Pentingnya Vitamin Prenatal untuk Kehamilan yang Sehat


Para ahli menyarankan perempuan yang berencana punya momongan, untuk mengonsumsi vitamin prenatal sejak sebelum hamil. Bahkan, vitamin ini dianjurkan untuk dikonsumsi para perempuan usia subur secara teratur.

(0)
20 Jan 2021|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Vitamin prenatal yang perlu dipenuhi antara lain folat, vitamin D, dan vitamin CVitamin prenatal penting untuk mendukung proses kehamilan
Vitamin prenatal adalah suplemen yang perlu dikonsumsi untuk menciptakan kehamilan yang sehat. Suplemen ini akan membantu memenuhi kebutuan vitamin dan mineral yang penting untuk perkembangan janin maupun kesehatan ibu.Vitamin prenatal tidak hanya perlu dikonsumsi selama hamil. Saat seorang perempuan belum hamil tapi sudah merencanakan kehamilan atau sedang melakukan program hamil, vitamin-vitamin ini juga perlu dikonsumsi.

Kapan vitamin prenatal sebaiknya mulai dikonsumsi?

Para ahli menyarankan perempuan yang berencana punya momongan, untuk mengonsumsi vitamin prenatal sejak sebelum hamil. Bahkan, vitamin ini juga dianjurkan untuk dikonsumsi para perempuan usia subur secara teratur.
Sebab, otak dan sumsum tulang belakang dari embrio janin sudah mulai terbentuk sejak usia kandungan baru memasuki 3-4 minggu.
Di masa awal kehamilan ini, banyak ibu yang belum sadar bahwa dirinya hamil, sehingga jika tidak mengonsumsi vitamin prenatal sejak sebelum hamil, maka janin memiliki risiko kekurangan vitamin dan mineral di beberapa minggu pertama kehidupannya. Konsumsi vitamin prenatal juga disarankan untuk berlanjut selama masa menyusui.

Pentingnya mengonsumsi vitamin prenatal

Bukan tanpa alasan para ahli menyarankan konsumsi vitamin prenatal dipenuhi. Berikut ini berbagai manfaat yang bisa didapatkan saat mengonsumsinya.

• Bantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral harian

Saat hamil, kebutuhan vitamin dan mineral harian akan meningkat. Semuanya memang bisa didapatkan secara alami lewat makanan sehat. Namun untuk memastikan semua kebutuhan terpenuhi, maka konsumsi suplemen biasanya direkomendasikan oleh para dokter kandungan.Langkah ini akan mengurangi risiko janin dan ibu kekurangan gizi sehingga kesehatan dan perkembangannya bisa tetap terjaga dengan baik.

• Membantu mengurangi mual

Vitamin B6 akan membantu mengurangi mual ataupun morning sickness pada ibu hamil, terutama pada trimester pertama.

• Mengurangi risiko bayi lahir dalam kondisi cacat

Salah satu manfaat mengonsumsi vitamin prenatal yang paling banyak diketahui adalah mengurangi risiko bayi lahir dalam kondisi cacat. Manfaat ini bisa didapatkan dari vitamin B9 atau folat.Perempuan dengan kadar vitamin B9 dan vitamin B12 yang cukup di dalam tubuhnya sebelum sperma membuahi sel telur, dapat mengurangi risiko terjadinya cacat tabung saraf atau spina bifida secara drastis.Asam folat juga akan mengurangi risiko bayi lahir dalam kondisi memiliki kelainan jantung bawaan.

• Membantu mencegah bayi lahir prematur

Mengonsumsi vitamin prenatal juga telah dipercaya menurunkan risiko bayi lahir prematur. Manfaat ini kemungkinan didapatkan dari vitamin B12 yang telah terbukti dapat mencegah bayi lahir dengan berat badan rendah dan prematur.Baca Juga: Cara Menjaga Kehamilan agar Janin Sehat

Jenis-jenis vitamin prenatal yang perlu dipenuhi

Berikut ini jenis-jenis vitamin prenatal yang perlu Anda konsumsi.

1. Asam folat (vitamin B9): 400-600 mcg

Asam folat merupakan salah satu vitamin prenatal terpenting yang perlu dipenuhi. Vitamin ini akan membantu mencegah bayi lahir dalam kondisi cacat akibat spina bifida.

2. Zat besi: 17 mg

Zat besi berperan dalam pembuatan sel darah merah. Sel darah merah inilah yang akan membawa oksigen ke janin.

3. Yodium: 150 mcg

Yodium berperan penting untuk menjaga fungsi kelenjar tiroid. Pada ibu hamil, kekurangan yodium bisa menyebabkan berbagai gangguan mulai dari meningkatkan risiko keguguran, tuli, hingga bayi lahir dalam kondisi meninggal dunia.

4. Vitamin B6: 2 mg

Vitamin B6 akan mengurangi frekuensi ibu hamil mengalami morning sickness.

5. DHA

Biasanya, vitamin prenatal tidak menyertakan DHA di dalamnya karena komponen ini mudah didapatkan secara alami dari ikan. Namun, pada ibu hamil yang kekurangan, dokter bisa memberikan suplemen tambahan.DHA sangat baik untuk perkembangan otak bayi baik sebelum maupun setelah lahir.

6. Kalsium: 200-300 mg

Kebutuhan kalsium sangat penting dipenuhi selama masa kehamilan karena ibu hamil rentan akan kondisi osteoporosis.Kepadatan tulang ibu hamil banyak berkurang karena janin di dalam kandungan membutuhkannya untuk pertumbuhan tulangnya.

7. Vitamin D: setidaknya 400 IU

Bersama kalsium, vitamin D sangat baik untuk pertumbuhan tulang janin dan menjaga kesehatan tulang pada ibu hamil.

8. Zinc: 11-15 mg

Zinc baik untuk dikonsumsi karena mineral ini akan mendukung kerja sistem imun dan fungsi sel.

9. Vitamin C: 50-85 mg

Vitamin C akan membantu tubuh menyerap zat besi dan mendukung sistem simun. Namun pada ibu hamil, konsumsi vitamin C lebih dari 2.000 mg per hari bisa membahayakan bagi janin.Konsumsi vitamin prenatal perlu melalui pemeriksaan dokter terlebih dahulu, karena tidak semua perempuan memiliki kebutuhan dosis yang sama. Pada beberapa kasus, kelebihan dosis vitamin juga bisa menyebabkan gangguan kesehatan.

Adakah efek samping dari mengonsumsi vitamin prenatal?

Beberapa ibu hamil merasakan efek samping selama mengonsumsi vitamin prenatal. Namun umumnya gangguan yang muncul tidak terlalu berbahaya, seperti konstipasi dan mual.Apabila Anda merasakan efek samping saat rutin minum vitamin ini, konsultasikan kembali ke dokter agar jenis vitamin maupun bentuk sediaannya bisa diganti atau ada alternatif lain yang lebih cocok dengan kondisi Anda.Untuk mengurangi risiko efek samping, Anda juga bisa melakukan beberapa hal di bawah ini:
  • Minum lebih banyak air putih
  • Perbanyak konsumsi serat
  • Lebih aktif secara fisik dengan berolahraga ringan yang aman untuk ibu hamil
Apabila Anda mengalami konstipasi akibat vitamin prenatal, jangan sembarangan mengonsumsi obat pencahar karena bisa membahayakan janin. Konsultasikan kondisi Anda ke dokter terlebih dahulu. Dokter akan membantu mencarikan jenis obat yang tepat.Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang vitamin prenatal maupun perawatan kesehatan selama kehamilan, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
vitaminmenjaga kehamilannutrisi ibu hamilasam folat
WebMD. https://www.webmd.com/baby/guide/prenatal-vitamins#1
Diakses pada 6 Januari 2020
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/getting-pregnant/health-and-wellness/foods-to-enjoy/prenatal-vitamins.aspx
Diakses pada 6 Januari 2020
Medicine Net. https://www.medicinenet.com/prenatal_vitamins/article.htm
Diakses pada 6 Januari 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/prenatal-vitamins/art-20046945
Diakses pada 6 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait