logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Parenting

Mengenal Gejala Omicron pada Anak, Ini yang Orang Tua Perlu Sadari

open-summary

Gejala Omicron yang sering muncul pada anak adalah batuk, suara serak, sakit tenggorokan, pilek, dan pusing. Tingkat penularan Omicron pada anak cukup tinggi jika dibanding dengan varian lainnya.


close-summary

3.59

(87)

15 Feb 2022

| Asni Harismi

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Gejala Omicron pada anak adalah batuk, pilek, sakit kepala, dan sakit tenggorokan

Gejala Omicron pada anak tidak jauh berbeda dari orang dewasa

Table of Content

  • Apa saja gejala COVID-19 varian omicron pada anak-anak?
  • Bagaimana gejala Covid-19 yang parah pada anak?
  • Apa yang harus dilakukan agar anak tidak tertular Omicron?

Di awal pandemi Covid-19, anak-anak disebut sebagai kelompok usia yang relatif tidak rentan terkena virus corona. Meskipun demikian, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengemukakan fakta bahwa tingkat penularan virus corona pada anak-anak di Indonesia tergolong cukup tinggi sehingga harus membuat orang tua waspada.

Advertisement

Sejak awal pandemi, pemerintah Indonesia maupun negara-negara di dunia memang terus memperbaharui informasi seputar penularan dan dampak virus corona pada anak-anak. Berikut beberapa update yang perlu diketahui oleh orang tua.

Apa saja gejala COVID-19 varian omicron pada anak-anak?

no caption
Gejala Omicron yang paling umum pada anak adalah batuk

Gejala Covid-19 varian Omicron pada anak tidak jauh berbeda dari orang dewasa. Beberapa gejalanya antara lain:

  • Demam atau menggigil
  • Batuk
  • Sesak napas atau napas pendek-pendek
  • Lemas
  • Sakit kepala
  • Nyeri badan
  • Sakit tenggorokan
  • Pilek dan hidung mampet
  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Kehilangan kemampuan mencium bau atau anosmia

Di antara gejala-gejala yang bisa muncul di atas, ada beberapa kondisi yang lebih sering muncul pada orang dewasa maupun anak yang terinfeksi Omicron, yaitu:

  • Batuk
  • Lemas
  • Hidung tersumbat
  • Pilek
  • Sakit kepala

Beberapa anak yang terinfeksi varian Omicron juga mengalami croup yaitu kondisi pembengkakan pada kotak suara atau laring dan saluran suara atau trakea.

Pembengkakan tersebut membuat saluran udara di bawah pita suara jadi menyempit. Hal ini membuat suara batuk yang keluar lebih dalam dan serak.

Biasanya, croup dialami oleh anak berusia tiga bulan hingga lima tahun. Di atas usia tersebut, croup lebih jarang terjadi karena saluran suara anak sudah berkembang sehingga meskipun bengkak, dampaknya tidak akan sesignifikan sebelumnya.

BACA JUGA: Tips Menjaga Kehamilan di Tengah Badai Omicron

Bagaimana gejala Covid-19 yang parah pada anak?

Infeksi Covid yang para pada anak bisa sebabkan mis-c
Infeksi Covid-19 yang parah pada anak bisa sebabkan MIS-C

Pada awal Maret 2020 lalu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC) menyatakan gejala virus corona pada anak-anak tidak fatal seperti orang dewasa. Namun belakangan, mereka merevisi pernyataan tersebut dengan menyebut bahwa gejala anak yang terinfeksi virus corona mirip dengan kondisi Multisystem Inflamatory Syndrome in Children (MIS-C).

MIS-C adalah kondisi ketika ada bagian tubuh anak yang meradang, seperti jantung, paru-paru, ginjal, otak, kulit, mata, hingga organ pencernaan. CDC menjelaskan virus corona memang ditemukan pada anak maupun orang dewasa yang menderita MIS-C.

Gejala MIS-C sendiri mirip dengan penyakit Kawasaki sehingga di awal kemunculannya, banyak laporan medis yang menyatakan demikian. Tanda infeksi virus corona pada anak biasanya akan menunjukkan gejala umum seperti:

  • Demam
  • Sakit perut hingga diare
  • Muntah
  • Sakit leher
  • Muncul ruam dan mata merah
  • Merasa sangat lelah.

Dalam kasus yang parah, anak-anak yang terserang virus corona juga dapat memperlihatkan tanda kegawatdaruratan, seperti sesak napas, sakit perut parah, dan bibir serta wajah kebiruan. Jika sudah memiliki gejala-gejala tersebut, segera bawa Si Kecil ke rumah sakit.

Anak-anak yang terinfeksi virus corona dengan gejala MIS-C di atas bisa berujung pada komplikasi serius hingga kematian. Namun, sebagian besar anak bisa sembuh dengan pengobatan medis, terutama bila gejalanya ditemukan sejak awal.

Baca Juga

  • Halau Corona dengan Olahraga Pakai Masker, Bahaya atau Tidak?
  • Ini Pantangan Setelah Vaksin Booster yang Perlu Diketahui
  • Terapi Plasma Konvalesen untuk Pasien Covid-19 Dilarang WHO, Apa Alasannya?

Apa yang harus dilakukan agar anak tidak tertular Omicron?

Cara mencegah penularan omicron pada anak adalah dengan pakai masker
Biasakan anak memakai masker untuk mencegah penularan Omicron

Angka infeksi Omicron yang masih tinggi harus jadi perhatian khusus bagi orang tua karena jumlah anak yang terinfeksi varian ini terus meningkat. Berikut ini cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan risiko anak tertular Covid-19 di masa penyebaran varian Omicron:

  • Pastikan anak yang sudah berusia di atas 2 tahun untuk selalu memakai masker dengan tepat, menutupi mulut dan hidung dengan baik dan tidak kendur
  • Ajak anak untuk rajin cuci tangan
  • Tetap jaga jarak minimal 1 meter saat berada dekat orang lain
  • Hindari tempat yang ramai dan memiliki ventilasi buruk
  • Buka jendela di rumah agar sirkulasi udara baik
  • Bawa anak untuk mendapatkan vaksin Covid-19 lengkap

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) juga menambahkan beberapa saran untuk orang tua selama masa pandemic Covid-19 masih berlangsung antara lain agar orang tua tidak menunda jadwal imunisasi anak.

Selain itu, tetaplah bantu jaga kesehatan anak dengan asupan nutrisi yang seimbang. Perbanyak siapkan makanan sehat untuk anak seperti buah dan sayur, ajak anak istirahat yang cukup, serta melakukan aktivitas fisik secara rutin.

Jika Anda masih punya pertanyaan seputar infeksi Covid-19 varian Omicron pada anak, konsultasikan langsung pada dokter umum maupun dokter spesialis anak lewat fitur Chat Dokter yang ada di aplikasi kesehatan SehatQ. Unduh gratis di App Store dan Google Play.

Advertisement

covid-19

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved