Kenali Ciri-Ciri Anak Autis Berdasarkan Usianya


Ciri-ciri anak autis, antara lain jarang tersenyum, melakukan interaksi, maupun berceloteh. Kondisi ini umumnya terjadi mulai dari usia 6 bulan.

0,0
13 Jun 2019|Maria Yuniar
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Ciri-ciri anak autis berbeda dari satu dengan yang lainnyaBeberapa anak bisa menunjukkan gejala autis yang jelas, sejak beberapa bulan awal kelahiran.
Ciri-ciri anak autis dapat dikenali sejak dini. Pada dasarnya, ciri anak autis berbeda dari satu dengan yang lainnya dan bisa muncul pada waktu yang berbeda.Beberapa anak bisa menunjukkan gejala autis yang jelas sejak beberapa bulan awal kelahiran, sedangkan ada anak yang baru menunjukkan gejala autis pada usia balita. Bahkan, tidak semua penderita autis akan menunjukkan ciri tersebut. Ini sebabnya, pendapat ahli sangat dibutuhkan untuk diagnosis secara tepat.Kendati demikian, orangtua tetap bisa memperhatikan gejala autis anak secara umum berikut ini sebagai pedoman untuk berkonsultasi lebih lanjut kepada profesional.

Ciri-ciri anak autis

Autisme atau autism spectrum disorder (ASD) adalah ganggun perkembangan pada anak yang menyebabkan kemampuan komunikasi, sosial, dan perilakunya terganggu. Penyebab autis tidak diketahui secara pasti. Namun, disinyalir terdapat berbagai faktor yang bisa memicunya, termasuk faktor lingkungan, biologis, dan genetik. Anak autis sering kali melakukan suatu hal berulang-ulang dan tidak menginginkan perubahan dalam aktivitas sehari-harinya. Berikut ciri-ciri anak autis yang dapat orangtua perhatikan:

1. Usia 6 Bulan

Di usia 6 bulan, ciri-ciri anak autis umumnya jarang atau tidak memiliki ekspresi, baik senyuman, ceria, atau tertarik pada orang lain. Selain itu, ia juga tidak melakukan kontak mata.

2. Usia 9 Bulan

Ciri anak autis di usia 9 bulan dapat ditandai dengan jarang atau tidak pernah mengeluarkan suara interaksi. Si kecil pun sulit tersenyum atau menunjukkan ekspresi raut wajah.

3. Usia 12 Bulan

Walaupun sudah berusia 12 bulan, anak autis jarang atau tidak pernah berceloteh. Anda mungkin juga memerhatikan bahwa si kecil jarang melakukan gerakan tubuh seperti menunjuk, memberi tahu, menggapai atau melambaikan tangan. Anak bahkan tidak merespons saat dipanggil namanya.

4. Usia 16 Bulan

Pada usia 16 bulan, anak umumnya sudah dapat berbicara. Namun, jika anak jarang atau tidak pernah berkata-kata, maka bisa menjadi ciri-ciri anak autis.

5. Usia 24 Bulan

Di usia 24 bulan, perhatikan ciri anak autis dengan cermat. Anak autis kemungkinan jarang atau tidak pernah mengucapkan sepatah atau dua patah kata yang memiliki arti (tidak termasuk mengikuti atau mengulangi gerakan orang lain).

6. Pada Usia Berapa pun

Selain berbagai ciri-ciri anak autis di atas, gangguan perkembangan ini juga dapat ditandai dengan:
  • Kehilangan ketrampilan berbicara yang sudah dikuasai sebelumnya, termasuk berceloteh atau kemampuan sosialisasi
  • Menghindari kontak mata
  • Bersikeras atau lebih suka menyendiri
  • Kesulitan memahami perasaan orang lain
  • Keterlambatan penguasaan bahasa
  • Mengulang kata-kata secara repetitif (echolalia)
  • Sulit beradaptasi pada perubahan rutinitas atau lingkungan yang tidak signifikan
  • Minat yang terbatas atau tidak tertarik pada hobi tertentu
  • Perilaku repetitif (mengepakkan tangan, mengayun, memutar badan, dan lain-lain)
  • Memiliki respons yang intens atau tidak lazim terhadap suara, rasa, bau, tekstur, sinar, ataupun warna.

Bagaimana jika anak menunjukkan ciri-ciri autis?

Jika anak menunjukkan salah satu atau beberapa ciri-ciri anak autis di atas, orangtua sangat dianjurkan untuk segera menjadwalkan konsultasi pada dokter anak. Diagnosis autis tidak dapat dilakukan secara sembarangan dan tidak disarankan untuk ditunda-tunda, demi kebaikan dan kesehatan anak.Kondisi ini juga bisa menyerupai gangguan lain sehingga jangan sampai Anda keliru. Dalam mendiagnosis autisme, dokter akan meninjau perkembangan dan perilaku anak. Selain itu, mungkin akan disarankan pemeriksaan penunjang lainnya.Autisme dapat dideteksi pada usia 18 bulan atau lebih muda. Semakin awal diketahui, maka semakin baik. Mengatasi gejala autis pada anak adalah salah satu tantangan yang cukup berat bagi orang tua. Namun melalui penanganan dini yang tepat, bimbingan profesional, dan pemahaman serta motivasi, diharapkan agar orang tua bisa menemukan solusi dan jawaban terbaik untuk buah hati mereka.

Penanganan anak autis

Sampai saat ini, belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan autisme. Namun, beberapa metode terapi dapat membantu anak menguasai berbagai keterampilan, seperti kemampuan berbicara dan berinteraksi dengan orang lain. Beberapa jenis terapi autisme yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup anak, yaitu terapi perilaku dan komunikasi, terapi wicara, terapi okupasi, terapi visual, terapi keterampilan sosial, dan lainnya. Penting bagi orangtua untuk berkonsultasi dengan dokter dalam menentukan terapi anak autis yang tepat untuk si kecil.Anak autis memerlukan dukungan penuh dari orangtua maupun orang-orang di sekitarnya. Akan tetapi, terkadang bukan hal yang mudah untuk berkomunikasi dengannya. Berikut cara menjalin komunikasi dengan anak autisme yang dapat Anda lakukan:
  • Berbicara secara perlahan
  • Gunakan kalimat yang singkat dan jelas
  • Nada suara sedikit dilebih-lebihkan
  • Ucapkan kata sambil menunjukkan gerak tubuh (jika perlu)
  • Ajukan pertanyaan kepadanya untuk mendorong anak berbicara
  • Beri anak waktu untuk memahami dan menanggapi perkataan Anda
  • Terus latih komunikasi anak dengan membicarakan topik yang ia minati.
Mengenali ciri anak autis harus dilakukan sejak dini. Jangan sampai si kecil terlambat mendapat penanganan hingga berdampak buruk terhadap kualitas hidupnya.Apabila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut seputar ciri-ciri anak autis, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
gejala autis
gejala autistips parentinginfografisautisme
Autism Speaks. https://www.autismspeaks.org/what-autism/from-first-concern-to-action/learn-signs
Diakses pada September 2018
CDC. https://www.cdc.gov/ncbddd/autism/facts.html
Diakses pada 07 Juli 2021
Raising Children. https://raisingchildren.net.au/autism/communicating-relationships/communicating/communication-asd
Diakses pada 07 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait