Gejala autis anak berbeda dari satu dengan yang lainnya
Beberapa anak bisa menunjukkan gejala autis yang jelas, sejak beberapa bulan awal kelahiran.

Sudah menjadi hak setiap anak yang dilahirkan untuk mendapatkan perawatan dan perhatian terbaik dari orangtua. Dengan mencurahkan perhatian kepada si kecil, banyak hal yang bisa ditanggulangi sejak dini, termasuk juga gejala autis anak-anak.

Pada dasarnya, gejala autis anak berbeda dari satu dengan yang lainnya dan bisa muncul pada waktu yang berbeda dalam hidupnya. Beberapa anak bisa menunjukkan gejala autis yang jelas sejak beberapa bulan awal kelahiran, sedangkan ada anak yang baru menunjukkan gejala autis pada usia balita. Bahkan, tidak semua penderita autis akan menunjukkan gejala autis sama sekali. Ini sebabnya, pendapat ahli sangat dibutuhkan untuk diagnosis secara tepat.

Kendati demikian, orangtua tetap bisa memperhatikan gejala autis anak secara umum berikut ini sebagai pedoman untuk berkonsultasi lebih lanjut kepada profesional:

Usia 6 Bulan

  • Jarang atau tidak memiliki ekspresi senyuman, ceria, atau tertarik pada orang lain
  • Jarang atau tidak pernah melakukan kontak mata

Usia 9 Bulan

  • Jarang atau tidak pernah mengeluarkan suara interaksi
  • Jarang atau tidak pernah tersenyum atau menunjukkan ekspresi raut wajah

Usia 12 Bulan

  • Jarang atau tidak pernah berceloteh
  • Jarang atau tidak pernah melakukan gerakan tubuh seperti menunjuk, memberi tahu, menggapai atau melambaikan tangan
  • Jarang atau tidak pernah merespon saat dipanggil namanya

Usia 16 Bulan

  • Jarang atau tidak pernah berkata-kata

Usia 24 Bulan

  • Jarang atau tidak pernah mengucapkan sepatah atau dua patah kata yang memiliki arti (tidak termasuk mengikuti atau mengulangi gerakan orang lain)

Pada Usia Berapa pun

  • Kehilangan ketrampilan berbicara yang sudah dikuasai sebelumnya, termasuk berceloteh atau kemampuan sosialisasi
  • Menghindari kontak mata
  • Bersikeras atau lebih suka menyendiri
  • Kesulitan memahami perasaan orang lain
  • Keterlambatan penguasaan bahasa
  • Mengulang kata-kata secara repetitif (echolalia)
  • Sulit beradaptasi pada perubahan rutinitas atau lingkungan yang tidak signifikan
  • Minat yang terbatas/tidak tertarik pada hobi tertentu
  • Perilaku repetitif (mengepakkan tangan, mengayun, memutar badan, dan lain-lain)
  • Memiliki respon yang intens atau tidak lazim terhadap suara, rasa, bau, tekstur, sinar, ataupun warna

Tindakan Lanjut Gejala Autis Anak

Jika anak menunjukkan salah satu atau beberapa gejala autis anak di atas, orangtua sangat dianjurkan untuk segera menjadwalkan konsultasi pada ahli kesehatan anak. Diagnosis autis tidak dapat dilakukan secara sembarangan dan tidak disarankan untuk ditunda-tunda, demi kebaikan dan kesehatan anak.

Mengatasi gejala autis pada anak adalah salah satu tantangan yang cukup berat bagi orang tua. Namun melalui penanganan dini yang tepat, bimbingan profesional, dan pemahaman serta motivasi, diharapkan agar orang tua bisa menemukan solusi dan jawaban terbaik untuk buah hati mereka.

WebMD. https://www.autismspeaks.org/what-autism/from-first-concern-to-action/learn-signs
Diakses pada September 2018

Artikel Terkait

Banner Telemed