Penyakit Alopecia Sebabkan Kebotakan pada Rambut, Bisakah Tumbuh Kembali?


Penyakit alopecia adalah kerontokan rambut yang dipicu kelainan autoimun. Cara mengatasi alopecia adalah dengan penggunaan suntikan steroid, krim steroid, minoxidil, serta immunotherapy.

(0)
Penyakit alopecia menyebabkan kerontokan rambutKerontokan rambut yang menyebabkan kebotakan menjadi gejala penyakit alopecia
Rambut rontok umumnya disebabkan oleh cara perawatan rambut yang salah, misalnya mengikat terlalu kencang maupun menggaruk kulit kepala terlalu keras. Di sisi lain, kerontokan rambut dapat muncul sebagai gejala masalah kesehatan serius. Salah satu masalah kesehatan dengan gejala rambut rontok adalah penyakit Alopecia.

Apa itu penyakit alopecia?

Alopecia adalah kerontokan rambut yang disebabkan oleh kelainan autoimun. Biasa juga disebut alopecia areata, tingkat keparahan dari kerontokan rambut berbeda pada masing-masing penderitanya.Saat mengidap penyakit alopecia, Anda mungkin hanya mengalami masalah kerontokan rambut di beberapa bagian saja, tidak secara keseluruhan. Hal tersebut membuat rambut penderitanya mengalami kebotakan di sejumlah tempat.Terkadang, rambut akan tumbuh kembali di area kulit kepala yang mengalami kebotakan akibat penyakit alopecia sebelum akhirnya rontok lagi. Dalam beberapa kasus, rambut mungkin akan tumbuh tanpa mengalami kerontokan kembali.

Ciri-ciri penyakit alopecia yang umum terjadi

Rambut rontok merupakan gejala utama dari penyakit alopecia. Kerontokan rambut ini sering menyebabkan kebotakan di beberapa bagian kulit kepala Anda. Tak hanya menyerang kepala, penyakit alopecia juga dapat memengaruhi rambut-rambut yang ada di alis, bulu mata, hingga, janggut.Ketika mengidap penyakit ini, Anda mungkin akan mendapati rambut rontok dalam bentuk gumpalan. Meski begitu, ada beberapa masalah kesehatan lain yang menunjukkan gejala serupa. Apabila Anda mendapati rambut rontok dalam bentuk gumpalan, segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebab pastinya.Berikut ini sejumlah gejala yang menjadi ciri-ciri penyakit alopecia:
  • Rambut rontok lebih banyak dalam cuaca dingin
  • Kehilangan banyak rambut dalam waktu singkat
  • Kuku jari tangan dan kaki menjadi kemerahan dan rapuh
  • Kebotakan kecil di kulit kepala atau bagian tubuh lain yang ditumbuhi rambut
  • Merasakan kesemutan, gatal, atau sensasi terbakar pada kulit sebelum rambut rontok

Faktor yang jadi penyebab alopecia

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, penyebab alopecia adalah kelainan pada imun tubuh. Saat mengidap penyakit autoimun, sistem kekebalan tubuh Anda yang diserang. Pada kasus alopecia areata, folikel rambut lah yang diserang sehingga menyebabkan terjadinya kerontokan.Sampai sekarang, belum diketahui secara pasti apa yang jadi penyebab gangguan autoimun pada penderita penyakit alopecia. Namun, Anda akan lebih berisiko menderita penyakit ini apabila mengidap kondisi-kondisi seperti:

Bisakah rambut penderita penyakit alopecia tumbuh kembali?

Rambut penderita penyakit alopecia dapat tumbuh kembali dengan sendirinya tanpa perlu melakukan pengobatan.  Apabila kerontokan tak terlalu parah, rambut Anda akan kembali tumbuh setelah beberapa bulan. Untuk menutupi kebotakan kecil di kulit kepala, Anda dapat menyamarkannya dengan mengatur gaya rambut.Meskipun rambut dapat tumbuh kembali dengan sendirinya, sejumlah perawatan mungkin diperlukan, terutama jika kerontokan yang Anda alami akibat penyakit alopecia sudah terlalu parah. Berikut ini sejumlah perawatan yang biasa digunakan untuk membantu mengatasi penyakit alopecia:

1. Suntikan steroid

Suntikan steroid pada kulit kepala membantu menekan reaksi imun yang memicu terjadinya alopecia areata. Penekanan reaksi imun ini dilakukan dengan tujuan untuk mengembalikan fungsi folikel rambut, sehingga rambut dapat tumbuh kembali dengan normal.Cara ini umumnya dipakai untuk mengatasi penyakit alopecia yang menimbulkan kebotakan berukuran kecil hingga sedang. Dalam beberapa kasus, pengobatan ini mungkin tidak cocok bagi penderita alopecia, sehingga kerontokan rambut tidak dapat teratasi dengan baik.Setelah menjalani suntikan steroid, butuh waktu 1 hingga 2 bulan untuk menunggu area yang mengalami kebotakan kembali ditumbuhi rambut. Supaya mendapatkan hasil yang maksimal, dokter akan meminta Anda untuk menjalani suntik steroid tiap 4 hingga 6 minggu sekali . 

2. Krim steroid 

Penggunaan krim steroid dapat membantu pertumbuhan kembali pada bagian tubuh yang mengalami kerontokan rambut. Namun, cara perawatan ini tidak seampuh menggunakan suntikan steroid.Ketika menggunakan steroid, Anda mungkin harus menunggu waktu 3 hingga 6 bulan hingga bagian tubuh yang mengalami kebotakan mulai ditumbuhi rambut kembali. Apabila setelah 3 hingga 6 bulan Anda tidak menemui adanya perubahan, beralihlah ke cara perawatan yang lainnya.

3. Minoxidil

Bagi sebagian orang, mengoleskan minoxidil dapat membantu menumbuhkan rambut pada bagian tubuh yang mengalami kebotakan akibat penyakit alopecia. Untuk menunggu rambut mulai tumbuh kembali dengan minoxidil, umumnya dibutuhkan waktu 2 hingga 3 bulan. Jika cara ini cocok untuk Anda, rambut dapat kembali tumbuh maksimal dalam waktu 1 tahun.Ketika hendak menggunakan minoxidil untuk mengatasi alopecia areata, Anda sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Hal tersebut penting dilakukan supaya terhindar dari risiko-risiko dan efek samping yang bisa ditimbulkan.

4. Imunoterapi

Imunoterapi dilakukan dengan cara memberikan zat khusus untuk membuat kulit bereaksi seperti alergi. Zat yang umum digunakan dalam imunoterapi adalah diphencyprone (DPCP). Setiap satu minggu sekali, peningkatan dosis diberikan pada bagian tubuh yang mengalami kebotakan hingga kulit seperti mengalami dermatitis ringan dan rambut tumbuh kembali.Setelah rambut tumbuh kembali, penghentian perawatan berpotensi menyebabkan kerontokan rambut berulang. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk melakukan perawatan rutin supaya rambut tidak rontok lagi.

Catatan dari SehatQ

Alopecia adalah kerontokan rambut yang disebabkan oleh kelainan autoimun. Cara mengatasi alopecia bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, mulai dari suntikan maupun krim steroid, pengolesan minoxidil, dan imunoterapi.Jika kerontokan terus terjadi dan malah bertambah parah, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Penangan sedini mungkin dapat mengurangi risiko kemunculan masalah kesehatan yang lebih serius.Untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai penyakit alopecia dan cara mengatasinya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
rambut rontokkesehatan rambutkebotakanpenyakit autoimunalopecia areata
Healthline. https://www.healthline.com/health/alopecia-areata#natural-treatment
Diakses pada 11 Desember 2020
WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/guide/alopecia-areata
Diakses pada 11 Desember 2020
Patient. https://patient.info/skin-conditions/alopecia-areata
Diakses pada 11 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait