Hati-hati! Penyebab Gairah Seks Menurun Ini Mungkin Menimpa Anda

Menurunnya gairah seksual diakibatkan oleh disfungsi seksual
Bertambahnya usia merupakan salah satu faktor menurunnya gairah seks.

Disfungsi seksual terjadi, ketika Anda tidak ingin menikmati aktivitas seksual. Hal tersebut bisa terjadi kapan saja. Penurunan gairah seks ini bisa terjadi tanpa Anda duga sebelumnya.

Baik pria dan wanita dari segala usia bisa mengalaminya. Akan tetapi, risiko lebih meningkat seiring bertambahnya usia, terutama jika Anda telah berusia di atas 40 tahun.

[[artikel-terkait]]

Penyebab gairah seks menurun

Salah satu akibat dari disfungsi seksual, yaitu menurunnya gairah seksual. Gairah seks menjadi berkurang ketika minimnya respons mental, fisik, maupun keduanya, terhadap rangsangan seksual.

Jika gairah seksual Anda menurun, maka jenis stimulasi seksual yang biasa dilakukan, kurang atau bahkan tidak menimbulkan gairah. Mental atau fisik Anda tidak akan terangsang saat distimulasi. Selain itu, sejumlah kondisi berikut ini bisa menyebabkan gairah seks menurun.

1. Masalah hubungan

Jika merasa tidak ada kebahagiaan lagi dalam hubungan Anda, maka kondisi tersebut dapat menurunkan gairah seksual Anda. Selain itu, konflik yang tak terselesaikan, seringnya beradu argumen, hilangnya ketertarikan seksual, hilangnya kepercayaan, dan komunikasi yang buruk, bisa membuat gairah seksual menurun.

Jika hal tersebut terjadi, sebaiknya Anda dan pasangan menjalani konseling hubungan. Hal itu dilakukan untuk memperbaiki hubungan, agar gairah seksual tidak menurun.

2. Masalah seksual

Menurunnya gairah seks dapat disebabkan oleh masalah seksual yang Anda miliki, seperti disfungsi ereksi, masalah ejakulasi, penipisan atau jaringan vagina yang kering (vaginitis atrofi), kekeringan vagina, sakit saat berhubungan intim, dan lainnya.

Ketika mengalami masalah seksual tersebut, maka Anda dapat menjadi kurang bergairah untuk melakukan hubungan intim.

3. Kelelahan, kegelisahan, dan stres

Kelelahan, kegelisahan, dan stres, dapat menyita waktu, dan berdampak besar pada kebahagiaan Anda, termasuk gairah seksual. Jika Anda merasa lelah, stres, gelisah secara terus menerus, maka gairah seksual dapat menurun.

Anda mungkin harus melakukan perubahan gaya hidup atau berkonsultasi pada dokter mengenai masalah tersebut.

4. Bertambahnya usia

Gairah seks yang menurun dialami banyak pria dan wanita, seiring bertambahnya usia. Penurunan kadar hormon seks dan masalah kesehatan karena usia, terutama yang membatasi pergerakan, dapat menyebabkan penurunan gairah seks.

Ketika usia Anda semakin tua, maka gairah untuk melakukan hubungan seks pun berkurang. Adapun penyebab lain dari menurunnya gairah seks yaitu kehamilan, persalinan dan aktivitas menyusui.

Selain itu, masalah kesehatan seperti kanker, diabetes, penyakit jantung, dan tiroid, bisa menjadi penyebab penurunan gairah seks. Begitu pula dengan penggunaan obat-obatan tertentu dan kontrasepsi hormonal.

Penyebab disfungsi seksual dari segi fisik dan psikologis

Disfungsi seksual bisa disebabkan oleh kondisi fisik maupun psikologis. Kondisi fisik atau medis tertentu dapat menyebabkan masalah disfungsi seksual.

1. Penyebab Fisik

Kondisi-kondisi ini termasuk penyakit jantung, diabetes, gagal ginjal atau hati, ketidakseimbangan hormon, gangguan saraf, kecanduan alkohol, dan penyalahgunaan narkoba. Selain itu, efek samping dari obat tertentu seperti obat antidepresan, dapat menyebabkan disfungsi seksual.

Dari sisi psikologis, Stres, kecemasan, depresi, perasaan bersalah, trauma seks, dan masalah hubungan atau pernikahan, dapat menyebabkan Anda mengalami disfungsi seksual.

Terkadang, tidak mood dalam melakukan hubungan seks, merupakan hal yang normal. Hal ini tidak selalu dianggap sebagai gangguan. Kecuali jika kondisi ini terjadi secara teratur dan memengaruhi kehidupan seksual Anda secara signifikan.

Jenis-jenis disfungsi seksual

Gangguan minat, gairah, orgasme, maupun nyeri, merupakan jenis-jenis disfungsi seksual yang umum terjadi. Gangguan minat atau hasrat terjadi, ketika Anda hanya memiliki sedikit, atau bahkan tidak ingin melakukan hubungan seksual.

Sementara itu, jika bersemangat untuk melakukan aktivitas seksual, tapi tidak mampu terangsang, maka Anda dikatakan mengalami gangguan gairah. Pada gangguan orgasme, Anda akan kesulitan mencapai klimaks, yang akhirnya menyebabkan frustrasi.

Gangguan berikutnya yang biasa muncul sebagai disfungsi seksual adalah gangguan nyeri. Gangguan ini membuat Anda merasakan sakit saat berhubungan seksual.

 

Artikel Terkait

Banner Telemed