Pentingnya Memahami Batasan Kontak Fisik dalam Pacaran


Hubungan yang sehat tandanya sama-sama mengetahui batasan kontak fisik dalam pacaran. Batasan kontak fisik ini perlu dibicarakan sejak awal bersama pasangan.

(0)
16 Jun 2021|Annisa Nur Indah
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Hubungan yang sehat tandanya sama-sama mengetahui batasan kontak fisik dalam pacaranSentuhan fisik kepada pasangan bisa menjadi sebuah bahasa cinta
Dalam menjalin hubungan, salah satu bahasa cinta yaitu physical touch atau sentuhan fisik kepada pasangan. Bahasa cinta merupakan cara seseorang mengungkapkan rasa cintanya kepada orang lain. Physical touch atau sentuhan fisik bukan berarti selalu berpegangan tangan atau berciuman, tapi juga memegang punggung, merangkul, atau mengacak-acak rambut. Artinya segala hal yang melibatkan sentuhan fisik juga termasuk bahasa cinta kontak fisik. Namun, seberapa jauh batasan kontak fisik dalam pacaran?Penelitian saat ini menunjukkan bahwa sentuhan fisik dapat memberikan banyak manfaat kesehatan, seperti meningkatkan keintiman dan rasa terhubung dengan pasangan. Mengetahui bahasa cinta pasangan juga bisa menjadi pilihan ketika terjadi konflik. Ingat, Anda harus mengetahui keinginan, tujuan, ketakutan, dan batasan masing-masing. Anda harus merasa nyaman mengkomunikasikan kebutuhan Anda, tanpa takut akan respons pasangan Anda.

Menetapkan batasan kontak fisik dalam pacaran

Hubungan romantis yang sehat melibatkan dua orang yang saling mengetahui batasan masing-masing. Saling berkomunikasi dan mengutarakan pendapat adalah hal yang penting dilakukan jika terjadi konflik. Penting juga dipahami bahwa Anda tidak berhutang apa pun kepada pasangan Anda dalam menjalani suatu hubungan. Lalu, apa saja yang perlu diketahui mengenai batasan kontak fisik dalam pacaran?

1. Bicarakan segala hal, termasuk tentang seks

Penting untuk menjelaskan keinginan Anda untuk mau atau tidak berhubungan seks setelah hubungan Anda menjadi eksklusif. Jika Anda menolak untuk berhubungan seks, yakinkan pasangan bahwa itu tidak ada hubungannya dengan perasaan atau tingkat komitmen Anda.Ingatkan pasangan Anda bahwa Anda tidak ingin merusak hubungan yang baik dengan sesuatu yang belum siap Anda lakukan. Percakapan ini memang membutuhkan banyak keberanian, namun membicarakan sesuatu dengan jujur jauh lebih sehat daripada menyembunyikannya secara mendalam.

2. Pahami risiko kesehatan jika melakukan seks

Jika Anda dan pasangan setuju untuk melakukan hubungan seks, sebaiknya Anda pahami risiko kesehatannya. Pasalnya, penyakit menular seksual (PMS) dialami karena kedua belah pihak sama-sama belum mengerti risiko yang dapat timbul akibat berhubungan seksual. Gunakan kondom saat melakukan seks agar terhindar dari PMS.

3. Ketahui keyakinan Anda dan pasangan

Apakah Anda adalah orang yang risih menunjukkan sentuhan fisik di depan umum? Atau Anda juga hanya ingin melakukan hubungan seks setelah menikah? Kenapa demikian?Utarakan alasan tersebut kepada pasangan, sehingga pasangan Anda juga memahami Anda. Lakukan pembicaraan ini saat Anda dan pasangan dapat berpikir jernih atau tidak dipengaruhi oleh nafsu semata. 

Batasan lain dalam pacaran yang harus dijaga

Salah satu komponen penting untuk menciptakan hubungan yang bahagia, sehat, dan memuaskan adalah membuat batasan. Meskipun mempelajari cara menetapkan batasan dengan benar dan efektif merupakan proses yang panjang, berikut adalah langkah-langkah dasar untuk mulai menetapkan batasan dalam hubungan Anda:

1. Mengetahui tujuan pacaran

Coba kenali perasaan Anda sendiri, apakah Anda merasa sayang dengan pasangan? Apakah pasangan Anda adalah orang yang ideal untuk dijadikan pacar? Atau mungkin Anda melihat potensi pada pasangan untuk dijadikan teman hidup sampai tua? Apa yang membuat Anda tidak nyaman dengan pasangan? Ketahui perasaan Anda sehingga Anda tahu tujuan Anda dalam menjalin hubungan.

2. Batasan konflik saat pacaran

Banyak pertengkaran disebabkan karena pelanggaran batas dari kesalahpahaman. Ketika pertengkaran terjadi, buat kesepakatan dengan pasangan Anda. Misalnya, boleh tidak berkomunikasi dan introspeksi diri tapi jangan lebih dari 3 hari. Membuat batasan seperti ini juga akan lebih mengetahui seberapa penting peran pasangan dalam hidup Anda.

3. Batasan pertemanan

Batasan lain dalam hubungan romantis adalah batasan pertemanan. Ada beberapa orang yang tidak nyaman ketika pasangannya berteman dengan lawan jenis. Hal ini kembali lagi kepada prinsip dan kenyamanan Anda masing-masing.Anda bisa mengajak pasangan ke dalam lingkungan pertemanan untuk meredam rasa cemburu pasangan. Sehingga Anda dan pasangan tahu lingkungan pertemanan masing-masing.

4. Batasan keuangan

Batasan dalam pacaran lain yang juga harus dibicarakan adalah batasan keuangan. Pacaran juga membutuhkan uang walau sekadar makan. Anda bisa mendiskusikan batasan keuangan dengan santai. Tidak harus laki-laki melulu yang bayar saat bepergian. Anda bisa membagi dua biaya pacaran, atau bisa juga membayar bergantian.Penasaran ingin tahu tentang batasan kontak fisik dalam pacaran? Anda bisa konsultasi langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
menjalin hubunganpercintaan
Psych Central. https://psychcentral.com/blog/why-healthy-relationships-always-have-boundaries-how-to-set-boundaries-in-yours#1
Diakses pada 2 Juni 2021.
Huffington Post. https://www.huffpost.com/entry/6-steps-to-setting-boundaries-in-relationships_b_6142248
Diakses pada 2 Juni 2021.
Turning Point. https://mmpregnancy.com/blog/know-the-boundaries-of-physical-touch/
Diakses pada 2 Juni 2021.
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait