Penuaan Dini: Ciri-ciri, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

Membersihkan muka setidaknya dua kali sehari dapat membantu mencegah penuaan dini
Membersihkan muka secara rutin merupakan salah satu cara menghambat penuaan dini

Penuaan dini merupakan sesuatu yang tidak diinginkan oleh siapa pun. Keriput muncul sebelum waktunya, atau timbulnya kerutan padahal usia masih tergolong muda, tentunya akan membuat orang yang mengalaminya merasa jengkel atau bahkan minder dengan penampilannya.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghambat penuaan dini. Sebelum membahas seputar penanganannya, mari kita kenali ciri dan penyebab penuaan dini terlebih dahulu.

Ciri-ciri penuaan dini

Pada dasarnya, tanda-tanda penuaan dini sebenarnya mirip dengan penuaan kulit secara normal, hanya saja terjadi lebih awal. Beberapa ciri-ciri penuaan dini, antara lain:

  • Munculnya keriput ataupun kerutan
  • Mengendurnya kulit
  • Menipisnya kulit yang membuat kulit terlihat transparan dan mudah lebam
  • Kulit yang mengering dan kasar
  • Kulit menjadi lebih rapuh
  • Kurangnya pigmen kulit yang membuat warna kulit memudar

Penyebab penuaan dini

Untuk mengetahui cara mencegahnya, penting untuk memahami penyebab penuaan dini pada kulit terlebih dahulu. Penyebab penuaan dini ada bermacam-macam, yaitu:

  • Sinar matahari (radiasi sinar UV)

Paparan sinar UV merupakan suatu kerusakan yang akumulatif dan menyebabkan penuaan dini. Sinar UV dapat merusak salah satu jaringan kulit yang bernama elastin.

Saat jaringan elastin rusak, kulit akan lebih mudah untuk mengendur dan merenggang, sehingga menjadi sulit untuk kembali ke kondisi semula setelah direnggangkan. Hal ini menyebabkan kulit menjadi lebih mudah untuk keriput, terluka dan lebam, serta membutuhkan waktu yang lebih lama untuk sembuh.

  • Kontraksi otot wajah yang berulang

Kontraksi otot dari ekspresi-ekspresi wajah yang dilakukan berulang-ulang, seperti tersenyum, menyipitkan mata, dan mengerutkan kening dapat membuat keriput yang sering diasosiasikan dengan penuaan dini.

Keriput yang muncul di ujung mata dan di antara alis merupakan contoh keriput yang muncul karena kebiasaan untuk menampilkan suatu ekspresi secara berulang-ulang.

  • Posisi tidur

Posisi tidur memengaruhi pembentukan dari keriput yang sering membuat seseorang tampak lebih tua. Saat Anda menaruh wajah ke bantal, tekanan pada pada bantal dapat memunculkan garis-garis pada dagu, pipi, ataupun kening Anda.

Keriput ini tidak terjadi secara instan, tetapi membutuhkan waktu bertahun-tahun. Saat kulit mulai kehilangan elastisitasnya, garisan-garisan tersebut akan lebih terlihat lagi.

Biasanya keriput-keriput yang muncul karena posisi tidur terletak pada bagian samping kening, bagian dari alis sampai ke garis rambut, dan pada bagian tengah pipi.

  • Merokok

Merokok dapat membuat kulit wajah menjadi kasar, memudar, dan keriput, serta mempercepat penuaan dini. Asap dan panas dari rokok, serta kontraksi otot wajah saat merokok sangat berkontribusi pada pembentukan keriput.

Selain membuat keriput pada wajah, asap rokok dapat merusak kolagen dan elastin pada kulit. Sementara itu, kandungan nikotin dalam rokok menyempitkan pembuluh darah serta mengurangi asupan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan sel-sel kulit.

Kandungan dalam rokok tidak hanya menyebabkan penuaan dini, tetapi dapat menyebabkan kanker kulit karena kandungan nitrosamin dan tar dalam rokok bersifat karsinogen.

Cara mencegah penuaan dini

Ada beberapa pencegahan yang dapat Anda lakukan untuk menghambat penuaan dini, yaitu:

  • Menggunakan pakaian yang dapat menutupi kulit dengan maksimal saat beraktivitas di luar ruangan dalam jangka waktu yang panjang, seperti mengenakan kaos lengan panjang. Anda juga dapat menggunakan tabir surya yang tahan air dengan SPF minimal 30 pada kulit yang tidak tertutup pakaian.

  • Jangan terlalu sering berjemur karena sinar UV dari matahari dan dari alat-alat tanning dapat mempercepat penuaan dini pada kulit.

  • Menyadari gerakan-gerakan wajah tertentu (seperti mengerutkan kening dan sebagainya) yang sering dilakukan dan menggantinya dengan ekspresi yang lebih santai. Anda juga dapat menggunakan kacamata gelap saat sedang terik dan menggunakan kacamata atau lensa kontak saat Anda rabun jauh atau dekat dapat mencegah Anda untuk menyipitkan mata.

  • Mengonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan dapat mencegah penuaan dini, sementara, konsumsi gula dan karbohidrat yang telah diproses (seperti roti, mie, dan semacamnya) secara berlebihan dapat mempercepat penuaan dini.

  • Berhenti merokok dan mengonsumsi alkohol karena merokok dapat memberikan meningkatkan penuaan dini.

  • Tidur telentang dapat mencegah Anda menaruh wajah di bantal yang mengakibatkan kerutan-kerutan karena posisi tidur.

  • Membersihkan wajah dengan lembut setidaknya dua kali sehari setelah keringat berlebih dapat mengurangi iritasi kulit, yang dapat mempercepat penuaan dini.

  • Berhenti menggunakan produk-produk perawatan kulit yang membuat kulit terasa panas atau perih karena produk-produk tersebut dapat mengiritasi kulit.

Semoga informasi di atas dapat membantu Anda untuk mencegah penuaan dini dan tampil percaya diri. Selamat mencoba!

American Academy of Dermatology. https://www.aad.org/public/skin-hair-nails/anti-aging-skin-care/causes-of-aging-skin
Diakses pada 21 Maret 2019

WebMD. https://www.webmd.com/beauty/features/aging-skin-do-you-look-older-than-you-should#1

https://www.webmd.com/beauty/cosmetic-procedures-aging-skin#2
Diakses pada 21 Maret 2019

DermNet NZ. https://www.dermnetnz.org/topics/ageing-skin/
Diakses pada 21 Maret 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed