasi
  • Munculnya keputihan yang kental, keruh, atau berdarah dari vagina
  • Gatal pada anus
  • Rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil
  • Rasa sakit saat buang air besar

Baca juga: Miss V Terasa Panas? Waspadai 9 Penyakit Ini

5. HPV

Infeksi human papillomavirus atau HPV merupakan penyakit kelamin pada wanita dan pria yang cukup umum terjadi. Infeksi virus HPV dapat meningkatkan risiko kanker serviks pada wanita.  

Terkadang, infeksi HPV tidak menimbulkan gejala atau hanya menyebabkan kutil kelamin. Kutil kelamin bisa muncul hanya satu atau dalam jumlah banyak. Kutil  kelamin dalam jumlah banyak dapat menjadi satu dan berbentuk seperti kembang kol.

Pada wanita, kutil kelamin dapat tumbuh pada bagian vulva, daerah di antara vagina dan anus, di leher rahim (serviks), dan pada dinding vagina.

Selain kutil kelamin, gejala lain yang mungkin timbul akibat HPV antara lain:

  • Rasa gatal
  • Tidak nyaman pada vagina
  • Bengkak kecil berwarna seperti kulit atau abu-abu di sekitar vagina
  • Pendarahan saat melakukan hubungan seksual

6. Vaginosis bakteri

Sesuai namanya, vaginosis bakteri bisa terjadi akibat infeksi bakteri yang tumbuh berlebihan di area kewanitaan. Penyakit vagina ini biasanya bisa sembuh dengan baik selama menerima penanganan yang tepat. 

Namun, jika sampai dialami wanita hamil, bisa memicu komplikasi yang merugikan. Pada beberapa wanita, vaginosis bakteri juga bisa memicu masalah kesuburan.

Salah satu gejala paling khas dari vaginosis bakteri adalah keluarnya keputihan berbau amis dan berwarna abu-abu atau bahkan keputihan berwarna hijau

Penyebabnya adalah ketidakseimbangan jumlah bakteri di vagina yang bisa dipicu oleh berbagai hal, termasuk kebiasaan merokok, penggunaan sabun kewanitaan, hingga hubungan seksual yang tidak aman.

7. Infeksi jamur vagina

Infeksi jamur vagina adalah salah satu penyakit kelamin akibat jamur yang banyak diderita wanita. Kondisi ini bukanlah penyakit menular seksual.

Anda bisa mengalami infeksi ini apabila jumlah jamur di vagina bertambah secara drastis. Ada beberapa faktor yang bisa memicu infeksi jamur vagina, antara lain penggunaan antibiotik tertentu, perubahan hormon akibat kehamilan, stres, hingga gangguan imun.

Infeksi jamur vagina dipicu oleh jamur bernama Candida albicans dan bisa diobati secara efektif dengan obat antijamur.

Secara umum, gejala infeksi jamur vagina meliputi:

  • Rasa gatal di vagina dan sekitarnya
  • Sensasi terbakar, terutama saat kencing dan berhubungan seksual 
  • Kemerahan dan ruam di vagina 
  • Bengkak
  • Nyeri
  • Keputihan berwarna putih, kental seperti keju (cottage cheese) dan berbau 
  • Keputihan terlalu encer

8. Kista bartholin 

Penyakit kelamin pada wanita bisa memicu rasa gatal
Vaginosis bakteri bisa picu rasa gatal

Kista bartholin adalah pembengkakan pada kelenjar bartholin yang berada di sisi lubang vagina. Kelenjar ini berfungsi mengeluarkan cairan sebagai pelumas organ kewanitaan. 

Benjolan di vagina ini terjadi akibat penyumbatan sehingga cairan tidak bisa keluar dengan lancar dan menumpuk di dalam, sehingga menimbulkan bengkak dan rasa sakit. Jika cairan yang terperangkap ini terinfeksi, maka area tersebut akan meradang (bartholinitis), bahkan bernanah. 

Gejala kista bartholin antara lain:

  • Benjolan lunak di tepi lubang vagina
  • Rasa sakit, termasuk saat berhubungan seksual 
  • Tidak nyaman saat duduk atau berjalan
  • Demam 

9. Endometriosis

Endometriosis terjadi ketika jaringan yang mirip dengan jaringan dinding rahim, tumbuh di luar rahim, seperti di ovarium, belakang rahim, usus, atau kandung kemih. 

Penyebab penyakit kelamin wanita ini belum diketahui secara pasti. Meski begitu, endometriosis tidak bisa dianggap remeh karena bisa memengaruhi kesuburan wanita. 

Beberapa gejala endometriosis yang patut Anda waspadai antara lain:

  • Rasa sakit, terutama di area perut, punggung bawah, dan daerah panggul 
  • Menstruasi yang berat, baik timbul rasa sakit hebat maupun jumlah darah haid yang banyak 

10. Kanker 

Kanker atau pertumbuhan sel abnormal yang ganas juga bisa terjadi di organ intim wanita atau disebut dengan kanker ginekologi. Kanker termasuk penyakit wanita yang berbahaya bahkan bisa menyebabkan kematian. Beberapa jenis kanker ginekologi yang bisa menyerang wanita antara lain:

  • Kanker ovarium, ditandai dengan perasaan cepat kenyang, sulit makan, kembung, serta sakit perut bagian bawah dan punggung
  • Kanker rahim, ditandai dengan nyeri atau tekanan di area panggul 
  • Kanker vagina, ditandai dengan sering buang air kecil dan sembelit
  • Kanker vulva, ditandai dengan gatal, sensasi terbakar, perubahan warna kulit, kulit, ruam, dan nyeri pada area vulva
  • Kanker serviks (leher rahim), ditandai dengan perdarahan dan keputihan yang tak biasa, menstruasi yang lebih berat, sakit saat berhubungan seksual, nyeri panggul

Baca juga: Bentuk Miss V Seperti Jengger Ayam, Apa Penyebabnya?

Cara mencegah penyakit kelamin wanita

Menjaga area kewanitaan menjadi langkah utama untuk mencegah penyakit kelamin pada wanita. Berikut langkah-langkah yang bisa Anda lakukan: 

  • Hindari menggunakan produk kewanitaan seperti pembalut dan tampon yang mengandung parfum
  • Jangan melakukan douching 
  • Bersihkan vagina menggunakan air bersih saja dan jangan menggunakan sabun pembersih kewanitaan karena bisa memicu iritasi
  • Gunakan celana dalam berbahan katun yang mudah menyerap keringat agar area kewanitaan tidak lembap
  • Rutin bersihkan vagina, terutama setelah berhubungan seksual atau berolahraga
  • Ganti celana dalam setidaknya sekali sehari
  • Melakukan seks secara aman dengan bantuan alat kontrasepsi seperti kondom 
  • Melakukan pemeriksaan rutin, terutama jika Anda aktif melakukan hubungan seksual, seperti pap smear dan tes penyakit yang menular secara seksual lainnya setidaknya setiap 3-5 tahun.

Dengan melakukan langkah-langkah di atas maka risiko terjadinya penyakit kelamin wanita, terutama yang disebabkan oleh infeksi bisa berkurang. Apabila Anda aktif secara seksual, pastikan juga pasangan Anda bebas dari penyakit kelamin agar tidak tertular.

Anda juga bisa berkonsultasi melalui fitur chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang! 

Advertisement

penyakit menular seksualgonorrheatrikomoniasisinfeksi menular seksualhpv

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved