Jarang Didengar, Ternyata Ini Penyebab Sakit Pinggang pada Lansia

Spondilosis merupakan salah satu penyebab sakit pinggang pada lansia
Salah satu penyebab sakit pinggang pada lansia yang perlu diwaspadai adalah spondilosis.

Sakit pinggang memang sering terjadi pada lansia. Namun, kondisi ini bukanlah suatu kondisi normal, dan masih membutuhkan penanganan yang tepat sesuai penyebabnya. Penyebab sakit pinggang pada lansia pun bisa sangat beragam.

Tidak hanya kondisi umum seperti rematik dan benturan akibat jatuh, sakit pinggang juga bisa disebabkan oleh kondisi lain yang jarang disadari, seperti spondilosis. Gangguan berupa spondilosis terjadi pada tulang belakang, yang berkaitan dengan usia tua.

Spondilosis sebagai penyebab sakit pinggang pada lansia

Spondilosis lebih sering disebut sebagai spondilosis servikal. Sebab, kondisi tersebut umumnya terjadi di tulang belakang yang berada di area leher. Meski begitu, rasa nyeri yang timbul akibat spondilosis servikal juga bisa menyebar hingga ke tangan dan bahu.

Pada kondisi tertentu, spondilosis juga bisa menyerang bagian tulang belakang yang lain, sehingga menyebabkan sakit pada punggung, hingga pinggang bagian belakang.

Spondilosis merupakan gangguan tulang belakang yang terjadi akibat proses penuaan. Pada lansia, tulang belakang sudah begitu lama digunakan, sehingga menimbulkan keausan pada tulang dan sendinya.

Selain rasa sakit, munculnya kondisi ini juga bisa disertai dengan hilangnya keseimbangan, nyeri dan kesemutan di kaki, hingga sulit mengontrol pergerakan tubuh.

Penyebab paling utama dari spondilosis adalah proses penuaan. Meski begitu, kondisi ini bukanlah bagian alami dari penuaan, dan tidak semua lansia pasti mengalaminya.

[[artikel-terkait]]

Kondisi lain yang bisa menyebabkan sakit pinggang pada lansia

Tidak hanya spondilosis, beberapa penyakit berikut ini juga bisa menjadi penyebab sakit pinggang pada lansia.

1. Arthritis

Osteoartritis dan rheumatoid arthritis sebenarnya merupakan penyebab sakit pinggang paling umum pada lansia. Selain rasa nyeri, lansia yang menderita artritis atau radang sendi juga umumnya merasa pinggangnya kaku dan sulit digerakkan.

2. Tendinitis

Tendinitis adalah peradangan yang terjadi pada tendon. Yang dimaksud dengan tendon adalah jaringan tebal, yang berfungsi untuk menghubungkan otot ke tulang. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh penggunaan sendi yang berlebihan.

3. Bursitis

Bursitis adalah kondisi peradangan pada bursa, atau kantung berisi cairan pelumas yang berada di antara tulang, otot, dan tendon. Kantung ini berfungsi untuk mengurangi gesekan yang terjadi pada ketiga jaringan tersebut.

Saat bursa meradang, maka dapat timbul rasa sakit. Peradangan pada bursa umumnya terjadi pada sendi pinggang, akibat pinggang bekerja melebihi kemampuannya.

4. Patah pada tulang pinggul

Semakin tua, tulang manusia pun akan semakin rapuh. Hal ini membuat tulang menjadi lebih rentan retak dan patah, termasuk pada tulang pinggul saat terjadi benturan akibat jatuh.

5. Kanker tulang

Tumor yang muncul di tulang, bisa berkembang menjadi kanker dan bisa menjadi penyebab sakit pinggang. Kondisi ini juga bisa terjadi di area lain pada tubuh.

6. Otot pinggang yang tegang

Gerakan berulang bisa menyebabkan otot, tendon, serta ligamen yang mendukung pinggul, menjadi menegang. Kondisi ini kemudian dapat mengakibatkan peradangan dan menyebabkan sakit pinggang.

Cara mencegah sakit pinggang pada lansia

Terlepas dari penyebab sakit pinggang yang dialami, para lansia bisa mencegah terjadinya kondisi ini dengan melakukan beberapa langkah, seperti:

  • Menjaga berat badan ideal. Kelebihan berat badan atau obesitas, akan meningkatkan risiko terhadap sakit pinggang.
  • Menjaga kesehatan tulang. Kondisi kelainan pada tulang seperti osteoporosis, bisa menyebabkan lansia lebih rentan terhadap patah tulang, akibat terjatuh.
  • Mempelajari cara mencegah jatuh. Sering mendengar, kejadian lansia jatuh di kamar mandi? Lansia lebih rentan mengalami kondisi ini karena keseimbangannya telah terganggu, akibat konsumsi banyak obat-obatan.
  • Rutin memeriksakan diri ke dokter. Saat pinggang sudah mulai terasa nyeri, segeralah periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat, sebelum rasa sakit bertambah parah.

Setelah mengetahui berbagai penyebab sakit pinggang pada lansia, Anda diharapkan bisa lebih waspada dan rutin untuk menjaga serta memeriksakan kesehatan tulang. Semakin cepat rasa nyeri teratasi, maka semakin cepat juga lansia bisa beraktivitas seperti semula.

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/back-pain/spondylosis.aspx
Diakses pada 8 Juli 2019

WebMD. https://www.webmd.com/pain-management/guide/hip-pain-causes-and-treatment#1
Diakses pada 8 Juli 2019

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/hip-pain/hip-pain-and-aging.aspx
Diakses pada 8 Juli 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed