Fase Oral Bayi yang Tak Boleh Diganggu Orang Tua, Mengapa?


Fase oral bayi dimulai saat ia menginjak usia 4 bulan dan akan berakhir sendiri di usia 12-18 bulan. Intervensi dalam proses alamiah ini justru berakibat buruk pada fisik dan mental bayi.

(0)
15 Apr 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Fase oral bayi membuat Si Kecil sering memasukkan tangannya ke mulutFase oral bayi ditandai dengan bayi sering memasukkan tangan atau barang ke mulut
Fase oral bayi adalah bagian dari tahapan perkembangan kepribadian anak di tahun pertama kehidupannya. Pada fase ini, bayi belajar mengenali lingkungan lewat mulutnya sekaligus untuk memenuhi rasa penasaran dan kepuasan pribadinya.

Kapan fase oral bayi dimulai?

Fase oral bayi ditandai dengan memasukkan jari ke mulut
Fase oral bayi dimulai sejak bayi berusia 3 bulan hingga 4 bulan. Ia mulai memasukkan benda-benda di sekitarnya maupun jari ke mulut.Sayangnya, orang tua kerap menerjemahkannya sebagai tanda bayi kelaparan. Padahal, hal itu hanya menandakan bahwa ia tengah berada pada fase oral bayi.Perlu diingat, Anda tidak bisa mencegahnya. Orang tua tidak perlu khawatir karena fase ini sangat normal terjadi. Biasanya, fase oral berkurang dengan sendirinya saat ia menginjak usia 1 tahun.

Apa saja yang terjadi dalam fase oral bayi?

Pada fase oral bayi, Si Kecil sering mencicipi mainannya
Ketika bayi memasuki fase oral, ia akan semakin intensif dalam melakukan banyak hal dengan mulutnya, termasuk kegiatan yang mengisap dan merasakan dengan lidah. Anda akan melihat si Kecil melakukan beberapa hal berikut ini:
  • Menyusu lebih lama.
  • Menggigit puting payudara.
  • “Mencicipi” mainan bayi.
Ketika berada di fase ini, bayi yang isap jempol bukanlah hal yang aneh. Orang tua pun tidak perlu khawatir.Pasalnya, dengan fase oral pada bayi ini, Si Kecil merasa mendapatkan kepuasan sekaligus kenyamanan melalui berbagai stimulasi oral yang dilakukannya.

Apa yang mungkin terjadi jika orang tua mengganggu fase oral bayi?

Saat fase oral pada bayi, tunda pemberian MPASI agar tidak obesitas
Nahasnya, banyak orang tua yang kemudian mengartikan fase oral pada bayi ini sebagai tanda bahaya bagi bayi. Salah satu yang sering terjadi adalah orang tua akan memberikan makanan pendamping air susu ibu (MPASI) secara dini, yakni sebelum usia 6 bulan.Pemberian MPASI dini dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah kesehatan pada bayi, seperti:Tak hanya dari segi kesehatan fisik, mengganggu fase oral pada bayi dapat mengakibatkan munculnya masalah psikologis yang disebut fiksasi oral.Teori ini pertama kali dikemukakan oleh psikoanalis asal Austria, Sigmund Freud. Ia menyatakan, fase oral pada bayi merupakan fase awal perkembangan psikoseksual manusia yang tidak boleh diganggu, apalagi dihentikan secara paksa.Ketika fiksasi oral terjadi, maka bayi akan tumbuh dewasa dengan berbagai masalah sosial, seperti:Freud dan para pengikut teori ini berpendapat, ketika bayi tidak menyelesaikan fase oralnya, maka ia akan terjebak (fiksasi) pada tahapan tersebut.Oleh karena itu, bayi akan mengulangi fase oral ini ketika dewasa dengan cara melakukan hal-hal yang dianggap dapat memenuhi kepuasannya, seperti memasukkan benda-benda tertentu dengan mulutnya.

Apa yang bisa dilakukan oleh orang tua selama fase oral bayi?

Potong kuku agar fase oral bayi berjalan lancar
Meski orang tua tidak dianjurkan mengganggu fase oral pada bayi, sebaiknya Anda tetap mengawasi bayi. Beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menjamin Si Kecil tidak mengalami masalah-masalah kesehatan selama berada pada fase ini, misalnya:
  • Pastikan tidak ada benda berbahaya di sekitar bayi, misalnya benda-benda berukuran kecil, tajam, atau mengandung bahan-bahan kimia berbahaya.
  • Jaga kebersihan tangan bayi dengan mencuci tangan serta memotong kukunya.
  • Beri benda atau teether dengan ukuran yang tidak terlalu kecil agar tidak tertelan sehingga bayi tersedak.
  • Bersihkan benda-benda yang digigit agar selalu higienis.
  • Mengambil mainan dari mulut anak jika berbahaya atau kotor. Namun, ganti dengan objek yang lebih bersih, seperti teether, soft book, maupun mainan lain yang tidak berbahaya.

Bagaimana jika memberikan teether untuk fase oral bayi?

Teether dengan paraben saat fase oral bayi berbahaya bagi endokrin
Perlu diingat, saat memilih teether untuk bayi, perhatikan bahannya. Sebab, riset yang terbit pada jurnal BMC Chemistry, teether yang berisi gel mengandung paraben.Sebenarnya, paraben memiliki efek antimikroba. Namun, jika tertelan akibat suhu maupun gigitan bayi, paraben justru berbahaya bagi kelenjar endokrin.Untuk itu, penelitian ini menganjurkan, berikan teether yang terbuat dari plastik padat atau teether yang berisi air.

Catatan dari SehatQ

Fase oral bayi tidak menandakan jika bayi sedang kelaparan. Justru, ini merupakan tahapan perkembangan kepribadiannya. Dalam hal ini, fase oral membuat bayi aktif menggunakan mulutnya.Anda tidak perlu mencegah bayi menggigit jempol ataupun barang-barang di sekitarnya. Hal yang terpenting adalah Anda harus mengawasi Si Kecil agar ia senantiasa aman.Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai fase oral bayi, konsultasikan dengan dokter anak melalui chat dokter anak di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Jika Anda ingin melengkapi keperluan untuk ibu dan anak, kunjungi untuk mendapatkan penawaran menarik.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
perkembangan bayibayi baru lahirmainan anak
Parents. https://www.parents.com/baby/development/behavioral/8-weird-stages-of-babys-development/
Diakses pada 31 Maret 2020
Simply Psychology. https://www.simplypsychology.org/psychosexual.html
Diakses pada 31 Maret 2020
AAP. https://www.aap.org/en-us/about-the-aap/aap-press-room/aap-press-room-media-center/Pages/Thumbsucking.aspx
Diakses pada 31 Maret 2020
Very Well Mind. https://www.verywellmind.com/freuds-stages-of-psychosexual-development-2795962
Diakses pada 31 Maret 2020
Very Well Mind. https://www.verywellmind.com/what-is-a-fixation-2795188
Diakses pada 31 Maret 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/expert-answers/starting-solids/faq-20057889
Diakses pada 31 Maret 2020
BMC Chemistry. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6661842/
Diakses pada 18 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait