Apakah Delirium Berdampak Penurunan Kesadaran Akan Lingkungan Sekitar?

Penyakit delirium menyebabkan penderitanya mengalami penurunan kesadaran terhadap lingkungan sekitar
Seseorang yang menderita delirium akan mengalami penurunan kesadaran akan sekitarnya

Pernahkah Anda menemui seseorang yang bingung setelah mengalami benturan di bagian kepalanya? Orang yang mengalami penurunan kesadaran akan lingkungan sekitarnya bisa jadi mengalami gangguan kebingungan mental yang disebut delirium.

Delirium merupakan gangguan kemampuan mental yang menyebabkan seseorang kebingungan dalam berpikir dan mengalami penurunan kesadaran pada lingkungan sekitar.

Kondisi ini seringkali dipengaruhi satu atau beberapa faktor di saat yang sama seperti penyakit kronis, gangguan elektrolit, pengobatan, infeksi, operasi, atau gejala penggunaan obat-obatan terlarang.

Apa saja gejala delirium?

Gejala yang nampak pada delirium dapat digolongkan menjadi tiga tipe:

1. Hipoaktif

Seseorang dengan delirium tipe hipoaktif akan cenderung lemah dan tenang, lambat menjawab pertanyaan, dan hanya sedikit melakukan gerakan tiba-tiba.

2. Hiperaktif

Berbeda dengan tipe hipoaktif, tipe hiperaktif cenderung menunjukan sikap aktif, agitasi, dan berbahaya bahkan terkadang mengalami halusinasi dan delusi.

3. Campuran

Pada tipe ini, kedua tipe di atas terjadi pada satu orang secara bergantian.

Secara garis besar, terdapat empat gejala utama delirium, yaitu:

1. Penurunan kesadaran akan lingkungan sekitar, meliputi

  • Ketidakmampuan untuk tetap fokus pada suatu topik pembicaraan atau saat berganti topik
  • Berhenti pada suatu titik dalam percakapan
  • Perhatian mudah teralihkan oleh hal yang tidak penting

2. Gangguan kognisi, terutama memori

  • Daya ingat yang buruk terutama akan hal yang baru terjadi
  • Disorientasi, seperti tidak tahu berada di mana
  • Kesulitan berbicara atau mencari kata
  • Bicara yang tidak jelas
  • Sulit mengerti pembicaraan
  • Kesulitan membaca dan menulis

3. Perubahan perilaku

  • Melihat yang tidak nyata atau halusinasi
  • Perilaku agitasi dan menyerang
  • Berteriak, mengerang atau membuat suara lain
  • Diam, terutama pada lansia
  • Gerakan lambat
  • Gangguan kebiasaan tidur
  • Waktu tidur yang tertukar antara pagi dan malam

4. Gangguan emosi

  • Cemas, takut, atau paranoid
  • Depresi
  • Marah
  • Heboh
  • Apatis
  • Perasaan yang berubah-ubah dengan cepat
  • Perubahan sifat

Apa saja penyebab penurunan kesadaran akan sekitar?

Beberapa penyebab terjadinya delirium yaitu sebagai berikut:

  • Penyalahggunaan alkohol atau obat-obatan
  • Keracunan karbon monoksida (gas yang dihasilkan kendaraan bermotor)
  • Ketidakseimbangan ion dalam tubuh (terutama natrium dan kalsium)
  • Diabetes (terutama dalam keadaan gula darap turun drastis atau kadar insulin terlalu rendah)
  • Penyakit infeksi terutama otak, paru-paru, dan saluran kencing. Pada umumnya terjadi pada lansia
  • Pengobatan termasuk obat untuk nyeri, tidur, cemas, depresi, alergi, dan asma
  • Rasa nyeri terutama saat nyeri dirasa sangat hebat
  • Penyakit Parkinson
  • Kejang
  • Stroke
  • Penyakit seperti kanker, gangguan ginjal, hati, jantung, dan kelenjar tiroid

Membedakan delirium dengan demensia

Perlu diperhatikan bahwa delirium terkadang mirip dengan demensia atau pikun. Beberapa perbedaan delirium dan demensia dapat dilihat dari hal berikut:

1. Waktu mulai

Awal mula waktu terjadinya delirium umumnya singkat, tidak seperti demensia yang terjadi dengan gejala yang ringan dan memburuk seiring berjalannya waktu.

2. Atensi

Pada delirium, seseorang akan sangat kesulitan memusatkan perhatian atau fokus. Namun, pada tahap awal demensia, seseorang akan tetap dapat membuat kontak dengan baik.

3. Fluktuasi

Kejadian delirium dapat hilang timbul berulang kali dalam sehari. Sedangkan pada demensia gejala akan menetap.

Bila mendapati ada anggota keluarga yang menunjukkan gejala penurunan kesadaran seperti yang disebutkan di atas, segera bawa ke dokter atau ahli kesehatan jiwa untuk mendapatkan penanganan.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/delirium/symptoms-causes/syc-20371386
Diakses 1 Mei 2019

Fong TG, Tulebaev SR, Inouye SK. Delirium in elderly adults: diagnosis, prevention and treatment. Nature reviews neurology. 2009 Apr;5(4):210.

WebMD.https://www.webmd.com/brain/sudden-confusion-causes#1
Diakses 1 Mei 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed