Pentingnya Konsumsi Vitamin untuk Perokok Demi Kurangi Risiko Bahaya Kesehatan

(0)
05 Sep 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Memenuhi kebutuhan vitamin sangatlah penting untuk para perokok untuk mencegah kerusakan organ-organ tubuhDampak buruk merokok bukan hanya terkait penyakit paru-paru saja
Tidak hanya kerusakan paru-paru, kebiasaan merokok juga dapat memicu timbulnya berbagai penyakit lain di tubuh, seperti sakit jantung, kanker, hingga gangguan kesuburan. Bahkan, perokok punya risiko 2 - 4 kali lebih tinggi terkena penyakit jantung koroner. Risiko kematian akibat penyakit jantungnya pun 70% lebih tinggi dibanding non-perokok. Risiko berbahaya ini dapat terjadi karena kandungan zat kimia beracun di dalam rokok yang dapat memicu penumpukan senyawa oksidan dan radikal bebas di tubuh. Kedua komponen tersebut merupakan penyebab utama terjadinya kerusakan sel dan jaringan. Kerusakan inilah yang kemudian akan berujung pada munculnya penyakit, termasuk yang telah disebutkan di atas. Untuk menurunkan risiko tersebut, perokok tentu disarankan untuk menghentikan kebiasaan buruk ini. Namun, untuk beberapa orang yang masih kesulitan berhenti, meningkatkan asupan antioksidan di tubuh dengan mengonsumsi makanan sehat dan suplemen bisa jadi salah satu cara untuk mengurangi dampak atau bahaya dari rokok. 

Jenis vitamin yang baik untuk perokok

Untuk bisa mengurangi efek samping berbahaya dari rokok, para perokok perlu memiliki cukup antioksidan di tubuh. Antioksidan ada banyak jenisnya. Namun, jenis yang dianggap paling penting untuk perokok adalah antioksidan dalam bentuk vitamin C, vitamin E, dan karotenoid, termasuk salah satunya beta-karoten.  Mengapa begitu? berikut penjelasannya.

1. Vitamin C 

Menurut penelitian, orang yang merokok cenderung mengalami kekurangan vitamin C dalam tubuhnya. Padahal, manfaat vitamin C untuk tubuh sangatlah penting, seperti:
  • Memperbaiki sel-sel yang rusak
  • Meningkatkan atau memelihara sistem imun
  • Membantu mengurangi kadar gula darah berlebih. 
  • Menurunkan risiko sakit jantung
Tidak hanya itu, vitamin C juga akan membantu mengaktifkan antioksidan lain, seperti vitamin E yang juga berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh. Dalam sehari, laki-laki dewasa yang berusia di atas 19 tahun membutuhkan asupan vitamin C sebanyak 90 mg. Sementara perempuan dewasa perlu mengonsumsi 75 mg per hari. Namun, Anda masih bisa mengonsumsi lebih banyak dari itu.Menambah asupan vitamin C hingga 500 mg per hari dianggap efektif untuk mencegah penyakit jantung. Sebab, dalam dosis ini, vitamin C akan membantu menurunkan kadar kolesterol jahat sekaligus trigliserida dalam darah yang merupakan penyebab utama terjadinya penyakit jantung.Untuk para perokok, menambah asupan vitamin C juga wajib hukumnya karena kebiasaan ini membuat kebutuhan vitamin C harian naik sebesar 35 mg atau sekitar 40% lebih banyak daripada non-perokok. Namun ingat, meski sehat, terlalu banyak mengonsumsi vitamin C juga tidak disarankan. Dosis maksimal konsumsi vitamin C untuk orang dewasa adalah 2000 mg per hari. Lebih dari itu, vitamin C yang masuk ke tubuh akan dibuang kembali melalui urine. Pada beberapa orang, kelebihan vitamin C juga bisa memicu gejala seperti mual, pusing, nyeri ulu hati, dan maag.

2. Vitamin E 

Tidak kalah dari vitamin C, vitamin E juga memiliki berbagai peran penting untuk kesehatan tubuh, yaitu:
  • Membantu proses produksi sel darah merah 
  • Meningkatkan kemampuan sistem imun untuk melawan virus dan bakteri
  • Melindungi tubuh dari dari kanker, penyakit jantung, dan penuaan
  • Mempertahankan tubuh dari kerusakan akibat paparan radikal bebas berlebih, yang didapatkan saat seseorang menghirup polusi udara dan asap rokok.
  • Membantu mengurangi risiko terjadinya penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) pada wanita perokok
Perempuan dan laki-laki berusia di atas 14 tahun membutuhkan sebanyak 15 mg (22,4 IU) vitamin E setiap harinya. Namun pada perokok, kebutuhan ini meningkat sehingga Anda harus berusaha lebih untuk memenuhi kebutuhan hariannya.

3. Beta-karoten

Salah satu vitamin perokok yang penting dikonsumsi adalah beta-karoten
Beta-karoten bisa didapatkan dari wortel
Beta-karoten adalah antioksidan yang merupakan bentuk awal dari vitamin A. Zat inilah yang memberikan warna merah atau oranye pada banyak jenis sayur dan buah. Saat makanan yang mengandung beta-karoten masuk ke tubuh, maka komponen ini kemudian akan diolah menjadi vitamin A. Vitamin A, seperti yang kita tahu, berperan sangat penting untuk kesehatan mata. Vitamin ini juga baik untuk kesehatan kulit dan daya tahan tubuh secara keseluruhan.Sifat antioksidan dalam beta-karoten juga membuatnya mampu untuk membantu menjaga kesehatan paru-paru dan mengurangi risiko terjadinya kanker dan penyakit jantung.Sebuah penelitian menyebutkan bahwa konsumsi karoten, seperti beta-karoten, alfa-karoten, dan likopen, dalam dosis tinggi, bisa menurunkan risiko kanker paru-paru pada pria yang merupakan perokok berat.  

Bagaimana memilih vitamin yang tepat untuk perokok?

Vitamin yang baik untuk perokok tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh sehingga Anda perlu mendapatkannya dari asupan makanan maupun tambahan suplemen. Memenuhi kebutuhan vitamin C, vitamin E, dan beta-karoten penting untuk siapa saja, terutama perokok, yang rentan mengalami kekurangan vitamin. Berikut ini cara mendapatkannya:

1. Makanan sumber vitamin C, E, dan beta-karoten

Vitamin yang baik untuk perokok bisa didapatkan secara alami dari makanan. Untuk memenuhi kebutuhan vitamin C, contoh sumber makanan yang bisa dikonsumsi antara lain:
  • Jeruk
  • Semangka
  • Strawberry
  • Tomat
  • Brokoli
  • Kentang
Sementara vitamin E secara alami bisa ditemukan pada makanan-makanan di bawah ini:
  • Kacang-kacangan
  • Minyak sayur, seperti biji bunga matahari atau minyak jagung
  • Bayam dan sayuran hijau lainnya
Untuk beta-karoten, Anda bisa mendapatkannya dari beberapa jenis sayur dan buah, seperti:
  • Wortel
  • Kale 
  • Asparagus 
  • Labu
  • Ubi
  • Paprika
  • Cabai 

2. Suplemen 

Vitamin untuk perokok bisa didapatkan dari suplemen
Perokok perlu mengonsumsi suplemen untuk bantu atasi kekurangan vitamin
Orang yang merokok rentan mengalami kekurangan vitamin C karena tubuhnya lebih boros menggunakan vitamin itu untuk mengatasi segala kerusakan yang ada akibat paparan zat kimia maupun asap dari rokok. Terkadang mengonsumsi makanan sehat saja tidak cukup dan perlu ada bantuan dari asupan suplemen.Saat ini sudah tersedia suplemen yang mengandung ketiga vitamin utama tadi dalam satu kemasan sehingga Anda tidak perlu membeli suplemen setiap vitamin satu per satu.Namun yang perlu diingat, perokok perlu lebih hati-hati dalam memilih suplemen yang mengandung vitamin C. Sebab pada perokok, sifat vitamin C yang asam dan kondisi rongga mulut yang rentan terkena berbagai penyakit membuat risiko terjadinya pengikisan permukaan rongga mulut jadi meningkat. Sebagai langkah aman, perokok disarankan untuk mencari multivitamin yang tersedia dalam bentuk kaplet yang mudah ditelan tanpa harus merusak lapisan rongga mulut.Ingat, meski sehat, konsumsi suplemen juga tidak boleh berlebihan. Jika Anda memutuskan untuk mengonsumsinya, pastikan dosisnya disesuaikan dengan aturan yang tertera di kemasan.

Jika tidak konsumsi vitamin, risiko apa saja yang mengincar perokok?

Jika bicara soal dampak merokok, sebagian besar orang hanya mengaitkannya dengan penyakit paru-paru. Padahal, kebiasaan ini juga bisa memicu gangguan berbahaya lainnya seperti:

1. Kanker

Selai kanker paru-paru, kebiasaan merokok juga bisa meningkatkan risiko terjadinya berbagai jenis kanker lain, seperti:Pengidap kanker yang merokok juga berisiko lebih besar meninggal dunia karena penyakitnya dibandingkan dengan pengidap lain yang tidak merokok.

2. Penyakit jantung

Merokok dapat meningkatkan kemungkinan munculnya penyakit jantung koroner dan stroke. Bahaya ini bukan hanya mengincar para perokok berat. Sebab orang yang merokok kurang dari lima batang per hari pun tetap akan mengalami kenaikan risiko terserang penyakit jantung.

3. Stroke

Rokok juga bisa merusak pembuluh darah dan memicu terbentuknya gumpalan darah. Jika gumpalan ini menyumbat pada pembuluh darah otak, maka risiko terjadinya stroke akan semakin tinggi. Stroke juga bisa terjadi saat pembuluh darah otak pecah.

4. Diabetes

Selain bisa menyebabkan diabetes melitus tipe 2, merokok juga bisa membuat pengidap diabetes kesulitan mengontrol kadar gula darahnya sehingga kondisinya tidak kunjung membaik. 

5. Tekanan darah tinggi 

Vitamin untuk perokok dapat bantu cegah terjadinya hipertensi
Perokok rentan mengalami tekanan darah tinggi
Kerusakan pembuluh darah lain yang bisa disebabkan oleh rokok adalah penebalan dan penyempitan dinding pembuluh. Kondisi ini akan membuat jantung Anda berdetak lebih cepat dari seharusnya dan memicu naiknya tekanan darah. 

6. Gangguan kehamilan dan kesuburan pada pria

Bagi para pria, merokok juga bisa membuat kualitas dan kuantitas sperma berkurang. Hal ini tentu akan memengaruhi kesuburan. Saat akhirnya sperma tersebut berhasil membuahi sel telur pun, risiko janin lahir dalam kondisi cacat atau keguguran jadi lebih tinggi.

7. Penyakit tulang

Merokok juga bisa membuat tulang jadi rapuh. Akibatnya, orang yang merokok lebih berisiko mengalami patah tulang dibandingkan dengan yang tidak merokok.

8. Penyakit mata 

Contoh bahaya rokok yang terakhir adalah aktivitas merokok bisa meningkatkan risiko terjadinya penyakit mata, seperti katarak dan degenerasi makula.

9. Penyakit gigi dan mulut

Sudah bukan rahasia jika merokok bisa menyebabkan kondisi rongga mulut menjadi rusak. Gusi menghitam, gigi penuh dengan noda berwarna coklat dan hitam, serta bau mulut hanyalah sedikit contohnya.Pada kondisi yang parah, merokok juga bisa picu periodontitis atau radang pada jaringan pendukung gigi. Orang yang mengalami penyakit ini akan merasakan berbagai gejala seperti gusi bengkak dan mudah berdarah, nyeri, pengikisan tulang pendukung gigi, dan gigi goyang hingga bisa lepas dengan sendirinya.Memenuhi kebutuhan vitamin sangatlah penting untuk para perokok. Sebab jika tidak, maka risiko kerusakan yang terjadi di berbagai organ di tubuh akan meningkat dan semakin cepat terjadi. Langkah paling tepat untuk mengatasi kekurangan vitamin ini adalah dengan berhenti merokok. Lakukan secara perlahan sambil tetap terus mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan bila perlu, tambahkan asupan suplemen dalam menu harian Anda.
vitamin evitamin cantioksidanbahaya asap rokokadv oxyvit
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1349925/pdf/amjph00228-0032.pdf
Diakses pada 21 Juli 2020
WebMD. https://www.webmd.com/smoking-cessation/news/20000523/extra-vitamin-c-no-benefit-to-smokers#1
Diakses pada 21 Juli 2020
Nutrition Information Center, University of Stellenbosch. https://www.sun.ac.za/english/faculty/healthsciences/nicus/Documents/Files/Files/Fact_sheets/Vit%20C%20and%20Smoking.pdf
Diakses pada 21 Juli 2020
CDC. https://www.cdc.gov/tobacco/data_statistics/fact_sheets/health_effects/effects_cig_smoking/index.htm
Diakses pada 21 Juli 2020
NIH. https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminC-HealthProfessional/
Diakses pada 21 Juli 2020
Very Well Mind. https://www.verywellmind.com/smoking-and-vitamin-depletion-2825319
Diakses pada 21 Juli 2020
WebMD. https://www.webmd.com/diet/supplement-guide-vitamin-e#1
Diakses pada 21 Juli 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/252758#carotene_foods
Diakses pada 21 Juli 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/beta-carotene-oral-route/proper-use/drg-20066795
Diakses pada 21 Juli 2020
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/articles/17488-smoking
Diakses pada 24 Juli 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/vitamin-c-benefits#3.-May-lower-your-risk-of-heart-disease
Diakses pada 24 Juli 2020
Harvard Health Publishing, Harvard Medical School. https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/whats-the-right-amount-of-vitamin-c-for-me
Diakses pada 24 Juli 2020
WebMD. https://www.webmd.com/lung/copd/news/20100517/vitamin-e-may-lower-womens-lung-disease-risk
Diakses pada 24 Juli 2020
Frontiers Oncology Journal. https://www.frontiersin.org/articles/10.3389/fonc.2017.00023/full#B54
Diakses pada 24 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait