Pentingnya Bermain Bersama Teman bagi Anak Usia Dini


Bermain bersama teman-teman seusianya dapat berdampak positif bagi si kecil, mulai dari meredakan stres hingga mengasah kemampuan sosial.

0,0
14 Oct 2021|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Bermain bersama teman-temanBermain bersama teman dapat berdampak positif pada kesehatan anak.
Daripada membiarkan anak berdiam diri dan terpaku pada gawai (gadget) saja, ajaklah ia untuk bermain dengan teman-temannya di luar rumah. Selain menyenangkan dan dapat menghilangkan kebosanan, bermain bersama teman-teman sebaya bisa berdampak positif bagi kesehatan mental anak.

6 manfaat bermain bersama teman untuk anak

Pertemanan dapat menjadi ajang bagi anak untuk belajar dan mengembangkan kemampuan sosial. Memiliki sahabat dekat juga dianggap membuat si kecil merasa percaya diri dan membantunya beradaptasi dengan lingkungan.Berikut adalah berbagai dampak positif bermain bersama teman bagi anak.

1. Mendukung perkembangan anak di usia dini

Bagi anak berusia 7 tahun ke bawah, membuat teman baru adalah salah satu pencapaian yang penting. Pasalnya, persahabatan yang terjalin bisa membantu anak untuk mempraktikkan kemampuan sosial, kognitif, komunikasi, serta emosional.Beberapa hal yang dapat anak pelajari dalam pertemanan di antaranya:
  • Bagaimana cara menjadi lebih sensitif terhadap pandangan teman
  • Bagaimana cara untuk berinteraksi dengan teman-teman
  • Memahami perilaku yang baik sesuai usia.

2. Meningkatkan performa akademis di sekolah

Jangan salah, bermain bersama teman juga dinilai ampuh meningkatkan performa akademis di sekolah.Saat anak-anak menjalin hubungan pertemanan yang kuat, mereka dapat menjadi lebih percaya diri dan bisa fokus di sekolah tanpa merasa sedih atau kesepian.Ditambah lagi, teman-teman dekatnya dapat mendukung anak untuk bisa lebih rajin belajar. Faktor ini diharapkan bisa mendorong anak menjadi lebih berprestasi di sekolah.

3. Meredakan stres

Siapa pun dapat mengalami stres, tak terkecuali anak-anak. Masalah mental ini dapat berdampak buruk pada kesehatan mental anak jika dibiarkan tanpa pertolongan.Berikut adalah beberapa dampak stres berkepanjangan bagi kesehatan anak yang perlu Anda waspadai.
  • Sistem imun yang buruk
  • Insomnia
  • Masalah pencernaan
  • Masalah jantung
  • Diabetes
  • Tekanan darah tinggi.
Bermain bersama teman dianggap membantu anak dalam meredakan stress. Dilansir dari sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Genus, menjalin persahabatan yang kuat mampu membantu seseorang untuk bisa menghadapi dan menurunkan risiko terjadinya stres.Terlebih lagi, teman-teman dapat memberikan dukungan emosional pada anak sehingga ia tidak merasa kesepian.

4. Mengatasi kesepian

Kesepian dan isolasi sosial dapat berdampak buruk pada kesehatan mental dan fisik. Sebagai orangtua, tentunya Anda tidak ingin si kecil mengalaminya.Salah satu cara mencegah kesepian yang ampuh adalah bermain dengan teman. Kesepian bisa diatasi dengan berbincang, bersenda gurau dan bermain dengan teman-teman sebaya.

5. Meningkatkan kesehatan fisik

Tidak hanya untuk kesehatan mental, manfaat bermain bersama teman juga diyakini mampu meningkatkan kesehatan fisik anak.Saat anak-anak bermain di luar rumah, mereka cenderung lebih aktif secara fisik sehingga kesehatan tubuhnya senantiasa terjaga. Hal ini juga dianggap bisa membuat anak untuk terbiasa hidup sehat.

6. Menularkan perilaku baik

Jika si kecil bertemu dengan anak-anak yang baik, perilaku tersebut dapat menular kepada anak Anda. Inilah pentingnya orangtua untuk selalu mengawasi pergaulan anak sejak dini.Ajari anak untuk berteman dengan orang-orang yang baik di sekolah atau lingkungan rumahnya. Jangan sampai ia bergaul dengan orang-orang yang bisa membuatnya terjerumus ke hal-hal buruk.

Cara membantu anak untuk membuat teman baru

Beberapa anak mungkin merasa malu saat ingin berkenalan dengan teman baru. Untuk membantunya, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan.
  • Menunjukkan cara untuk berbagi dan menunggu giliran
  • Meminta anak untuk belajar dan mengerti pandangan teman
  • Mengajarkan anak untuk mau menerima kekalahan dengan bijaksana
  • Melatih anak untuk berbicara dan mendengarkan
  • Melibatkan anak dalam permainan agar mereka bisa belajar mematuhi peraturan
  • Mengajarkan anak untuk tersenyum saat bertemu teman atau orang baru
  • Melatih anak untuk memulai pembicaraan dengan menanyakan sesuatu pada teman
  • Memberi tahu anak bagaimana cara menjadi teman yang baik.
Berbagai hal di atas dapat membuat anak mudah diterima oleh teman-temannya sehingga persahabatan dapat terjalin dengan kuat.Anda juga dapat membuat janji dengan orangtua lain untuk membawa anaknya ke taman atau mengundangnya ke rumah. Nantinya, anak akan saling bertemu dan mencoba untuk mengenal satu sama lain.Kalau Anda memiliki pertanyaan seputar kesehatan anak, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga.
tips parentingtips mendidik anakgaya parenting
Aussie Child Care Network. https://aussiechildcarenetwork.com.au/articles/teaching-children/supporting-children-developing-friendships
Diakses pada 29 September 2021
Exchange Family Center. https://www.exchangefamilycenter.org/exchange-family-center-blog/2019/10/1/the-benefits-of-early-childhood-friendships-and-3-tips-for-helping-your-child-establish-meaningful-friendships
Diakses pada 29 September 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/benefits-of-friendship#less-stress
Diakses pada 29 September 2021
Pregnancy Birth Baby. https://www.pregnancybirthbaby.org.au/how-children-make-friends
Diakses pada 29 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait